Usai Serang Polisi, Empat Simpatisan Rizieq Melarikan Diri Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat mengunjungi Koramil 04/CK, kawasan Cengkareng, Jakarta, Jumat (27/11/2020).(ANTARA/Devi Nindy)

Merahputih.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran menyebut ada empat simpatisan Imam Besar Front Pembela Islam, Rizieq Shihab yang melarikan diri dalam insiden penyerangan terhadap anggota polisi di Kawasan Cikampek.

"Melarikan diri, untuk yang empat yang lainnya melarikan diri," ucap Fadil di Polda Metro Jaya, Senin (7/12).

Baca Juga

Hari Ini, Rizieq Shihab Cs Diperiksa Polda Metro Jaya

Fadil menegaskan, mereka ini masih ada kaitannya dengan enam orang lain yang tewas ditembak. Sebab, keempatnya merupakan bagian dari 10 orang yang melakukan penyerangan.

Fadil mengklaim, simpatisan Rizieq Shihab yang menyerang polisi sempat menembakan senjata apinya sebanyak tiga kali.

"Ini sudah ada tiga yang ditembakkan," kata Fadil.

Saat itu pelaku penyerangan memepet mobil petugas. Lalu, mereka menembakan senjata apinya serta menyerang memakai senjata tajam yang dibawanya.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran. Foto: MP/Kanu

Tiga tembakan yang dimuntahkan mengenai mobil petugas. "Karena keselamatan petugas terancam, alhasil dilakukan tembakan sehingga membuat enam diantara sepuluh pelaku ini tewas," tandas dia.

Sebelumnya diberitakan, penyidik Polri diserang sejumlah orang, Senin, 7 Desember 2020 dini hari tadi.

Penyerangan ini diduga ada kaitannya dengan rencana pemanggilan kedua Imam Besar Front Pembela Islam, Rizieq Shihab yang dilaksanakan hari ini.

Kejadian ini terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 50. Saat kejadian itu, ada satu unit yang bergerak. Dalam satu unit itu terdiri dari enam orang. Sementara itu, penyerangan dilakukan oleh mereka yang berjumlah sepuluh orang.

Baca Juga

Tunjukan Ketaatan Hukum, Rizieq Diminta Hadir di Polda Metro

Dalam penyerangan ini, pelaku penyerangan sempat menyerang dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam.

Karena keselamatan anggota terancam, lanjut Fadil, akhirnya polisi melakukan tindakan. Anggota polisi menembak penyerang hingga membuat enam pelaku meninggal dunia. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Bikin Otak Jadi Lelet
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Bikin Otak Jadi Lelet

Akun Anto Emha (fb.com/anto.barat.3705) pada 5 Februari 2021 mengunggah sebuah gambar tangkapan layar dengan menyebut vaksin COVID-19 bikin otak lelet.

Diminta Jokowi, Anies Kebut Vaksinasi 7,5 Juta Warga
Indonesia
Diminta Jokowi, Anies Kebut Vaksinasi 7,5 Juta Warga

Pemprov DKI Jakarta bakal mengebut program vaksinasi COVID-19 terhadap warga ibu kota menyusul permintaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kasus COVID-19 Global Fluktuatif, Menlu Terus Berburu Vaksin COVID-19
Indonesia
Kasus COVID-19 Global Fluktuatif, Menlu Terus Berburu Vaksin COVID-19

Tanggal 4 Agustus 2021 yang lalu, kasus COVID-19 global telah mencapai angka 200 juta, di mana penyebarannya terjadi dua kali lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.

Sintetik Opioid Mulai Beredar, Pemkot Bandung Rumuskan Strategi Tekan Peredaran
Indonesia
Sintetik Opioid Mulai Beredar, Pemkot Bandung Rumuskan Strategi Tekan Peredaran

Kemunculan narkoba jenis baru harus selalu diantisipasi dan perlu kerja sama dan koordinasi.

Stasiun Tugu dan Solo Balapan Layani Pemeriksaan GeNose C19
Indonesia
Stasiun Tugu dan Solo Balapan Layani Pemeriksaan GeNose C19

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 mulai operasionalkan alat deteksi COVID-19, GeNose C19 di Stasiun Tugu, Yogyakarta dan Stasiun Solo Balapan, Solo, Jumat (5/2).

Kapolri Minta Anak Buahnya Habisi Anggota Mujahidin Indonesia Timur
Indonesia
Kapolri Minta Anak Buahnya Habisi Anggota Mujahidin Indonesia Timur

Tindakan tegas terukur telah dilakukan terhadap pimpinan kelompok MIT, diharapkan seluruh upaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban dari ancaman kelompok teror.

Sejoli Ini Diciduk Gegara Jual Sertifikat Vaksin COVID-19 Secara Online
Indonesia
Sejoli Ini Diciduk Gegara Jual Sertifikat Vaksin COVID-19 Secara Online

Pelaku menjual sertifikat vaksinasi lewat media sosial Rp 300 ribu

'Pasien' COVID-19 yang Cukup Unik Ini Dapat Kunjungan dari Anies Baswedan
Indonesia
'Pasien' COVID-19 yang Cukup Unik Ini Dapat Kunjungan dari Anies Baswedan

Hasil tes PCR pun menunjukkan Hari dan Tino positif COVID-19

Sidang Tahunan MPR Digelar dengan Pengaman dan Prokes Ketat
Indonesia
Sidang Tahunan MPR Digelar dengan Pengaman dan Prokes Ketat

"Saya pastikan keamanan akan lebih tidak kelihatan namun maksimal," kata Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar

Milenial Jadi Pelaku Teror, BIN Lakukan Patroli Siber
Indonesia
Milenial Jadi Pelaku Teror, BIN Lakukan Patroli Siber

paham radikalisme menyusup kepada generasi milenial, terutama yang tidak kritis atau menelan setiap informasi yang diterimanya, termasuk ajaran sesat.