Usai Jaga Demo Tolak UU Cipta Kerja, Polisi di Bekasi Terpapar COVID-19 Ilustrasi anggota kepolisia. (Foto: TMC Polda Metro Jaya).

MerahPutih.com - Anggota Polisi Resort Kota Bekasi terkonfirmasi positif COVID-19. Mereka diduga terpapar usai melakukan pengamanan aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Betul, anggota kami yang positif COVIS-19,” ujar Kapolres Bekasi, Kombes Hendra Gunawan kepada wartawan Sabtu (17/10).

Dia mengatakan, lima anggota tersebut dalam kondisi kasus konfirmasi tanpa gejala, yang terdiri dari tujuh anggota Polsek Cikarang Barat dan seorang Kapolsek Muaragembong.

Baca Juga:

Istana Akui Perbicangan Negatif UU Cipta Kerja Lebih Dominan

“Mereka terlibat dalam penanganan aksi unjuk rasa di sejumlah titik,” ungkapnya.

Saat ini, kata dia, anggota yang terpapar tengah menjalani isolasi mandiri di tempat terpusat maupun rumah masing-masing.

Hendra berharap, agar Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi, segera melakukan tes massal terhadap pekerja yang ikut aksi demonstrasi pada 6-8 Oktober 2020 lalu untuk memastikan mata rantai penyebaran segera diputus.

Ilustrasi Polisi
Ilustrasi Polisi. (Foto: Kanugrahana).

Saat ini, sejumlah personel kepolisian yang positif tengah menjalani isolasi mandiri. Mereka juga mengalami beberapa gejala, seperti demam dan kehilangan indra penciuman.

Hendra mengatakan, pihaknya berencana melakukan swab test massal kepada seluruh personel di wilayah hukum Bekasi. Serta, memperketat penerapan protokol kesehatan.

"Untuk Polres kita lakukan protokol kesehatan lebih ketat lagi. Saat ini, belum ada orang yang mengalami gejala khusus. Tapi, rencananya kami lakukan swab massal," tutup Hendra.

Baca Juga:

Cek Kehalalan Vaksin COVID-19, MUI Dilibatkan Tinjau Pabrik Vaksin di Tiongkok

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Moeldoko Diminta Tak Ancam Rakyat, KAMI: Sikap Represif dan Otoriter Ketinggalan Zaman
Indonesia
Moeldoko Diminta Tak Ancam Rakyat, KAMI: Sikap Represif dan Otoriter Ketinggalan Zaman

KAMI juga mempunyai kepentingan untuk mengingatkan pemerintah

Pekerja Positif COVID-19, Obyek Wisata Umbul Ponggok Ditutup
Indonesia
Pekerja Positif COVID-19, Obyek Wisata Umbul Ponggok Ditutup

Pemerintah Kabupaten Klaten menutup objek wisata air Umbul Ponggok selama tiga hari atau Senin-Rabu (2-4/11).

 Bantuan Sembako Anies untuk Korban COVID-19 di Jakarta Dinilai Terlalu Kecil
Indonesia
Bantuan Sembako Anies untuk Korban COVID-19 di Jakarta Dinilai Terlalu Kecil

Roy berasumsi, jika biaya makan per hari untuk satu KK terdiri empat jiwa sebesar Rp100 dengan 3 kali makan, biaya yang diperlukan ialah Rp700 ribu.

Akumulasi Kekecewaan Pada Jokowi
Indonesia
Akumulasi Kekecewaan Pada Jokowi

Peristiwa penolakan UU Cipta Kerja merupakan akumulasi dari kekecewaan masyarakat terhadap periode kedua pemerintahan Joko Widodo, tidak bisa dilihat semata-mata karena UU Omnibus Law.

21 OTT Sepanjang 2019, KPK Tetapkan 67 Tersangka
Indonesia
21 OTT Sepanjang 2019, KPK Tetapkan 67 Tersangka

Selain melakukan OTT, dalam laptah tersebut juga diterangkan KPK berhasil menetapkan 70 tersangka yang berasal dari pengembangan perkara kasus-kasus sebelumnya.

Pemkot Solo Dipastikan tak Perpanjang Masa KLB COVID-19
Indonesia
Pemkot Solo Dipastikan tak Perpanjang Masa KLB COVID-19

"Kami memilih tidak memperpanjang status KLB. Pemkot akan mengikuti regulasi yang dibuat pemerintah pusat berkaitan penanganan COVID-19," ujar Ahyani

Tim SAR Kembali Angkat 7 Kantong Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air
Indonesia
Tim SAR Kembali Angkat 7 Kantong Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air

Tim SAR gabungan kembali berhasil mengangkut 7 kantong berisi bagian tubuh korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Agar Proporsional, Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme Terus Diolah dan Dipelototi
Indonesia
Agar Proporsional, Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme Terus Diolah dan Dipelototi

Tindak pidana saja tidak cukup karena ada hal-hal tertentu, di mana TNI harus terlibat

Satgas COVID-19 Bawa Angin Segar untuk UMKM di Tengah Pandemi
Indonesia
Satgas COVID-19 Bawa Angin Segar untuk UMKM di Tengah Pandemi

Dari segi ekonomi, pemerintah akan menyiapkan agar daerah bisa melakukan pinjaman

Langgar PSBB, Pemilik Resto dan Cafe bakal Didenda Rp150 Juta
Indonesia
Langgar PSBB, Pemilik Resto dan Cafe bakal Didenda Rp150 Juta

Kebijakan itu mengacu dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 79 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya dan Pengendalian COVID-19.