Upaya 'Kudeta' Demokrat, Pengamat: Makar Bisa Berjalan Cepat dan Sistematis Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menerima Komjen Listyo Sigit Prabowo di kantor DPP Demokrat, Jakarta, Senin (18/1) sore. (Foto: MP/Istimewa)

Merahputih.com - Pengamat politik Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam menganggap wajar respon cepat dan tegas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengenai adanya upaya pengambilalihan paksa kepemimpinan Partai Demokrat.

"Karena jika dibiarkan, tindakan makar itu bisa berjalan cepat dan sistematis," kata Ahmad di Jakarta, Senin (1/2). Direktur Eksekutif Romeo Strategic Research & Consulting (RSRC) itu mencontohkan apa yang terjadi pada Partai Berkarya. Semula, pihak-pihak internal Partai Berkarya tidak percaya bahwa pencaplokan kepemimpinan partai tersebut akan terjadi.

Baca Juga

AHY Sebut Lingkaran Jokowi Terlibat Gerakan Kudeta di Partai Demokrat

Namun ketika tiba-tiba muncul gerakan KLB dadakan, kemudian dengan begitu cepat mendapatkan legalisasi dari MenkumHAM. Mereka, kata Ahmad, menjadi terkaget-kaget. “Itu akibat dari sikap menyepelekan setiap informasi intelijen. Dalam dunia intelijen, sekecil apapun informasi tidak boleh disepelekan, meskipun tidak boleh dipercaya begitu saja. Mereka harus waspada," kata Umam. Oleh karena itu, sikap tegas dan responsif AHY itu bisa dipahami sebagai upaya untuk membentengi Demokrat dari cara-cara politik kotor yang mencoba membajak kepemimpinan organisasi melalui jalan pintas.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: MP/Instagram.com/AHY)

“Cara-cara semacam itu jelas tidak elok dan tak sesuai etika berdemokrasi. Otak pelakunya tak pantas menjadi pemimpin negeri,” kata Umam menegaskan.Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan ada gerakan pengambilalihan paksa kepemimpinan Partai Demokrat.AHY menyebutkan para pimpinan dan kader Demokrat yang melaporkan gerakan tersebut, mereka merasa tidak nyaman dan bahkan menolak ketika dihubungi dan diajak untuk melakukan penggantian Ketum Partai Demokrat.

Baca Juga

Golkar Ingin Suara Bulat Seluruh Fraksi Bahas RUU Pemilu

Ajakan dan permintaan dukungan untuk mengganti “dengan paksa” Ketum PD tersebut, dilakukan baik melalui telepon maupun pertemuan langsung. "Dalam komunikasi mereka, pengambilalihan posisi Ketum PD, akan dijadikan jalan atau kendaraan bagi yang bersangkutan, sebagai calon presiden dalam Pemilu 2024 mendatang," ujar AHY. Konsep dan rencana yang dipilih para pelaku untuk mengganti dengan paksa Ketum PD yang sah, adalah dengan menyelenggarakan kongres luar biasa (KLB). (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satpol PP Jakpus Dikerahkan Bantu Polisi Berangus Begal Sepeda
Indonesia
Satpol PP Jakpus Dikerahkan Bantu Polisi Berangus Begal Sepeda

Jakarta Pusat menerjunkan Satpol PP untuk membantu keamanan menjaga wilayah perihal maraknya begal sepeda beberapa waktu belakangan.

KPK Telusuri Vendor Bansos COVID-19
Indonesia
KPK Telusuri Vendor Bansos COVID-19

KPK memastikan terus mengusut kasus dugaan suap pengadaan bansos COVID-19 yang menjerat Menteri Sosial Juliari P Batubara.

Penambahan Kasus Baru COVID-19 di Jakarta Capai 1.015 Jiwa
Indonesia
Penambahan Kasus Baru COVID-19 di Jakarta Capai 1.015 Jiwa

Dengan positivity rate 9,4 persen, penambahan kasus positif hari ini sebanyak 1.015 jiwa.

Polsek Tambora Siapkan 400 Alat Swab Antigen Bagi Warga yang Balik ke Jakarta
Indonesia
Polsek Tambora Siapkan 400 Alat Swab Antigen Bagi Warga yang Balik ke Jakarta

"Kita sediakan 400 alat swab antigen untuk warga yang kemarin mudik lebaran," kata Kapolsek Tambora, Kompol M. Faruk Rozi

Saat ini Keyakinan Konsumen Atas Kondisi Ekonomi Melemah
Indonesia
Saat ini Keyakinan Konsumen Atas Kondisi Ekonomi Melemah

keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan tetap berada pada level optimistis dengan indeks ekspektasi konsumen (IEK) sebesar 106,6,

Kirim Kapal Perusak, AS dan Tiongkok Kembali Bersitegang di Laut China Selatan
Dunia
Kirim Kapal Perusak, AS dan Tiongkok Kembali Bersitegang di Laut China Selatan

Militer Tiongkok mengutuk tindakan pelayaran perdana kapal perang di era Presiden Biden itu, dan mengirim unit angkatan laut dan udara untuk mengikuti dan memperingatkan kapal tersebut.

BNPB: Sistem Peringatan Dini Bencana Hidrometeorologi Sudah Siap
Indonesia
BNPB: Sistem Peringatan Dini Bencana Hidrometeorologi Sudah Siap

Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui Pusat Pengendalian Operasi atau Pusdalops menjadi sangat penting dan upaya para pemangku kepentingan untuk dapat menyampaikan informasi maupun melakukan koordinasi yang dibutuhkan untuk aksi dini

Indonesia Kembali Dapatkan 1 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca
Indonesia
Indonesia Kembali Dapatkan 1 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajak semua pihak termasuk masyarakat terlibat dalam kegiatan vaksinasi karena Kementerian Kesehatan tidak bisa melakukan sendiri untuk menangani pandemi COVID-19.

ICW Sentil KPK: Aktor Selevel Menteri Dapat Ditangkap, Harun Masiku Tidak!
Indonesia
ICW Sentil KPK: Aktor Selevel Menteri Dapat Ditangkap, Harun Masiku Tidak!

"Dalam konteks ini ICW pun mempertanyakan kenapa aktor selevel menteri dapat ditangkap KPK, sedangkan Harun Masiku tidak?" Kata Kurnia

Antisipasi Kepadatan Arus Balik Libur Panjang, Jasa Marga Siapkan Rekayasa Lalin
Indonesia
Antisipasi Kepadatan Arus Balik Libur Panjang, Jasa Marga Siapkan Rekayasa Lalin

Beberapa rekayasa lalu lintas juga sudah disipkan sebagai mitigasi penanganan membludaknya kendaraan saat puncak arus balik