Update Corona DKI Kamis (30/7): 20.769 Positif, 12.801 Orang Sembuh Seorang anak melintasi mural bertema COVID-19 di Jakarta, Senin (27/7/2020). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini kasus corona di ibu kota. Dalam per hari, kasus corona bertambah 299 orang.

"5.573 di antaranya untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 299 positif dan 5.274 negatif. Untuk jumlah orang dites sepekan terakhir sebanyak 43.316," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan DKI Fify Mulyani di Jakarta, Kamis (30/7).

Baca Juga:

Soal Utang DKI 12,5 Triliun, PSI: Mendingan Gak Usah Diambil

Kasus aktif di Jakarta saat ini sebanyak 7.147 kasus. Jumlah itu pasien yang masih dirawat atau isolasi. Sedangkan jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta pada hari ini sebanyak 20.769 kasus.

"Dari jumlah tersebut, 12.801 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 821 orang meninggal dunia," tuturnya.

Seorang anak bermain di samping mural bertema COVID-19 di Jakarta, Senin (27/7/2020). Berdasarkan data dari Satgas Penanganan COVID-19 per 27 Juli 2020, kasus positif COVID-19 di Indonesia telah mencapai 100.303 kasus, dimana 58.173 orang dinyatakan sembuh dan 4.838 orang meninggal dunia. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras.
Seorang anak bermain di samping mural bertema COVID-19 di Jakarta, Senin (27/7/2020). Berdasarkan data dari Satgas Penanganan COVID-19 per 27 Juli 2020, kasus positif COVID-19 di Indonesia telah mencapai 100.303 kasus, dimana 58.173 orang dinyatakan sembuh dan 4.838 orang meninggal dunia. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras.

Tes PCR di Jakarta dilakukan melalui kolaborasi 47 Laboratorium Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, BUMN, dan swasta. Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan biaya tes kepada Laboratorium BUMN dan swasta yang ikut berjejaring bersama dalam pemeriksaan sampel program.

Baca Juga:

Berikut Provinsi dengan Penambahan Kasus COVID-19 Tertinggi

Ia menjelaskan, WHO telah menetapkan standar jumlah tes PCR adalah 1.000 orang per 1 juta penduduk per minggu. Berdasarkan WHO, Jakarta harus melakukan pemeriksaan PCR minimum pada 10.645 orang (bukan spesimen) per minggu, atau 1.521 orang per hari.

"Saat ini jumlah tes PCR di Jakarta setiap pekan adalah empat kali lipat standar WHO," imbuhnya. (Asp)

Baca Juga:

Umat Islam di Zona Hijau Boleh Salat Idul Adha di Masjid Atau Lapangan

Kredit : asropihs

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH