Update Korban Longsor Sukabumi: BNPB: Sembilan Warga Meninggal Dunia Longsor di Dusun Garehong, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Foto: Sutopo PN/Twitter

MerahPutih.com - Proses evakuasi longsor di Dusun Garehong, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus dilakukan. Hingga Selasa (1/1), sembilan orang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Jumlah korban longsor yang menimbun 30 unit rumah di Kampung Cimapag terus bertambah. Sekarang, jumlah korban meninggal mencapai sembilan orang," Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di akun Twitter pribadinya, @Sutopo_PN.

Proses evakuasi longsor di Dusun Garehong, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Foto: @Sutopo_PN

Sutopo melanjutkan, 60 orang selamat dari peristiwa tanah longsor yang terjadi pada Senin (31/12) petang WIB. Saat ini, tim SAR masih mencari 34 warga Desa Sinarresmi, Cisolok, Sukabumi yang belum diketahui keberadaannya.

Pencarian masih dilakukan secara manual karena alat berat sulit didatangkan di lokasi bencana. Sebanyak tiga alat berat sudah disiapkan namun masih sulit didatangkan ke lokasi karena akses jalan yang sempit, berbukit dan medan yang berat.

Sutopo mengatakan bantuan terus berdatangan tapi terhambat oleh banyaknya masyarakat yang melihat bencana. Menurut dia, kondisi di mana bencana menjadi tempat wisata selalu terjadi.

"Masyarakat berdatangan ingin melihat lokasi bencana. Ada juga ingin menengok dan membantu kerabat yang terkena bencana," ungkapnya.

Kondisi jalan yang sempit menyebabkan bantuan, baik personil SAR, logistik, ambulan dan sebagainya terhambat kemacetan. Hal ini juga terjadi saat penanganan bencana seperti tsunami di Pandeglang dan Serang, longsor Banjarnegara, longsor Brebes, jebolnya Situ Gintung dan sebagainya.

Longsor di Dusun Garehong, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Foto: Sutopo PN

Longsor susulan masih terjadi meski intensitasnya kecil. Kondisi tanah juga rapuh, terurai dan berlumpur akibat hujan menyebabkan kesulitan tim SAR mencari korban.

BPBD Kabupaten Sukabumi, BPBD Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan relawan memberikan bantuan logistik dan pelayanan kesehatan. (*)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH