Update COVID-19 Indonesia 20 Maret: Kasus Positif 369, Meninggal 32 Orang Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto (kiri). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/ama.

MerahPutih.com - Pemerintah menyebut total kematian kasus 369 orang dan meninggal 32 orang akibat virus corona jenis baru (COVID-19), dengan tingkat kematian mencapai 8,6 persen, setelah kemarin di kisaran 8,4%.

Persentase tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) dihitung dengan cara membagi angka kematian dengan angka kasus yang terkonfirmasi sebagai positif Corona, dikalikan 100. Temuan kasus positif virus corona ini tersebar di beberapa titik di Indonesia, terbanyak masih di DKI Jakarta.

"Ada 60 kasus baru, sehingga jumlah total 369," kata Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Wabah COVID-19, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jumat (20/3).

Baca Juga:

Jokowi Siap Sebar 2 Obat yang Diklaim Sembuhkan COVID-19 ke Rumah-Rumah

Menurut dia, penambahan kasus baru positif COVID-19 ini berdasarkan data yang didapat sejak Kamis (19/3/2020) pukul 12.00 WIB hingga Jumat siang ini pukul 12.00 WIB. "Ini adalah catatan yang kita dapatkan dari pergerakan data hari ini," imbuh Yuri, sapaan akrabnya.

Yuri menambahkan jumlah pasien yang sembuh Covid-19 menjadi 17 orang. Dia pun kembali menekankan pentingnya pembatasan interaksi sosial dalam mencegah wabah COVID-19 kian menyebar.

"Jaga jarak dalam interaksi sosial, karena ini cara paling efektif, mudah dan semua bisa melaksanakan untuk mengurangi penularan dari yang sakit. Jaga jarak dan tetap tenang," tutup pejabat eselon 1 Kemenkes itu. (Knu)

Baca Juga

Akhirnya, Jokowi Perintahkan Tes Massal Virus Corona


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH