Usai Jadi Tersangka, Mantan Dokter Setnov Diperiksa KPK Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah. (MP/Ponco)

MerahPutih.com - Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka merintangi penyidikan kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP yang menjerat Setya Novanto.

Bimanesh yang mengenakan kemeja putih lengan pendek tiba di gedung KPK sekitar pukul 09.20 WIB. Dia datang bersama dua orang, salah satunya menggunakan kursi roda. Bimanesh tak menggubris pertanyaan wartawan dan memilih masuk ke lobi gedung KPK.

Selain Bimanesh, hari ini penyidik KPK juga memanggil mantan kuasa hukum Setnov Fredrich Yunadi. Dia juga diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka merintangi penyidikan kasus korupsi e-KTP. Namun, hingga saat ini belum terlihat kedatangan Fredrich.

"Hari ini diperiksa FY (Fredrich Yunadi) dan BST (Bimanesh Sutarjo) sebagai tersangka," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (12/1).

Fredrich dan Bimanesh telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus merintangi penyidikan kasus korupsi e-KTP yang menjerat Setnov.

Fredrich dan Bimanesh diduga memanipulasi data medis Setnov agar bisa dirawat untuk menghindari pemeriksaan KPK pada pertengahan November 2017 lalu. Fredrich juga diduga telah mengondisikan RS Medika Permata Hijau sebelum Setnov mengalami kecelakaan.

Mereka berdua dijerat dengan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Pon)

Kredit : ponco


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH