Upaya Parpol Tunjukkan Figur Capres Bisa Menarik Pemilih dalam Pemilu 2024 Ilustrasi - Pengunjung mengamati maket alur penggunaan hak suara pada pilkada di Kantor Komisi Pemilihan Umum, Kediri, Jawa Timur, Rabu (20/9). (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)

MerahPutih.com- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dinilai memiliki kendala untuk bersaing di Pemilu 2024. Salah satunya ketiadaan figur calon presiden.

Pengamat politik, Djayadi Hanan mengatakan, keberadaan figur alternatif bisa menjadi daya tarik bagi para pemilih.

Baca Juga:

MPR Puji Presiden Jokowi Ajak Semua Pihak Ciptakan Pemilu Damai

“PPP harus memunculkan efek kejut, yaitu dengan memilih figur alternatif yang dapat menjadi daya tarik masyarakat pemilih,” katanya dalam acara diskusi di Jakarta Pusat, Selasa (16/8).

Sayangnya, Ketum PPP, Suharso Monoarfa dinilai belum meyakinkan untuk maju. Padahal, ketua umum menjadi tokoh sentral bagi partai yang dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat pemilihnya.

“Tingkat elektabilitasnya Ketum PPP saat ini paling rendah dibandingkan dengan Ketum parpol lainnya,” ungkap Djayadi Hanan.

Pengamat politik, Ray Rangkuti mengatakan bahwa PPP mesti meniru Nasdem yang melakukan penjaringan Capres.

Menurutnya sosok figur masih menjadi salah satu indikator utama dalam mendongkrak elektabilitas partai politik di Indonesia.

Untuk itu, Ray memberi saran, bahwa PPP harus segera mengumumkan capres pilihannya.

Baca Juga:

Pidato Lengkap Jokowi Yang Singgung Krisis Global sampai Polarisasi Pemilu 2024

“Kalau bisa PPP memilih capres diluar nama-nama yang sudah populer,” ungkapnya.

Artinya, PPP akan memilki efek kejut, dengan memilih figur alternatif, yang dapat menjadi daya tarik masyarakat pemilih.

"Walaupun nantinya tidak jadi dicalonkan, tetapi PPP telah menyita atensi dari masyarakat dengan memunculkan tokoh baru alternatif," ungkap dia.

Sementara itu, PPP mengklaim mulai menginventarisir sembilan nama calon presiden (Capres) pada pilpres 2024 yang akan datang.

Politikus Senior PPP Rusli Effendi mengatakan sembilan nama itu segera diumumkan di waktu yang tepat.

''Kami sudah memilki sembilan nama capres yang akan kami umumkan pada waktu yang tepat,” katanya. (Knu)

Baca Juga:

Miliki Akun Sipol, Bawaslu Makin Leluasa Awasi Peserta Pemilu dari Proses Pendaftaran

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Program Vaksinasi COVID-19 Resmi Dihentikan di Uni Eropa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Program Vaksinasi COVID-19 Resmi Dihentikan di Uni Eropa

Dalam narasi tersebut, juga dicantumkan tautan pernyataan yang dirilis oleh situs resmi Uni Eropa, serta sebuah tautan berisi profil seorang dokter asal Prancis.

Polda Metro Pastikan Pemuda di Lampung Tak Terlibat Penganiayaan Ade Armando
Indonesia
Polda Metro Pastikan Pemuda di Lampung Tak Terlibat Penganiayaan Ade Armando

Polda Metro Jaya memastikan pemuda asal Lampung bernama Try Budi Purwanto tak terlibat pengeroyokan Ade Armando.

Di KTT Perubahan Iklim, Jokowi Tetap Bawa Isu Sawit
Indonesia
Di KTT Perubahan Iklim, Jokowi Tetap Bawa Isu Sawit

upaya memperkuat kerjasama Indonesia-UE ini telah dibahas dengan Prancis sebagai pemegang presidensi UE berikutnya dan juga dengan Presiden Dewan Erop

[HOAKS atau FAKTA]: Rakyat Ukraina Marah Terhadap Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Rakyat Ukraina Marah Terhadap Jokowi

Berita yang dimuat CNN Indonesia terkait Zelensky dan Jokowi berjudul “Ukraina Jawab Klaim Jokowi soal Zelensky Titip Pesan ke Putin”

AHY Sebut Penundaan Pemilu 2024 Bisa Buat Kacau Kondisi Indonesia
Indonesia
AHY Sebut Penundaan Pemilu 2024 Bisa Buat Kacau Kondisi Indonesia

"Kita akan mundur sekian tahun ke belakang, di mana negara kita ini sudah menjadi demokratis, tentu tidak sempurna. Kalau (penundaan Pemilu 2024) itu terjadi, saya rasa bisa membuat kekacauan di negeri kita. Itu harus kita hindari bersama," kata AHY di Masjid Luar Batang, Jakarta Utara, Selasa (5/4).

Dipecat Dari Kepolisian, Ferdy Sambo Tak Kunjung Ajukan Banding
Indonesia
Dipecat Dari Kepolisian, Ferdy Sambo Tak Kunjung Ajukan Banding

Sepekan lebih berlalu, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyebutkan, pihaknya hingga saat ini belum menerima memori banding dari mantan Kadiv Propam itu.

[HOAKS atau FAKTA] Polisi Tilang Kereta Api
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Polisi Tilang Kereta Api

Dari penelusuran, unggahan video yang diklaim merupakan video kereta api yang sedang ditilang oleh polisi tersebut adalah tidak benar.

Pemkot Yogyakarta Siapkan Tempat Vaksinasi COVID-19 untuk Pengunjung Malioboro
Indonesia
Pemkot Yogyakarta Siapkan Tempat Vaksinasi COVID-19 untuk Pengunjung Malioboro

Vaksinasi ini diberikan secara cuma-cuma untuk pengunjung kawasan legendaris tersebut.

Baru Bebas dari Lapas, Mantan Wali Kota Cimahi Ditangkap KPK Lagi
Indonesia
Baru Bebas dari Lapas, Mantan Wali Kota Cimahi Ditangkap KPK Lagi

Ajay M Priatna dibawa tim penyidik ke kantor KPK dan tiba sekitar pukul 11.55 WIB, Rabu (17/8).

Dirjen Otda Akmal Malik Bakal Dilantik Jadi Pj Gubernur Sulbar Besok
Indonesia
Dirjen Otda Akmal Malik Bakal Dilantik Jadi Pj Gubernur Sulbar Besok

Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik dikabarkan telah ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai (Pj) Gubernur Sulbar.