Usai Pukuli Wartawan, Hercules Minta Maaf dan Ngaku Galau Hercules (Baju hitam) memukul wartawan sebelum pembacaan vonis (ist)

MerahPutih.com - Terpidana kasus penyerobotan lahan Hercules Rosario Marshal minta maaf kepada seluruh wartawan setelah melakukan aksi pemukulan terhadap salah satu jurnalis sebelum sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Rabu (27/3).

"Dengan segala kerendahan hati, Saya Hercules Rosario Marshal meminta maaf kepada rekan-rekan wartawan atas reaksi emosional di luar kesadaran saya pribadi dalam menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat," ujar Hercules melalui pernyataan melalui video, Kamis (28/3)

Menurut Hercules, saat itu pikirannya tengah galau karena menunggu vonis. "Tindakan tersebut saya lakukan karena kondisi psikis sidang dan kondisi pikiran sidang, dan pikiran keluarga saya yang terbebani dengan vonis putusan sidang," kata dia.

Hercules pukul wartawan sebelum masuki ruang sidang (ist)

Hercules mengapresiasi pihak kepolisian dalam mengamankan jalannya persidangan. Dirinya pun berjanji tak akan mengulangi perbuatannya.

"Dan saya terimakasih kepada kepolisian yang telah menyelamatkan dan mengamankan jalannya sidang. Ke depan saya berupaya menjadi warga negara yang baik. Sekali lagi atas kesalahan saya ini saya memohon maaf atas ketidaknyamanan semua pihah," tutup Hercules yang mengenakan kaos kuning ini.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat telah menjatuhkan vonis 8 bulan penjara terhadap terdakwa Hercules Rosario Marshal. Vonis tersebut dijatuhkan lantaran Hercules dianggap bersalah terkait kasus penyerobotan lahan di kawasan Kalideres, Jakarta Barat.

Majelis hakim menyatakan Hercules bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang sebagiamana diatur dalam Pasal 167 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (Knu)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH