Usai Dukung Jokowi, TGB Tak Diundang Rapat di Rumah SBY Salah satu anggota majelis tinggi Partai Demokrat Max Sopacua (MP/Ponco)

MerahPutih.com - Majelis Tinggi Partai Demokrat menggelar rapat di kediaman sang ketua umum, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/7). Jajaran elit dan anggota majelis tinggi tampak hadir, seperti Max Sopacua, Syarief Hasan dan Hinca Panjaitan.

Pantauan merahputih.com, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi tak tampak di lokasi. Padahal, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) itu merupakan salah satu anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat.

Max Sopacua mengakui, TGB tidak menghadiri rapat Majelis Tinggi Partai Demokrat. Pasalnya, TGB tengah sibuk sehingga tak diundang dalam pertemuan yang dihelat di kediaman SBY ini.

"Enggak. Enggak (diundang). Beliau enggak datang karena beliau sibuk," kata Max saat ditemui wartawan.

Meski tak diundang dalam rapat majelis tinggi, status TGB tak berubah di Partai Demokrat. Partai pemenang Pemilu 2009 itu memilih tak mengundang TGB ke kediaman SBY lantaran kesibukannya. "Kan beliau anggota majelis tinggi. Tapi kan itu (masih sibuk)," ungkap Max.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan mengatakan, pihaknya belum membahas soal dukungan TGB Kepada Joko Widodo di Pemilihan Presisen 2019. Hal itu disampaikan Syarief usai menghadiri rapat Majelis Tinggi Partai Demokrat di kediaman sang ketua umum, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/7).

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan (MP/Ponco)

Syarief juga memastikan bahwa TGB masih kader partai berlambang mercy. "Kita belum bahas. Yang jelas dia masih tetap kader demokrat," kata Syarief kepada wartawan. Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini mengaku tidak mengetahui soal sanksi apa yang akan di berikan kepada TGB atas dukungannya terhadap Jokowi di Pilpres. Menurut dia, hal itu merupakan otoritas dari Dewan Kehormatan Partai Demokrat.

"Itu (sanksi) bukan bidang saya. Itu bidang Dewan Kehormatan (Partai Demokrat). Tetapi sementara saat ini dia (TGB) masih tetap sebagai kader," ungkap dia.

Sebelumnya, Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi menyatakan dukungan untuk Presiden Joko Widodo untuk melanjutkan kepemimpinannya pada periode periode kedua sebagai Presiden RI, Rabu (4/7). Menurut TGB, keputusannya mendukung Jokowi itu setelah melalui pertimbangan yang berkaitan dengan kemaslahatan bangsa, umat dan akal sehat.

Zainul Majdi menilai selama Jokowi memimpin, pencapaian kawasan ekonomi khusus Mandalika di NTB sudah berhasil dan apabila ada pergantian di level kepemimpinan nasional, maka akan terjadi kemandekan baik dari segi ekonomi maupun sosial di wilayah Mandalika dan juga NTB. (Pon)

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH