Update Kasus Corona DKI Selasa (13/10): 89.228 Positif, 73.733 Orang Sembuh Ilustrasi - Virus Corona (COVID-19). (Dok Antara)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini kasus corona di ibu kota Selasa (13/10). Dengan positivity rate 11,8 persen, penambahan kasus positif per hari sebanyak 1.054 jiwa.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, pihaknya telah melakukan tes PCR sebanyak 11.963 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 9.570 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.054 positif dan 8.516 negatif.

Baca Juga:

Update Kasus Corona DKI Senin (12/10): 88.174 Positif, 72.633 Orang Sembuh

Rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 101.025. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 63.659.

"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 13.551 orang yang masih dirawat atau isolasi," jelasnya.

Ilustrasi - Sampel darah yang terindikasi positif virus corona. ANTARA/Shutterstock/am. (.)
Ilustrasi - Sampel darah yang terindikasi positif virus corona. ANTARA/Shutterstock/am. (.)

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 89.228 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 73.733 dengan tingkat kesembuhan 82,6 persen, dan total 1.944 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,2 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,5 persen.

Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 11,8 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,3 persen.

Baca Juga:

Masyarakat Merasa Kebal Corona, Jumlah Kasus Tembus 340 Ribu

Positivity rate DKI ini melebihi standar kasus positif yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO yang hanya sebesar 5 persen.

"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," tuturnya.

Pemprov DKI terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi/perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19. (Asp)

Baca Juga:

Cari Jodoh di Tengah Pandemi Corona Lebih Aman dan Minim Risiko

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPP PDIP Tunda Pengumuman Calon Kepala Daerah Solo, Ada Apa?
Indonesia
DPP PDIP Tunda Pengumuman Calon Kepala Daerah Solo, Ada Apa?

"Ya kami sudah diberitahu DPP PDIP kalau tanggal 19 Februari akan diumumkan delapan rekomendasi di daerah kota/kabupaten di Jawa Tengah," ujar Bambang

Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Picu Kerawanan Sosial dan Penyalahgunaan Wewenang
Indonesia
Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Picu Kerawanan Sosial dan Penyalahgunaan Wewenang

Bawaslu terus melakukan persiapan pengawasan dan penindakan pelanggaran pemilihan di masa pandemik COVID-19

Wilayah Jakarta Disemprot Disinfektan, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya
Indonesia
Wilayah Jakarta Disemprot Disinfektan, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan rekayasan lalu lintas yang dilakukan di lokasi-lokasi yang menjadi sasaran penyemprotan disinfektan.

Keterisian Tempat Tidur ICU COVID-19 Jakarta Capai 71 Persen
Indonesia
Keterisian Tempat Tidur ICU COVID-19 Jakarta Capai 71 Persen

Keterisian mencapai 71 persen dari kapasitasnya sejumlah 483 buah.

Dukung Paslon Ma-Ju, Tenaga PMK Langsung Dipecat
Indonesia
Dukung Paslon Ma-Ju, Tenaga PMK Langsung Dipecat

Salah satu anggota Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya langsung dipecat karena mendukung pasangan calon wali.

Dunia Resesi, Ini Prediksi Ekonomi Indonesia Versi Bank Dunia
Indonesia
Dunia Resesi, Ini Prediksi Ekonomi Indonesia Versi Bank Dunia

Bank Dunia turut memperkirakan perekonomian untuk wilayah Asia dan Pasifik akan mengalami penurunan hingga 6 persen dibanding 2019 karena sebagian negara harus menerapkan lockdown.

Budi Karya Tiba-tiba Perlonggar Aturan Transportasi, Polri Belum Bersikap
Indonesia
Budi Karya Tiba-tiba Perlonggar Aturan Transportasi, Polri Belum Bersikap

Polisi mengaku belum bisa berkata lebih banyak sebelum ada keputusan yang pasti lebih lanjut terkait hal yang baru dikatakan Menteri Budi Karya Sumadi.

Mengapa Vaksin COVID-19 Sinovac Tidak Berlaku Seumur Hidup?
Indonesia
Mengapa Vaksin COVID-19 Sinovac Tidak Berlaku Seumur Hidup?

Kelemahan vaksin dengan metode ini adalah pendeknya jangka waktu antibodi dalam melindungi tubuh dari serangan virus corona.

[HOAKS atau FAKTA]: Pesan Berantai “Taman Raya Tahap V Batam Zona Merah COVID-19”
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesan Berantai “Taman Raya Tahap V Batam Zona Merah COVID-19”

Baru satu orang warga Taman Raya tahap V yang dinyatakan positif Corona

Ikut Demo Mahasiswa dan Dosen, Rektor Uniba Solo Lepas Baju dan Pilih Mundur
Indonesia
Ikut Demo Mahasiswa dan Dosen, Rektor Uniba Solo Lepas Baju dan Pilih Mundur

"Saya merasa bertanggung jawab pada kondisi yang terjadi di Uniba. Apa yang dirasakan civitas akademika juga saya rasakan," ujar Pramono.