Pilwalkot Solo 2020
Usai Pengawas TPS, Giliran Petugas KPPS Meninggal Dunia Ketua KPU Solo, Jawa Tengah. Nurul Sutarti, Jumat (11/12). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 18 Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Ardani Dharmawan meninggal dunia pasca bertugas di TPS, Rabu (9/12)

Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti mengatakan, saat pagi bertugas di TPS, almarhum dalam kondisi baik. Bahkan, saat melakukan perhitungan suara juga tidak ada tanda-tanda sakit dan bekerja seperti biasanya.

Baca Juga

Bawaslu Beri Catatan dan Evaluasi Pilkada Serentak 2020 dari Berbagai Aspek

"Sekitar pukul 17.00 WIB dia (Ardani) pulang ke rumah setelah proses rekapitulasi di TPS selesai," ujar Nurul pada MerahPutih.com, Jumat (11/12).

Nurul mengaku kaget saat diberi tahu anggota KPPS lainnya jika Ardani meninggal dunia di rumahnya pukul 21.00 WIB. Ia pun langsung datang melayat di rumah duka serta memberikan santunan pada keluarga yang ditinggalkan.

"Saya sempat melayat ke rumah duka (Kamis). Dari keluarga memberitahu saya kalau memang alharmhum memiliki riwayat penyakit jantung dan hipertensi," kata dia.

Ia menambahkan status almarhum sebagai anggota KPPS harusnya berakhir pada tanggal 23 Desember. Nurul mengucapkan terima kasih atas jasanya yang telah membantu menyukseskan Pilwakot Solo.

Anggota KPPS melakukan perhitungan suara pada Pilwakot Solo di TPS 08, Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Solo, Rabu (9/12). (Ismail/Jawa Tengah)
Anggota KPPS melakukan perhitungan suara pada Pilwakot Solo di TPS 08, Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Solo, Rabu (9/12). (Ismail/Jawa Tengah)

Ketua KPPS 018 Kelurahan Kerten, Maryani Elok Sayekti, membenarkan adanya anggotanya meninggal dunia usai bertugas di TPS Pilwakot Solo. Almarhum sudah dua kali ini menjadi anggota KPPS.

"Dia (Ardani) bertugas sangat baik saat pemungutan suara Pilwakot Solo. Orangnya cekatan dan cerdas. Kami merasa kehilangan," tutup dia.

Diberitakan sebelumnya, Bagus Budiono (56) seorang pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) 31 Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah tiba-tiba terjatuh dan pingsan saat bertugas di TPS, Rabu (9/12).

Bagus menghembuskan nafas terakhir di RS Brayat Minuluyo Solo karena sakit stroke, Kamis (11/12). (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Ketua DPD: Pelaksanaan Pilkada 2020 Berjalan Lancar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Langgar Prokes, 38 Perusahaan di Jaksel Dapat Sanksi
Indonesia
Langgar Prokes, 38 Perusahaan di Jaksel Dapat Sanksi

Dari 50 perusahaan tersebut, 12 perusahaan telah mematuhi protokol kesehatan, sedangkan 38 lainnya belum patuh

DPR Batasi Peserta Uji Kelayakan Calon Kapolri
Indonesia
DPR Batasi Peserta Uji Kelayakan Calon Kapolri

Komisi III DPR akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo pada Rabu (20/1) besok.

Terungkap! Uang Suap dari Azis Syamsuddin untuk Sawer Biduan hingga Maju Pilkada
Indonesia
Terungkap! Uang Suap dari Azis Syamsuddin untuk Sawer Biduan hingga Maju Pilkada

Pengacara Maskur Husain mengaku menggunakan sebagian uang haram senilai total Rp 2,55 miliar yang diduga diterima dari Azis Syamsuddin dan politikus Partai Golkar Aliza Gunado untuk berbagai keperluan pribadi.

Selesai Operasi Penyambungan Tulang, Satu Napi Dikembalikan ke Lapas Tangerang
Indonesia
Hasto Sentil Kader, Bertindak Sendiri Boleh Keluar
Indonesia
Hasto Sentil Kader, Bertindak Sendiri Boleh Keluar

DIP secara partai punya kepentingan lebih besar dan setiap kader yang bergabung juga masuk dengan sukarela guna menyatukan diri pada kepentingan yang lebih besar.

Marak Informasi Sensasi dan Hoaks, ASN Dituntut Jadi Corong Membumikan Pancasila
Indonesia
Marak Informasi Sensasi dan Hoaks, ASN Dituntut Jadi Corong Membumikan Pancasila

Narasi ini, kalau dibiarkan bisa berpotensi merusak persatuan dan kesatuan bangsa

Mantan Mensesneg Letjen (Purn) Sudi Silalahi Wafat
Indonesia
Mantan Mensesneg Letjen (Purn) Sudi Silalahi Wafat

Mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) periode 2009-2014 Letjen (Purn) Sudi Silalahi wafat.

Usai Terima Vaksin COVID-19, Masyarakat Diminta Jangan Merasa Superman
Indonesia
Usai Terima Vaksin COVID-19, Masyarakat Diminta Jangan Merasa Superman

Mudah-mudahan ini bisa memberikan keyakinan kepada teman-teman sekalian bahwa vaksinasi ini aman

Lokataru Nilai Proses Vaksinasi di Tanah Air Banyak Kekurangan
Indonesia
Lokataru Nilai Proses Vaksinasi di Tanah Air Banyak Kekurangan

Kondisi ini menunjukan inkompetensi Pemerintah

Kubu AHY: Keputusan Pemerintah Pertegas KLB Deli Serdang Ilegal
Indonesia
Kubu AHY: Keputusan Pemerintah Pertegas KLB Deli Serdang Ilegal

"Keputusan ini mempertegas fakta bahwa Kongres Luar Biasa yang dilakukan oleh sekelompok orang yang sudah diberhentikan partai dan menetapkan Moeldoko sebagai Ketua Umum adalah tindakan yang lllegal dan bertentangan dengan hukum," kata Donal