Usai Tetapkan Sopir Bus Maut Tersangka, Polisi Langsung Keluarkan SP3 Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan bus masuk jurang di Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (11/3/2021). (ANTARA/HO-Polres Sumedang)

Merahputih.com - Polisi menetapkan pengemudi bus maut Sri Padma berinisial YA sebagai tersangka.

Namun, polisi mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) lantaran sopir bus itu meninggal dalam kecelakaan tersebut.

Baca Juga:

Bus Masuk Jurang di Sumedang Berkapasitas 62 Penumpang, 22 Dievakuasi Meninggal

"Penetapan tersangka, sopirnya kita kenakan Pasal 310 (Undang-undang Lalu Lintas)," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kombes Eddy Djunaedi kepada wartawan, Senin (15/3).

Total korban tewas insiden kecelakaan ini berjumlah 29 orang. Eddy tak menjelaskan rinci terkait pasal detail yang dikenakan kepada sopir tersebut.

Sementara Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A Chaniago mengatakan, polisi turut memeriksa sejumlah saksi berkaitan kecelakaan maut ini.

"Ada 10 sampai 15 orang (saksi)," tandas dia.

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan bus PO Sri Padma Kencana di Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021). ANTARA/Raisan Al Farisi/aww.
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan bus PO Sri Padma Kencana di Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021). ANTARA/Raisan Al Farisi/aww.

Erdi menuturkan pihak-pihak yang dimintai keterangan terdiri dari saksi di TKP hingga korban yang selamat. Mereka diminta keterangannya berkaitan dengan insiden tersebut.

"Ini (saksi) termasuk dari korban yang sehat, kemudian ada beberapa saksi yang melihat dan sebagainya," tutur dia.

Tercatat ada 29 orang yang meninggal dunia dalam kecelakaan itu. Selain itu 14 orang masih menjalani perawatan di RSUD Sumedang.

Baca Juga:

Tim SAR Evakuasi 22 Jenazah dari Bus Terperosok di Sumedang, Beberapa Masih Terjebak

Sebelumnya, bus yang terlibat kecelakaan tersebut merupakan bus pariwisata bernama Sri Padma bernomor polisi T 7591 TB.

Bus itu mengangkut puluhan peziarah dan tour SMP IT Al Muawanah, Cisalak Subang. Bus mengangkut rombongan setelah berziarah dari Pamijahan, Tasikmalaya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Update COVID-19 DKI Jumat (5/3): Total Pasien Sembuh Capai 334.100 Orang
Indonesia
Update COVID-19 DKI Jumat (5/3): Total Pasien Sembuh Capai 334.100 Orang

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 12,6 persen

PT KAI Daop 1 Tertibkan Kawasan Pasar Gaplok
Indonesia
PT KAI Daop 1 Tertibkan Kawasan Pasar Gaplok

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daop 1 Jakarta melakukan penertiban warga di sekitar jalur rel Pasar Gaplok, kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Aturan Larangan Mudik Bagi ASN Segera Keluar
Indonesia
Aturan Larangan Mudik Bagi ASN Segera Keluar

Pada larangan mudik 2020 lalu, Tjahjo menerbitkan larangan mudik bagi PNS melalui surat edaran bernomor 36/2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Kegiatan Mudik Bagi ASN dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19.

Haikal Hassan: Setelah 399 Kerumunan, Kenapa Baru Anies yang Dipanggil
Indonesia
Haikal Hassan: Setelah 399 Kerumunan, Kenapa Baru Anies yang Dipanggil

kal menilai pemanggilan Emil merupakan hal wajar

Tak Mungkin Ditinggal, Dedengkot KAMI yang Diciduk Polisi Diberi Bantuan Hukum
Indonesia
Tak Mungkin Ditinggal, Dedengkot KAMI yang Diciduk Polisi Diberi Bantuan Hukum

KAMI menolak apabila alat bukti yang digunakan sebagai dalih penangkapan Syahganda Nainggolan

Ridwan Kamil Prihatin Bupati Bandung Barat Diduga Korupsi Bantuan Sosial COVID-19
Indonesia
Ridwan Kamil Prihatin Bupati Bandung Barat Diduga Korupsi Bantuan Sosial COVID-19

Padahal, beberapa waktu lalu ada pertemuan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) dengan KPK dalam pencegahan korupsi.

Komisi III Minta Segera Usut Tuntas Kebakaran Lapas Tangerang
Indonesia
Komisi III Minta Segera Usut Tuntas Kebakaran Lapas Tangerang

Jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan

PKS Desak Presiden Prancis Minta Maaf ke Umat Muslim Dunia
Indonesia
PKS Desak Presiden Prancis Minta Maaf ke Umat Muslim Dunia

Untuk itu, setiap warga dunia harus mengembangkan sikap toleransi dan tidak menyinggung agama

Jhoni Allen Sebut Penunjukkan Moeldoko sebagai Ketum Demokrat untuk Lawan SBY
Indonesia
Jhoni Allen Sebut Penunjukkan Moeldoko sebagai Ketum Demokrat untuk Lawan SBY

"Kami meminta Moeldoko untuk memimpin perjuangan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat yang demokratis, terbuka, modern, akuntabel dan bermartabat," ujar Jhoni Allen