Usai Lockdown, Jepang Akan Berikan Potongan Harga Tiket Pesawat untuk Pelancong Domestik Jepang akan berikan tiket potongan harga pesawat untuk pelancong (Foto: pixabay/patrik671)

PENURUNAN 99,9% dalam sektor pariwisata telah membuat Jepang mempertimbangkan rencana untuk mensubsidi perjalanan. Usai wabah virus corona terkendali, pemerintah sangat ingin memulai kembali industri pariwisata Jepang yang gagal setelah jumlah turis asing turun drastis.

Baca Juga:

Perusahaan Wisata Ini Tawarkan Perjalanan ke Luar Angkasa

Saat ini pemerintah setempat tengah mempertimbangkan untuk mensubsidi perjalanan domestik di Jepang. Dilansir dari laman mirror.co.uk, rencananya subsidi sebesar 10,2 miliar poundsterling akan digelontorkan pada awal juli, jika tingkat infeksi virus Corona menurun.

Jepang akan memberikan subsidi untuk tiket pesawat domestik (Foto: pixabay/cegoh)

Komisioner Badan Pariwisata Jepang Hiroshi Tabata, mengatakan pada 27 Mei 2020, bahwa rincian dari skema itu masih diperdebatkan. Awalnya dilaporkan bahwa proposal bisa mencakup Jepang membayar setengah biaya penerbangan wisatawan internasional.

Tetapi sekarang badan perjalanan Jepang sudah mengkonfirmasi bahwa hal itu dimaksudkan untuk merangsang permintaan perjalanan domestik di Jepang usai pandemi COVID-19, dan hanya menutupi sebagian dari biaya perjalanan domestik. Itu berarti rencana yang diusulkan tak berlaku untuk pengunjung internasional.

Sebuah resor ski di Nagano, tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 1998, telah mengumumkan skema untuk pelancong domestik pada halaman facebooknya.

"Gambaran perjalanan internasional masih belum jelas namun banyak negara di seluruh dunia mulai muncul dari Pandemi Corona dan ingin mengembalikan ekonomi ke jalurnya, Ekonomi Jepang telah menjadi sangat bergantung pada pariwisata sebagai industri," bunyi pengumuman tersebut.

"Seperti banyak negara lainnya, negara ini telah mendapat pukulan besar dengan angka turun 99,9% dari April 2019 hingga April 2020. Untuk mengatasi ini dan membuat Jepang kembali dicintai, Pemerintah telah mengumumkan akan menyusun skema. Itu bisa menutupi setengah biaya perjalanan Anda dalam perjalanan ke Jepang," lanjut pengumuman itu.

Baca Juga:

Pemandangan 'Api Terjun' di Kota Ini Jadi Viral dan Pikat Wisatawan

Sementara itu detailnya masih difinalisasi, tetapi dengan Olimpiade Tokyo 2021 yang direncanakan pemerintah untuk musim panas mendatang.

Dilansir dari laman mirror.co.uk, Jepang telah melihat penurunan yang signifikan dalam kasus virus Corona sejak April, dengan 16.628 kasus yang tercatat dan 851 kematian.

Jepang lakukan upaya untuk bangkitkan kembali industri pariwisata (Foto: pixabay/may_hokkaido)

Pada hari 25 Mei 2020 perdana menteri Jepang, Shinzo Abe mengangkat keadaaan darurat negara. Namun pandemi sudah membuat sektor pariwisata Jepang terkena dampak buruk, karena ditundanya Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo.

Diperkirakan 2.900 pelancong asing, mengunjungi Jepang pada bulan April menjelang musim panas, yang diperkirakan akan sangat sibuk.

Ini merupakan kali pertama sejak 1964 bahwa angka bulanan Jepang telah turun dibawah angka 10.000.

Namun bagi orang Inggris yang ingin melakukan perjalanan, FCO menyarankan untuk tak melakukannya, kecuali perjalanan yang penting. Dan siapapun yang memasuki Inggris mulai 8 Juni akan diminta untuk mengisolasi diri selama 14 hari.

Aturan baru itu akan berlaku untuk semua wisatawan yang kembali, dan akan ditinjau setiap beberapa minggu. (Ryn)

Baca Juga:

Deretan Spot Wisata di Penajam Paser Utara yang Wajib Dikunjungi

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH