Usai Dapat Penghargaan, Fahri Singgung Persatuan dan Kebersamaan Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. (Instagram/@fahrihamzah)

Merahputih.com - Seusai mendapatkan penghargaan Bintang Mahaputera Nararya, Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah menyebut saatnya memelihara persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

"Sebagai negara demokrasi, kita harus bisa memelihara persatuan dan kebersamaan apalagi situasinya sekarang kan lagi COVID-19 dan sebagainya jadi saya kira itu lah momennya sekarang bagi kita semua untuk mempersatukan bangsa kita," kata Fahri di Istana Negara Jakarta, Kamis (13/8).

Baca Juga

Sering Kritisi Pemerintah, 'Duo Nyinyir' Ini Malah Diganjar Bintang Mahaputra Naraya

Fahri Hamzah dan mantan Wakil Ketua DPR Fadli Zon mendapatkan Bintang Mahaputera Nararya bersama dengan tokoh lainnya. Ada delapan kelompok penerima bintang tanda jasa dalam rangka HUT ke-75 RI.

"Ya saya sering bilang Pak Presiden dalam sistem kita adalah kepala pemerintahan tapi juga kepala negara. Pada momen 17-an seperti ini Presiden sebagai kepala negara tentu lebih menonjol menjaga persatuan kita, menjaga simbol-simbol negara kita," ungkap Fahri.

Presiden Jokowi menyatakan bahwa pemberian tanda jasa kepada Fadli Zon dan Fahri Hamzah menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara demokrasi.

"Ada pertanyaan mengenai Pak Fahri Hamzah kemudian Pak Fadli Zon berlawanan dalam politik bukan berarti kita ini bermusuhan dalam berbangsa dan bernegara. Ini lah yang namanya negara demokrasi. Saya berkawan baik dengan pak Fahri Hamzah, berteman baik dengan pak Fadli Zon, ini lah Indonesia," kata Presiden Jokowi.

Sedangkan Fadli Zon menyatakan tanda penghargaan teresbut adalah penghargaan kepada rakyat Indonesia juga.

"Karena kita sama-sama menjaga demokrasi dari kepala negara, dari presiden.Tadi apa yang disampaikan merupakan tradisi yang kita mempunyai tujuan yang sama, sama-sama merawat dan menjaga Indonesia," kata Fadli.

Menurut Fadli, dirinya dan Fahri Hamzah mewakili pimpinan lembaga tinggi negara yaitu DPR yang mewakili rakyat.

"Tentu penghargaan ini sebetulnya adalah penghargaan untuk rakyat dan lembaga perwakilan rakyat, artinya juga untuk demokrasi kita. Jadi kami ucapkan terima kasih atas pengakuan terhadap demokrasi kita," tambah Fadli.

Fadli Zon
Politisi Partai Gerindra Fadli Zon (Antaranews)

Pemberian ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 51, 52, 53/TK Tahun 2020 tanggal 22 Juni 2020 dan Keppres Nomor 79, 80, 81 TK Tahun 2020 tanggal 12 Agustus 2020.

Selain Fahri dan Fadli, mantan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO) serta 22 tenaga medis yang gugur saat menangani virus Corona (COVID-19) juga diberi bintang jasa. Fahri dan Fadli adalah pimpinan DPR 2014-2019.

Penerima tanda jasa Bintang Mahaputera, Bintang Jasa, dan Bintang Penegak Demokrasi adalah sebagai berikut:

1. Ahwil Luhtan, Komjen Purn Kalakhar mewakili 1 orang lainnya, dianugerahi Tanda Jasa Medali Kepeloporan

2. H Oesman Sapta Odang, Ketua DPR RI Tahun 2017-2019, dianugerahi Tanda kehormatan Bintang Mahaputera Utama

3. M Hatta Ali, Ketua MA Tahun 2012-2020, dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Utama

4. Mahyudin, Wakil Ketua MPR RI 2014-2019, mewakili 6 orang lainnya dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Nararya

5. Amzulian Rifai, Ketua Ombudsman RI Tahun 2016-2021, mewakili 8 orang lainnya, dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama

Baca Juga

Acara Pernikahan di Solo Dibubarkan Paksa, Pengamat Kritik Ketegasan Penegak Hukum

6. Jimly Asshiddiqie, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) Tahun 2012-2017

dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Penegak Demokrasi Utama

7. Almarhum Bartolomeus Bayu Satrio, mewakili 9 orang lainnya, dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Jasa Pratama

8. Almarhumah Mulatsi Widji Astuti, Letkol Laut Purn, mewakili 21 orang lainnya dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Jasa Nararya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Perintahkan Langsung Penangkapan Djoko Tjandra
Indonesia
Jokowi Perintahkan Langsung Penangkapan Djoko Tjandra

Penangkapan ini merupakan atensi langsung dari Presiden Joko Widodo.

Pilkada Serentak 2020 Ujian Kepemimpinan dan Keberpihakan AHY
Indonesia
Pilkada Serentak 2020 Ujian Kepemimpinan dan Keberpihakan AHY

Demokrat jangan menjadi partai yang gagal karena tidak mampu menciptakan kader yang siap memimpin

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Akui Selalu Salah di Mata Fadli Zon
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Akui Selalu Salah di Mata Fadli Zon

Akun Facebook Vancen Angel membagikan foto Presiden Joko Widodo dan politikus Fadli Zon.

Masyarakat Diminta Tak Takut jika Dites Corona
Indonesia
Masyarakat Diminta Tak Takut jika Dites Corona

Penanganan COVID-19 di Tanah Air dalam kurun waktu tiga bulan terakhir menunjukkan tren lumayan

Merapi Siaga, KPU RI Siapkan TPS Darurat di Klaten dan Boyolali
Indonesia
Merapi Siaga, KPU RI Siapkan TPS Darurat di Klaten dan Boyolali

"Kami perlu tahu dari BPBD hasil pendataan berapa warga terdampak jika terjadi erupsi Gunung Merapi," ujar Pramono

SBY Sebut Indonesia Punya Tiga Tantangan di Tahun 2021
Indonesia
SBY Sebut Indonesia Punya Tiga Tantangan di Tahun 2021

SBY menuturkan, terdapat tiga tantangan utama bangsa Indonesia pada 2021

Eks Kalapas Sukamiskin Segera Duduk di Kursi Pesakitan
Indonesia
Eks Kalapas Sukamiskin Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Dalam kasus ini KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap 30 saksi

Pemeriksaan SIKM Terakhir 7 Juni, Ini Klarifikasi Anak Buah Anies
Indonesia
Pemeriksaan SIKM Terakhir 7 Juni, Ini Klarifikasi Anak Buah Anies

"Sehingga pemeriksaan SIKM ini akan terus dilakukan sampai dengan penetapan COVID-19 sebagai bencana nasional non-alam dinyatakan selesai," terang dia.