Usai Dirumahkan 5 Bulan, 700 Pegawai Garuda di PHK Pekerja menurunkan muatan kargo dari pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 143 di Aceh, Rabu (2/9). Foto: ANTARA FOTO/Ampelsa/aww

MerahPutih.com - Sebanyak 700 karyawan PT Garuda Indonesia dilakukan pemutusan hubungan kerja. Mereka sebelumnya sudah dirumahkan selama 5 bulan.

PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) memastikan untuk memenuhi seluruh hak karyawan tenaga kerja kontrak yang terdampak penyelesaian lebih awal masa kontrak kerja.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, pada dasarnya kebijakan yang diberlakukan adalah penyelesaian lebih awal masa kontrak kerja karyawan dengan status tenaga kerja kontrak.

Baca Juga

Garuda Indonesia Angkat Bicara Soal Ribut-Ribut Anak Amien Rais-Petinggi KPK

Adapun kebijakan tersebut mulai berlaku tanggal 1 November 2020 kepada sedikitnya 700 karyawan berstatus tenaga kerja kontrak yang sejak Mei 2020 lalu telah menjalani kebijakan unpaid leave. Ini karena imbas turunnya demand layanan penerbangan pada masa pandemi.

"Melalui penyelesaian kontrak lebih awal tersebut, Garuda Indonesia memastikan akan memenuhi seluruh hak karyawan yang terdampak sesuai dengan peraturan yang berlaku, termasuk pembayaran di awal atas kewajiban perusahaan terhadap sisa masa kontrak karyawan," kata Irfan dalam keterangan resmi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (27/10).

Ia menambahkan kebijakan itu mulai berlaku tanggal 1 November 2020 kepada sedikitnya 700 karyawan berstatus tenaga kerja kontrak yang sejak Mei 2020 telah menjalani kebijakan unpaid leave imbas turunnya demand layanan penerbangan pada masa pandemi.

"Kebijakan itu merupakan keputusan sulit yang terpaksa kami ambil setelah melakukan berbagai upaya penyelamatan untuk memastikan keberlangsungan perusahaan di tengah tantangan dampak pandemi COVID-19," kata Irfan.

Menurutnya, kepentingan karyawan merupakan prioritas utama yang selalu perusahaan kedepankan.

Dan, ketika maskapai lain mulai mengimplementasikan kebijakan pengurangan karyawan, perusahaan terus berupaya mengoptimalkan langkah strategis guna memastikan perbaikan kinerja demi kepentingan karyawan dan masa depan bisnis Garuda Indonesia.

Namun demikian pada titik ini, keputusan berat tersebut terpaksa harus kami tempuh di tengah situasi yang masih penuh dengan ketidakpastian ini.

"Dan ini semua diluar perkiraan kami, kondisi pandemi ini memberikan dampak jangka panjang terhadap kinerja perusahaan yang mana kondisi perusahaan sampai saat ini belum menunjukkan perbaikan yang signifikan," kata Irfan.

Namun, tambah Irfan, perusahaan meyakini segala langkah dan upaya perbaikan yang terus akan dilakukan ke depan dapat mendukung upaya pemulihan kinerja Garuda Indonesia.

Baca Juga

Alasan Erick Thohir Pilih Yenny Wahid Jadi Komisaris Garuda Indonesia

Hal ini agar dapat bertahan melewati krisis pada masa pandemi dan juga menjadi penguat pondasi bagi keberlangsungan perusahaan di masa yang akan datang. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
32 Ribu Vaksin COVID-19 Didistribusikan di Jakarta Pusat
Indonesia
32 Ribu Vaksin COVID-19 Didistribusikan di Jakarta Pusat

Pendistribusian ini melibatkan aparat TNI-Polri untuk mencegah adanya penggelapan jumlah Vaksin dan ancaman selama divaksinasi.

Berkas Perkara Asabri Tahap 1 Dilimpahkan ke JPU
Indonesia
Berkas Perkara Asabri Tahap 1 Dilimpahkan ke JPU

Jaksa Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung melimpahkan berkas perkara tahap 1 sembilan tersangka kasus dugaan korupsi Asabri ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

10 Instansi Paling Banyak Diminati dan Sepi Pelamar CPNS
Indonesia
10 Instansi Paling Banyak Diminati dan Sepi Pelamar CPNS

Catatan Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui akun Facebook, hingga Senin (26/7) pukul 15.35 WIB Sudah ada 4.112.722 pelamar yang mengisi formulir pada situs SSCASN.

Belasan Calon Penumpang Kereta Api Positif COVID-19, Terdeteksi di Stasiun Senen dan Gambir
Indonesia
Belasan Calon Penumpang Kereta Api Positif COVID-19, Terdeteksi di Stasiun Senen dan Gambir

Pelanggan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa diharuskan menunjukkan surat keterangan hasil Rapid Test Antigen negatif COVID-19

Propam Minta Demokrat Buat Laporan Soal Intimidasi Polisi terhadap Kader
Indonesia
Propam Minta Demokrat Buat Laporan Soal Intimidasi Polisi terhadap Kader

Propam Polri sampai saat ini belum menerima laporan adanya dugaan oknum kepolisian di satuan intel polres yang diduga mengancam pengurus Partai Demokrat di tingkat kabupaten/kota.

Polda Metro Gencarkan Patroli Cegah Tawuran di Bulan Ramadan
Indonesia
Polda Metro Gencarkan Patroli Cegah Tawuran di Bulan Ramadan

Polda Metro Jaya melakukan kegiatan patroli gabungan untuk mencegah aksi tawuran.

Saat Khofifah Melantik Gus Ipul, Mantan 3 Kali Rival di Pilgub Jatim
Indonesia
Saat Khofifah Melantik Gus Ipul, Mantan 3 Kali Rival di Pilgub Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik 17 kepala daerah terpilih yang dibagi menjadi 3 sesi pada hari ini, Jumat (25/2).

Indeks Demokrtasi Turun, Mahfud Bantah Pemerintah Represif
Indonesia
Indeks Demokrtasi Turun, Mahfud Bantah Pemerintah Represif

The Economist Intelligence Unit pada tahun ini menerbitkan laporan indeks demokrasi Indonesia pada tahun 2020 berada pada peringkat 64. Indonesia, menurut laporan itu, masuk kategori demokrasi belum sempurna (flawed democracy).

Menag: Tidak Boleh Ada Persekusi Karena Keyakinan
Indonesia
Menag: Tidak Boleh Ada Persekusi Karena Keyakinan

Agama sebagai inspirasi, bukan aspirasi. Inspirasi perdamaian antarumat, interaksi antaragama.

Masuk Yogyakarta Wajib Bawa Surat Negatif COVID-19 dan Kartu Vaksin
Indonesia
Masuk Yogyakarta Wajib Bawa Surat Negatif COVID-19 dan Kartu Vaksin

Polda DIY melakukan penyekatan di sejumlah titik pintu masuk menuju Daerah Istimewa Yogyakarta.