Usai Tikam Ustaz Abdul, Pelaku Juga Incar Ustaz Ghufron Masjid Darul Muttaqin, lokasi penikaman Ustadz Abdul Rahman. (MP/Bartolomeus Papu)

MerahPutih-com - Ustaz Abdul Rahman di Depok, Jawa Barat, ditikam oleh perempuan setelah menunaikan salat subuh. Pelaku bernama Vivi dan diduga gangguan jiwa itu ternyata juga mengincar ustaz lain.

Usai menikam Ustaz Abdul Rahman, salah seorang ustaz yang diketahui bernama Ghufron Mafthukhin mencegah pelaku Vivi. Kejadian ini diceritakan oleh seorang saksi bernama Choe Roni (47) yang diwawancarai merahputih.com di lokasi penyerangan, Masjid Darul Muttaqin, Kompleks Bumi Sawangan Indah, Kota Depok, Jawa Barat.

Bahkan, Ustaz Ghufron sempat menanyakan kepada pelaku Vivi, setelah Ustaz Abdul Rahman, siapa lagi yang bakal menjadi incaran selanjutnya. Pelaku pun mengaku selanjutnya yang akan menjadi korban kedua itu adalah Ustaz Ghufron.

Dari keterangan pelaku itu, Roni mengaku, setidaknya ada tiga orang ustaz yang bakal diserang oleh pelaku.

Menurut Roni, ketiga orang ustaz itu antaran lain, Ghufron, Abdul Rachman, dan Rizal Muhammad. Saat ditanya alasannya, Vivi hanya mengatakan ketiganya adalah Dajjal.

"Si pelaku tahunya Pak Abdul itu Pak Ghufron karena setelah kejadian Pak Ghufron pun nanya ke si pelaku kamu kenal Pak Ghufron enggak? Kenal, jawab pelaku. Lalu ditanya lagi orangnya yang mana? Dan dijawab yang tadi saya tusuk. Disuruh siapa kamu? Dan dijawab Allah oleh pelaku," kata Roni sembari mengulangi kata-kata pelaku kala itu, Selasa (13/3).

Roni yang merupakan salah seorang petugas keamanan di Kompleks Perumahan Bumi Sawangan Indah mengatakan, Vivi terlihat diantar oleh seorang pria dengan berjalan kaki.

"Malam sebelum kejadian sempat ke rumahnya (Abdul Rachman). Katanya yang lihat ada yang mengantar, cuman gak tahu modus apa. Apakah karena malam Minggu lihat cewe sendirian. Enggak tahu kan," tambah Roni.

Sementara itu, Roni sendiri tidak mengerti alasan Vivi yang ingin membunuh Ghufron. Dia mengatakan keduanya tidak pernah terlihat melakukan percakapan.

Ghufron sendiri, lanjut Roni, diketahui jarang berada di rumahnya, diketahui berlokasi di Blok A. Sebab, Ghufron merupakan seorang guru di salah satu sekolah di Pamulang, Tangerang Selatan. Dia seringkali pulang larut malam sekitar pukul 09.00 WIB.

Menurut pengamatan Roni, pelaku Vivi itu seringkali keluar rumah dari komplek tempat tinggalnya. Biasanya, lanjut Roni, dia (Vivi) berjalan kaki lalu kembali pulang dengan diantar oleh ojek online.

Namun dia juga tidak mengetahui apa pekerjaan Vivi dan ke mana Vivi pergi.

Roni mengatakan, Vivi juga bukan orang yang gemar bersosialisasi di lingkungan sekitar. Meski demikian, keanehan Vivi sudah terlihat sejak lama karena kata-kata yang dinilai aneh yang keluar dari mulutnya.

"Obrolan enggak masuk akal, pernah satu ketika dia berkata Ustad Roni saya besok mau ke LA. Saya balik becanda mau naik apa ke sana? Ambulans? Lalu dia ketawa," tandas Roni.

Lebih lanjut , Roni menjelaskan, bahwa pelaku Vivi tersebut tidak terlihat memiliki gangguan jiwa, jika seseorang melihatnya sejenak. Karena, lanjut Roni, Vivi adalah sosok perempuan berparas cantik dengan make up dan busana yang terbilang rapi ketika dia mau bepergian. (Gms)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Ini Dia Fakta-fakta Vivi Pelaku Penusukan Ustaz Menurut Kakak Tertua


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH