Usai Diperiksa, Nantinya Kivlan Zen Bakal Tidur di Penjara? Kivlan Zen (berbaju batik). (MP/Asropih Opih)

Merahputih.com - Mayjen (Purn) Kivlan Zen ditetapkan sebagai tersangka kasus berita bohong (hoaks) dan makar oleh polisi. Namun, sebetulnya bukan kali ini saja Kivlan tersandung kasus makar.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo membenarkan kabar soal peningkatan status Kivlan Zen dalam kasus makar. Kini status Kivlan sudah meningkat dari saksi menjadi tersangka.

BACA JUGA: Kivlan Zen Tak Berniat Makar, Pengacara: Hanya Protes

Dedi mengatakan, semua proses sudah dilalui. Mulai dari mekanisme gelar perkara hingga pengujian terhadap semua alat bukti.

"Ada alat buktinya sudah cukup maka penyidik memiliki pertimbangan untuk tingkatkan status hukumnya sebagai tsk. Tanggal 21 kemarin dimintai keterangan, tapi beliau berhalangan kita hormati," ujar Dedi di Jakarta, Selasa (28/5).

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (MP/Kanugraha)

Saat disinggung soal adanya kemungkinan penahanan, Dedi belim memastikannya. "Diperiksa saja belum. Nanti kewenangan penyidik," tutup Dedi.

Pada Jumat, 17 Mei lalu, Kivlan Zen juga sudah menjalani pemeriksaan selama 14 jam dalam kasus dugaan makar dengan tersangka Eggi Sudjana di Polda Metro Jaya. Kivlan diperiksa sebagai saksi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus). Dia mengaku mendapat 51 pertanyaan dan diperiksa dengan ramah oleh penyidik.

BACA JUGA: Pengakuan Permadi saat Diperiksa Sebagai Saksi Kivlan Zen

Kivlan juga sebelumnya dilaporkan ke polisi atas dugaan penyebaran hoaks dan dugaan makar oleh Jalaludin. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/0442/V/2019/Bareskrim.

Perkara yang dilaporkan adalah tindak pidana penyebaran berita bohong (hoaks) serta UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 juncto Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis juncto Pasal 107. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH