Update COVID-19 Senin (20/4): 6.760 Kasus Positif, 590 Meninggal Dunia Ilustrasi virus corona. Foto: Shutterstock

MerahPutih.com - Pemerintah mengumumkan penambahan pada jumlah pasien yang positif terinfeksi virus corona atau COVID-19 pada Senin (20/4). Hasilnya, saat ini jumlah pasien positif mencapai 6.760 orang.

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 185 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto di BNPB, Jakarta, Senin (20/4).

Baca Juga

Dosen UGM Kembangkan Bilik Swab COVID-19 yang Aman untuk Nakes

Yuri mengungkapkan jumlah penambahan pasien menjadi 747 yang sembuh.

"COVID-19 bisa sembuh dan ini memotivasi kita untuk hidup sehat. Kondisinya bagus dan tak dikhawatirkan menular. Mereka sembuh dan punya kekebalan imunitas yang baik," jelas Yurianto.

Dan meninggal dunia bertambah 8 orang menjadi 590 psien yang meninggal.

"Ini bukti penularan di luar masih bisa terjadi dan kasus pisitif tanpa gejala yang ada di tengah masyarakat. Jumlah ini diprediksi bisa meluas. Kasus kematian ini adalah dari penderita konfirmasi positif covid-19. Optimisme kita perlukan ," ucapnya.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam jumpa pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB di Jakarta (ANTARA/HO-www.covid19.go.id)
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam jumpa pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB di Jakarta (ANTARA/HO-www.covid19.go.id)

Penambahan kasus positif baru yaitu sebanyak 79 di DKI Jakarta, lima kasus di Bali, Banten 29 kasus, DIY dua kasus, Jawa Barat 25 kasus, Jawa Tengah tiga kasus, Kalimantan Timur empat kasus, Kalimantan Tengah 14 kasus, Kalimantan Utara lima kasus, NTB 11 kasus, Sumatera Barat dua kasus, dan Riau empat kasus. Sementara 21 provinsi lainnya tidak tercatat penambahan kasus baru.

Gugus Tugas merincikan data kumulatif positif COVID-19 di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh tujuh kasus, Bali 140 kasus, Banten 341 kasus, Bangka Belitung tujuh kasus, Bengkulu empat kasus, Yogyakarta 69 kasus, DKI Jakarta 3.097 kasus.

Selanjutnya, di Jambi delapan kasus, Jawa Barat 747 kasus, Jawa Tengah 351 kasus, Jawa Timur 590 kasus, Kalimantan Barat 21 kasus, Kalimantan Timur 63 kasus, Kalimantan Tengah 60 kasus, Kalimantan Selatan 96 kasus dan Kalimantan Utara 74 kasus.

Baca Juga

Minta Keterbukaan Data COVID-19, Jokowi: Jangan Ada yang Menganggap Kita Menutupi

Kemudian di Kepulauan Riau 79 kasus, NTB 72 kasus, Sumatera Selatan 89 kasus, Sumatera Barat 74 kasus, Sulawesi Utara 20 kasus, Sumatera Utara 83 kasus, Sulawesi Tenggara 37 kasus.

Selain itu tercatat 370 kasus di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah 27 kasus, Lampung 26 kasus, Riau 34 kasus, Maluku Utara empat kasus, Maluku 17 kasus, Papua Barat tujuh kasus, Papua 107 kasus, Sulawesi Barat tujuh kasus, NTT satu kasus, serta empat kasus positif di Gorontalo. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Garuda Indonesia Angkat Bicara Soal Ribut-Ribut Anak Amien Rais-Petinggi KPK
Indonesia
Garuda Indonesia Angkat Bicara Soal Ribut-Ribut Anak Amien Rais-Petinggi KPK

Peristiwa tersebut dipicu oleh salah satu penumpang di kelas bisnis, Mumtaz Rais

Banjir di Bekasi Telan Korban Jiwa
Indonesia
Banjir di Bekasi Telan Korban Jiwa

Adalah pria berusia 45 tahun bernama Tisin yang jadi korban

Kasus Melonjak, Pemkab Sleman Tambah Shelter OTG
Indonesia
Kasus Melonjak, Pemkab Sleman Tambah Shelter OTG

Asrama Haji yang kini menjadi shelter penampungan OTG sudah hampir penuh.

YLKI Nilai Anak Buah Anies tak Bermoral Naikkan Harga Masker
Indonesia
YLKI Nilai Anak Buah Anies tak Bermoral Naikkan Harga Masker

"Ini hal yang tidak bermoral yang dilakukan PD Pasar Jaya selaku pasar yang notabene milik pemerintah," ucap Tulus

 Pulang Pacitan, SBY Mampir ke Warung Ayam Goreng Kesukaan Jokowi di Sukoharjo
Indonesia
Pulang Pacitan, SBY Mampir ke Warung Ayam Goreng Kesukaan Jokowi di Sukoharjo

SBY menyempatkan diri mampir makan siang Rumah Makan Ayam Goreng Mulyani Kelurahan Begajah, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (20/2).

Marak Keluarga Pasien Ambil Paksa Jenazah COVID-19, Polri Tak Mau Kecolongan
Indonesia
Marak Keluarga Pasien Ambil Paksa Jenazah COVID-19, Polri Tak Mau Kecolongan

Keluarga atau kerabat untuk proses persemayaman dan pemakamannya harus tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu memakai masker dan jaga jarak.

Ketua DPD: Tenaga Kesehatan Pahlawan saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Ketua DPD: Tenaga Kesehatan Pahlawan saat Pandemi COVID-19

Masyarakat harus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tenaga kesehatan yang telah berjuang berbulan-bulan di tengah pandemi COVID-19.

Lepas dari Status Museum, Hagia Sophia Adakan Salat Jumat Perdana
Indonesia
Lepas dari Status Museum, Hagia Sophia Adakan Salat Jumat Perdana

Kerumunan orang ada di pos-pos pemeriksaan yang mengelilingi jantung bersejarah Istanbul.

Libur Panjang, Penumpang Terminal Tirtonadi Solo Naik 20 Persen
Indonesia
Libur Panjang, Penumpang Terminal Tirtonadi Solo Naik 20 Persen

Peningkatan jumlah penumpang mulai terasa pada Rabu (28/10).

DPRD Belum Tentukan Fit and Proper Test Cawagub DKI
Indonesia
DPRD Belum Tentukan Fit and Proper Test Cawagub DKI

DPRD DKI Jakarta masih mempertimbangkan terkait adanya fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan dalam pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta.