Upaya Gagalkan Ekstradisi Maria Pauline Lumowa: Suap dan Diplomasi Negara Eropa Pemulangan Maria Pauline Lumowa dari Serbia. (Foto: MP/Istimewa)

MerahPutih.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengungkapkan ada upaya dari sebuah negara untuk menggagalkan ekstradisi buronan pembobol Bank BNI senilai Rp1,7 triliun Maria Pauline Lumowa dari Serbia.

"Selama proses, ada negara dari Eropa yang lakukan diplomasi agar yang bersangkutan (Maria) tidak diekstradisi," kata Yasonna dalam konferensi pers, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (9/7).

Baca Juga:

Usai Rapid Test di Bandara Soetta, Maria Pauline Lumowa Diserahkan ke Bareskrim

Yasonna tidak menjelaskan secara rinci negara yang dimaksud. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini hanya menyebut negara tersebut masih bagian dari benua biru.

Bahkan, kata Yasonna, kuasa hukum Maria juga ikut melakukan upaya hukum agar kliennya tidak diekstradisi dari Serbia. Yasonna juga mengaku mendapat informasi bahwa ada upaya suap kepada pihak Serbia agar Maria tidak dibawa ke tanah air.

"Saya dapat informasi, ada upaya suap. Tapi pemerintah Serbia commited," ungkap Yasonna.

Maria Pauline Lumowa (tengah) berjalan dengan kawalan polisi usai tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Maria Pauline Lumowa (tengah) berjalan dengan kawalan polisi usai tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Upaya-upaya tersebut, kata Yasonna, menjadi penyebab lamanya proses Maria sampai akhirnya dibawa ke Indonesia. Padahal, Maria sudah diringkus oleh pihak interpol Serbia sejak 16 Juli 2019.

Diketahui, Maria Pauline Lumowa merupakan salah satu tersangka pelaku pembobolan kas Bank BNI cabang Kebayoran Baru lewat Letter of Credit (L/C) fiktif.

Pada periode Oktober 2002 hingga Juli 2003, Bank BNI mengucurkan pinjaman senilai USD136 juta dan EUR56 juta atau sama dengan Rp1,7 Triliun dengan kurs saat itu kepada PT Gramarindo Group yang dimiliki Maria Pauline Lumowa dan Adrian Waworuntu.

Baca Juga:

Kementerian BUMN Berharap Penangkapan Maria Lumowa Bisa Kembalikan Kerugian BNI

Aksi PT Gramarindo Group diduga mendapat bantuan dari 'orang dalam' karena BNI tetap menyetujui jaminan L/C dari Dubai Bank Kenya Ltd., Rosbank Switzerland, Middle East Bank Kenya Ltd., dan The Wall Street Banking Corp yang bukan merupakan bank korespondensi Bank BNI.

Pada Juni 2003, pihak BNI yang curiga dengan transaksi keuangan PT Gramarindo Group mulai melakukan penyelidikan dan mendapati perusahaan tersebut tak pernah melakukan ekspor. Dugaan L/C fiktif ini kemudian dilaporkan ke Mabes Polri, namun Maria Pauline Lumowa sudah lebih dahulu terbang ke Singapura pada September 2003 alias sebulan sebelum ditetapkan sebagai tersangka oleh tim khusus yang dibentuk Mabes Polri. (Pon)

Baca Juga:

Yasonna Sebut Ekstradisi Maria Pauline Lumowa Dilakukan 'Injury Time'

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Polisi Bakal Kejar Pengedar Surat Keterangan Sehat dan Bebas Corona
Indonesia
Polisi Bakal Kejar Pengedar Surat Keterangan Sehat dan Bebas Corona

Nantinya, kata Argo, jika pihaknya menemukan adanya unsur pidana dalam postingan tersebut, Polri akan langsung memproses kasus tersebut.

Soal UU Cipta Kerja, Menkopolhukam Sebut Lebih Banyak Beredar Kabar Tidak Benar
Indonesia
Soal UU Cipta Kerja, Menkopolhukam Sebut Lebih Banyak Beredar Kabar Tidak Benar

Aksi demonstrasi menolak Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja berujung bentrok dan kerusuhan di sejumlah daerah di Indonesia.

Danjen Kopassus Singgung Penggunaan Baret Merah Oleh Purnawirawan, Sindir Gatot Nurmantyo?
Indonesia
Danjen Kopassus Singgung Penggunaan Baret Merah Oleh Purnawirawan, Sindir Gatot Nurmantyo?

Simbol baret merah tidak boleh digunakan secara sembarangan

Ada 185 Bencana yang Terjadi Selama Januari 2021
Indonesia
Ada 185 Bencana yang Terjadi Selama Januari 2021

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sejak awal Januari hingga Kamis (21/1), terjadi 185 bencana di Indonesia. Mayoritas didominasi bencana hidrometeorologi.

KPK Geledah Kantor PUPR Sulsel, Pegawai Gigit Jari Enggak Bisa Masuk
Indonesia
KPK Geledah Kantor PUPR Sulsel, Pegawai Gigit Jari Enggak Bisa Masuk

Ruangan-ruangan itu ruangan Kepala Dinas PUPR Sulawesi Selatan, Rudy Djamalauddin, dan ruangan Sekretaris Dinas PUPR Sulawesi Selatan, Edy Rahmat

Belum Periksa Djoko Tjandra, Kejagung: Yang Penting Dieksekusi Dulu
Indonesia
Belum Periksa Djoko Tjandra, Kejagung: Yang Penting Dieksekusi Dulu

"Kita nunggu perkembangannya ya, belum ke sana. Karena masih dibutuhkan Mabes Polri kayanya," kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono.

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Asal Sukoharjo
Indonesia
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Asal Sukoharjo

Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap terduga teroris bernama Siswanto (65), warga Desa Nguter, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Megawati Sebut Jakarta Amburadul, Begini Jawaban Wagub
Indonesia
Megawati Sebut Jakarta Amburadul, Begini Jawaban Wagub

Pemprov DKI legowo menerima pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyebut Jakarta menjadi kota amburadul.

Wali Kota Solo Buka Kebun Binatang 19 Juni, Ibu Hamil dan Anak-anak Dilarang Masuk
Indonesia
Wali Kota Solo Buka Kebun Binatang 19 Juni, Ibu Hamil dan Anak-anak Dilarang Masuk

Solo Zoo yang juga menjadi lokasi konservasi tersebut tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Berkaca dari Kasus Anji, Influencer Diminta Tak Asal Membuat Konten
Indonesia
Berkaca dari Kasus Anji, Influencer Diminta Tak Asal Membuat Konten

Kode etik ini bisa dirancang Kementerian Komunikasi dan Informatika