Update Kasus Corona DKI Jumat (25/9): 68.927 Positif, 54.352 Orang Sembuh Tim medis Puskesmas melakukan tes usap terhadap ASN di Kantor Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Selasa (28/7/2020). (ANTARA/HO-Kecamatan Matraman)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini kasus corona, Jumat (25/9). Dengan positivity rate 10,9 persen, penambahan kasus positif perhari sebanyak 1.289 jiwa.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, pihaknya telah melakukan tes PCR sebanyak 10.834 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 8.144 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 894 positif dan 7.250 negatif.

"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 1.289 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 395 kasus dari 14 hari sebelumnya dari 1 laboratorium yang baru dilaporkan," kata Dwi di Jakarta, Jumat (25/9).

Baca Juga:

Rekor Tertinggi, Kasus Harian COVID-19 Tambah 4.823 Orang

Test rate PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 82.926. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 69.543.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 12.898 orang yang masih dirawat atau isolasi mandiri.

Tenaga medis beraktivitas di halaman tower lima Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran. ANTARA FOTO/Ariella Annasya/gp/foc.
Tenaga medis beraktivitas di halaman tower lima Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran. ANTARA FOTO/Ariella Annasya/gp/foc.

Untuk jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 68.927 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 54.352 dengan tingkat kesembuhan 78,9 persen, dan total 1.677 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,4 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 10,9 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 7,8 persen.

Baca Juga:

Pemprov DKI Cari Lahan Baru untuk Pemakaman Jenazah COVID-19

Positivity rate di ibu kota itu melebihi standar kasus positif yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO yang hanya sebesar 5 persen.

"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5," tuturnya.

Pemprov DKI Jakarta terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi atau perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19. (Asp)

Baca Juga:

Tjahjo Perintahkan Semua Kantor Pemerintah Punya Tim Penanganan COVID-19

Kredit : asropihs

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH