Update COVID-19 Kamis (26/11): Pasien Positif Bertambah 4.917 Kasus Ilustrasi COVID-19. Foto: Net

Merahputih.com - Pemerintah melaporkan jumlah kasus positif COVID-19 di Tanah Air.

Tercatat kasus positif virus Corona (COVID-19) hingga 26 November 2020 bertambah 4.917 kasus. Sehingga akumulasi total kasus positif sebanyak 516.753 orang.

Baca Juga:

Pemprov DKI Salurkan Sembako untuk Warga Jawa Timur

Jumlah ini merupakan hasil penelusuran melalui pemeriksaan sebanyak 51.471 spesimen.

Ilustrasi. Foto: ANTARA

Ini dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Selain itu, juga dilaporkan kasus yang sembuh dari COVID-19 pada hari ini tercatat bertambah 3.842 orang.

Baca Juga:

WHO Belum Temukan Vaksin Corona, Pemerintah Hanya Ingatkan Warga Waspada

Sehingga total sebanyak 433.649 orang sembuh. Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 127 orang.

Sementara, kasus meninggal akibat COVID-19 menjadi 16.352 orang. Sementara itu, sebanyak 66.685 orang menjadi suspek COVID-19. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pesan BPIP untuk Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo
Indonesia
Pesan BPIP untuk Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo

Presiden Joko Widodo mengajukan Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis.

Mensos Jadi Tersangka Korupsi Bansos, KAMI: Revolusi Mental Gagal
Indonesia
Mensos Jadi Tersangka Korupsi Bansos, KAMI: Revolusi Mental Gagal

Penangkapan Mensos Juliari Batubara sebagai tersangka pelaku tindak pidana korupsi oleh KPK dinilai menimbulkan keprihatinan mendalam.

Mahfud MD Bantah Tuding SBY dan AHY Dalang di Balik Demo UU Ciptaker
Indonesia
Mahfud MD Bantah Tuding SBY dan AHY Dalang di Balik Demo UU Ciptaker

"Tak seorang pun di antara kami pernah bilang Pak SBY atau AHY sebagai dalang atau membiayai unras," kata Mahfud

Polri Kerahkan 200 Lebih Personel dan 15 Kapal Bantu Cari Korban Sriwijaya Air
Indonesia
Polri Kerahkan 200 Lebih Personel dan 15 Kapal Bantu Cari Korban Sriwijaya Air

Sebab, sudah ada pembagian tugas tersendiri dari Basarnas

Gegara Risma, Anak Buah Anies Angkut Puluhan Gelandangan di Jakarta Pusat
Indonesia
Gegara Risma, Anak Buah Anies Angkut Puluhan Gelandangan di Jakarta Pusat

"Lapak pedagang yang kita tertibkan sebanyak 23 lapak atau gerobak dan 2 orang PMKS," kata Plh Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (7/1).

Anies Ancam Cabut Izin Kantor dan Mal Jika Langgar Protokol Kesehatan di Masa Transisi
Indonesia
Anies Ancam Cabut Izin Kantor dan Mal Jika Langgar Protokol Kesehatan di Masa Transisi

"Mari kita semua ikut mengawasi dan bila menemukan penyimpangan, tegur, laporkan kepada kita," tutur dia.

Otak Pembunuhan Bos Perkapalan Raup Rp100 Juta dari Hasil Penggelapan
Indonesia
Otak Pembunuhan Bos Perkapalan Raup Rp100 Juta dari Hasil Penggelapan

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko menemukan kerugian perusahaan pelayaran milik Sugianto atas dugaan pelanggelapan uang pajak yang dilakukan oleh NL.

Jelang Pilkada, Ombudsman Temukan 72 Persen KPUD Belum Salurkan APD
Indonesia
Jelang Pilkada, Ombudsman Temukan 72 Persen KPUD Belum Salurkan APD

Ombudsman menyarankan agar memastikan dan mengupayakan pendistribusian kekurangan kelengkapan APD

Pasar Tanah Abang Disemprot Disinfektan, Persiapan New Normal?
Indonesia
Pasar Tanah Abang Disemprot Disinfektan, Persiapan New Normal?

Penyemprotan disinfektan disasar ke area Perdagangan Pasar Tanah Abang Blok A, B, F dan Pasar Metro Jakarta Pusat

Pejabat Bea Cukai Diciduk Saat Pesta Narkoba di Kepulauan Seribu
Indonesia
Pejabat Bea Cukai Diciduk Saat Pesta Narkoba di Kepulauan Seribu

Bea Cukai bisa memberikan sanksi kepada AP mengacu pada peraturan pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010. Mengutip PP 53 tahun 2010 hukuman disiplin dibagi menjadi tiga, yaitu hukuman ringan, sedang, hingga berat.