Usai Diperiksa KPK, Edhy Prabowo Akui Belanja Barang Mewah di Hawaii Petugas KPK didampingi kepolisan menggeledah rumah dinas Menteri Edhy Prabowo di Kompleks Widya Chandra, Jakarta. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Edhy merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait perizinan ekspor benih lobster atau benur.

Anak buah Prabowo Subianto ini diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan Direktur PT Dua Putra Perkasa Suharjito yang menjadi tersangka pemberi suap.

Dalam pemeriksaan ini, Edhy mengaku dicecar tim penyidik mengenai berbagai barang mewah yang dibelinya saat kunjungan kerja ke Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat pada 21-23 November 2020.

Baca Juga:

KPK Periksa Edhy Prabowo

Berbagai barang mewah, seperti jam tangan Rolex, tas Tumi dan Louis Vuitton, hingga baju Old Navy yang dibeli Edhy dan istri di Hawaii telah disita KPK saat operasi tangkap tangan (OTT) di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (25/11) dini hari.

"Saya dikonfrontasi dengan bukti-bukti. Sudah saya akui semuanya. Barang-barang yang saya belanjain di Amerika itu. Baju, apa, semuanya," kata Edhy usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Kamis (3/12).

Barang-barang mewah itu disita lantaran diduga dibeli dari hasil suap yang diterima Edhy. Lembaga antirasuah menduga, Edhy dan istri Iis Rosyati Dewi telah menghabiskan Rp750 juta untuk berbelanja di Hawaii.

Menteri Edhy Prabowo tersangka suap ekspor benih lobster. (Foto: MP/Ponco)
Menteri Edhy Prabowo tersangka suap ekspor benih lobster. (Foto: MP/Ponco)

Namun, Edhy mengklaim delapan unit sepeda yang telah disita penyidik saat menggeledah rumah dinasnya di Kompleks Widya Chandra, pada Selasa (1/12), tidak terkait dengan kasus suap yang menjeratnya.

Mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mengaku tak mengetahui alasan penyidik menyita delapan unit sepeda tersebut.

"Maksud Anda sepeda yang di rumah (dinas) saya itu yang disita penyidik. Tidak ada hubungannya," ujar Edhy.

Baca Juga:

KPK Amankan Uang Rp4 Miliar dan 8 Sepeda dari Rumah Dinas Edhy Prabowo

KPK telah menetapkan 7 tersangka dalam kasus ini. Ketujuh tersangka itu yakni, Edhy Prabowo, dua staf khusus Edhy, Andreau Pribadi Misanta dan Safri; Siswadi selaku pengurus PT Aero Citra Kargo; Ainul Faqih selaku staf istri Menteri KP; dan Amiril Mukminin selaku pihak swasta serta Suharjito selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama.

Edhy bersama Safri, Andreau Pribadi Misanta, Siswadi, Ainul Faqih, dan Amril Mukminin diduga menerima suap sebesar Rp10,2 miliar dan USD100 ribu dari Suharjito. Suap tersebut diberikan agar Edhy memberikan izin kepada PT Dua Putra Perkasa Pratama untuk menerima izin sebagai eksportir benur. (Pon)

Baca Juga:

KPK Garap Dua Petinggi PT ACK Terkait Kasus Edhy Prabowo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
SMF Salurkan Rp 3,8 Triliun Untuk Bangun 106 Ribu Unit Rumah Bersubsidi
Indonesia
SMF Salurkan Rp 3,8 Triliun Untuk Bangun 106 Ribu Unit Rumah Bersubsidi

Terhitung sejak Agustus 2018 hingga saat ini SMF telah merealisasikan penyaluran dana KPR FLPP sebesar Rp 8,270 triliun untuk 239.082 unit rumah yang tersebar di seluruh Indonesia.

[HOAKS atau FAKTA]: Dokter Russia Ungkap Virus COVID-19 Akibat Gelombang Elektromagnetik
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dokter Russia Ungkap Virus COVID-19 Akibat Gelombang Elektromagnetik

Narasi tersebut juga menyebutkan bahwa untuk mengobati COVID-19, hanya dibutuhkan aspirin 100 mg, apronic atau parasetamol 650 mg.

Dapat Anggaran Rp 2,7 Miliar dari Pemprov DKI, Begini Penjelasan Ketua DPW PSI
Indonesia
Dapat Anggaran Rp 2,7 Miliar dari Pemprov DKI, Begini Penjelasan Ketua DPW PSI

Program Forum International Youth 20 diketuai Michael Victor Sianipar yang merupakan ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Alissa Wahid: Abu Janda Tidak Benar-Benar Menguasai Ilmu Agama
Indonesia
Alissa Wahid: Abu Janda Tidak Benar-Benar Menguasai Ilmu Agama

Alissa menyayangkan atribut NU selalu menempel di tubuh Abu Janda

Simpatisan Rizieq yang Diciduk Polisi Dapat Bantuan Hukum
Indonesia
Simpatisan Rizieq yang Diciduk Polisi Dapat Bantuan Hukum

Ratusan orang diduga simpatisan Rizieq Shihab ditangkap pihak kepolisian

Kemendagri Minta Pengembang Aplikasi PeduliLindungi Gunakan 'Two Factors Aunthetication'
Indonesia
Ini Penyebab Masyarakat Kesulitan Cari Obat Rujukan COVID-19
Indonesia
Ini Penyebab Masyarakat Kesulitan Cari Obat Rujukan COVID-19

Dinkes Kota Bandung telah berkoordinasi dengan BPOM perihal obat-obatan yang menjadi rujukan untuk pasien terpapar COVID-19 dengan gejala ringan.

Dorong Anies Pilih Isnawa Jadi Wali Kota Jaksel, Taufik: Supaya Tidak Nyasar
Indonesia
Pemprov DKI Pastikan Tempat Karaoke Segera Dibuka
Indonesia
Pemprov DKI Pastikan Tempat Karaoke Segera Dibuka

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tempat hiburan karaoke di ibu kota akan secepatnya beroperasi kembali.

[HOAKS atau FAKTA]: Shopee Bagikan Cashback Rp2 Juta bagi Pemilik Aplikasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Shopee Bagikan Cashback Rp2 Juta bagi Pemilik Aplikasi

Beredar pesan melalui WhatsApp yang mengatasnamakan Shopee terkait pemberian cashback kepada pengguna aplikasi senilai Rp2 juta