Update COVID-19 Jumat (3/7): 60.695 Kasus Positif, 27.568 Sembuh Ilustrasi Rapid Test COVID-19. Foto: Pixabay

Merahputih.com - Pemerintah mengumumkan penambahan pada jumlah pasien positif COVID-19, Jumat (3/7). Hasilnya, saat ini jumlah pasien positif mencapai 60.695 pasien.

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 1.301 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto di BNPB, Jakarta, Jumat (3/7).

Yuri mengungkapkan jumlah penambahan 901 pasien menjadi 27.568 yang sembuh. "COVID-19 bisa sembuh dan ini memotivasi kita untuk hidup sehat. Kondisinya bagus dan tak dikhawatirkan menular. Mereka sembuh dan punya kekebalan imunitas yang baik," jelas Yurianto yang mengenakan batik ini.

Orang meninggal dunia bertambah 49 orang menjadi 3.036 pasien. "Kasus kematian ini adalah dari penderita konfirmasi positif COVID-19. Optimisme kita perlukan ," ucapnya.

Sementara, orang dalam pemantauan mencapai 38.767 dan pasien dalam pengawasan mencapai 13.609. "Ini bukti masih ada kelompok rentan dan penularan masih terjadi," jelas Yurianto.

Yuri mengingatkan masyarakat untuk menghindari tempat berkumpul karena memiliki risiko penularan covid. Sebab banyak penularan orang tanpa gejala dan menularkan kepada orang lain. "Tinggal di rumah adalah jawaban satu satunya yang benar. Tak melakukan perjalanan kemanapun baik itu ke rumah saudara atau ke kampung," jelas Yurianto.

"Kemudian rajin cuci tangan dengan sabun, sudah terbukti ilmiah penggunaan sabun akan hancurkan virus itu," ujarnya.

Dia masyarakat mencegah adanya kerumunan dan penumpukan orang. Selain itu, masyarakat juga diminta tak menyentuh terlalu lama orang yang rentan seperti orang tua dan sakit karena penularan bisa lebih cepat

"Karena lenularan tidak langsung melalui kontak tangan ini sangat besar pengaruhnyam lakukan sering-sering cuci tangan dan hindari terlalu banyak memegang tubuh," jelas Yurianto. Menurut dia, jangan sampai ada orang yang tertular. "Karena beban rumah sakit makin berat. Mencegah jangan sampai sakit dan ada orang lain yang sakit," ungkap Yurianto.

Ia mengingatkan soal adanya ancaman demam berdarah yang bisa terjadi kapapun. "Bersihkan rumah, bersihkan sarang nyamuk. Lindungi yang sakit, sehat dan lindungi masayarakat kita. Kita bisa," jelas Yurianto. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Palak WN Jepang Rp1 Juta, Dua Oknum Polisi di Bali Terancam Dipecat
Indonesia
Palak WN Jepang Rp1 Juta, Dua Oknum Polisi di Bali Terancam Dipecat

Peristiwa itu terjadi di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Pekutatan, Bali, pada 2019

Anies Percepat Izin Pembangunan Gedung dan Rumah
City Property
Anies Percepat Izin Pembangunan Gedung dan Rumah

Upaya ini dilakukan karena Pemprov DKI meyakini industri properti dapat mendongkrak pemulihan ekonomi di masa pandemi.

Musim Tradisi Sadranan Bersamaan Wabah Corona, Harga Bunga Tabur di Solo Anjlok
Indonesia
Musim Tradisi Sadranan Bersamaan Wabah Corona, Harga Bunga Tabur di Solo Anjlok

Jumlah pembeli saat ini jauh berbeda dengan musim sadranan tahun lalu sebelum ada virus corona.

 Pengamat Intelijen Ungkap Motif AS Tuduh Tiongkok Penyebar Virus COVID-19
Indonesia
Pengamat Intelijen Ungkap Motif AS Tuduh Tiongkok Penyebar Virus COVID-19

Siapa pun yang menyebabkan hal ini, baik Tiongkok dan Amerika, dampak dari pandemi ini dimanfaatkan betul oleh kedua negara untuk perang dagang.

Indonesia Agresif Amankan Jutaan Vaksin, Tenaga Kesehatan Bakal Dapat Prioritas
Indonesia
Indonesia Agresif Amankan Jutaan Vaksin, Tenaga Kesehatan Bakal Dapat Prioritas

Maka para tenaga kesehatan bisa menangani pasien COVID-19 tanpa khawatir tertular.

Sulawesi Selatan Jadi Daerah Terbanyak Pelanggaran Pidana Pilkada
Indonesia
Sulawesi Selatan Jadi Daerah Terbanyak Pelanggaran Pidana Pilkada

Pelanggaran didominasi yakni melanggar ketentuan Pasal 188 juncto Pasal 71 ayat 1, 2, dan 3 UU Pilkada Nomor 10 Tahun 2016.

Pemerintah Kembali Vaksinasi Pedagang, DPRD Minta Penerima Tidak Terlena
Indonesia
Pemerintah Kembali Vaksinasi Pedagang, DPRD Minta Penerima Tidak Terlena

Tim vaksinator COVID-19 kembali melakukan vaksinasi terhadap pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Update: Bertambah 954, Kini Ada 46.845 Kasus COVID-19 di Indonesia
Indonesia
Update: Bertambah 954, Kini Ada 46.845 Kasus COVID-19 di Indonesia

Yuri mengungkapkan jumlah penambahan 331 pasien menjadi 18.735 yang sembu

Intensitas Siklon Tropis Seroja Meningkat, Empat Provinsi Ini Diminta Waspada
Indonesia
Inspektorat Masih Periksa Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pejabat DKI
Indonesia
Inspektorat Masih Periksa Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pejabat DKI

Korban dugaan pelecehan yang dilakukan kepala Badan di Pemprov DKI itu diduga tidak hanya satu orang.