Upah Kerawang Tertinggi Buah Kegigihan Buruh dan Lobi Bupati Peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

MerahPutih.com - Tiap tahun kenaikan upah minimum menjadi tuntutan wajib buruh saat aksi Hari Buruh Internasional atau May Day 1 Mei. Fakta yang menarik ternyata upah minimum buruh di Ibu Kota DKI Jakarta bukan yang tertinggi di Indonesia. Jakarta hanya berada di urutan keempat di bawah Kabupaten Kerawang, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

Bahkan, Kerawang menduduki urutan tertinggi dengan upah minimum kabupaten (UMK)Rp 3.919.291, atau nyaris menyentuh angka Rp4 juta. MerahPutih.com coba membedah faktor di balik keberhasilan buruh Kerawang mendapatkan UMK tertinggi di Indonesia dalam perbincangan dengan Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah.

buruh
Peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Trubus membeberkan ada beberapa faktor yang menyebabkan Kabupaten Karawang paling tertinggi UMRnya dibandingkan dengan kota lain, khususnya Ibu Kota DKI Jakarta.

Menurut dia, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dekat dengan pengusaha di wilayah Karawang untuk memudahkan negogosiasi gaji dan memihak kepada buruh. Namun hal itu harus diseimbangi dengan produktivitas kerja buruh harus lebih baik.

"Disana (Karawang) serikat buruhnya itu solid, karena sebagaian besar masih muda-muda, jadi perjuangannya itu jauh semangat dan lebih gigih," kata Trubus, kepada MerahPutih.com, Selasa (1/5).

Posisi Kantor Pemkab Karawang yang berada di tengah kota dan letaknya strategis juga menjadi faktor penentu. Akibatnya, serikat buruh Karawang lebih mudah untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. Karena kantor pemerintahan di tengah kota dan letaknya strategis.

Sebaliknya, kata Trubus, UMK Kota dan Kabupaten Bekasi lebih rendah ketimbang Karawang karena tidak ada serikat buruh yang segigih Karawang. "Beda waktu (serikat buruh) dulu Bekasi di bawa kepemimpinan Said Iqbal (Presiden KSPI sekarang), saat itu perjuangan bagus untuk para buruh," imbuh dia.

may day
Buruh merayakan May Day 2018. Foto: Antara

Terkait UMP DKI yang lebih rendah, Trubus melihat ada faktor politis. Menurut dia, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno gagal dalam bernegosiasi dengan pengusaha untuk melobi UMP 2018 ini di atas Rp3.648.035. Padahal dia (Sandiaga) seorang pengusaha ternama Indonesia. Seharusnya lebih beda (UMRnya DKI) dan lebih bisa menjelaskan atau melobi kepada pengusaha," tandas dia.

UMR atau Upah Minimum Regional adalah suatu standar yang digunakan oleh para pengusaha dan pelaku industri dalam memberikan upah kepada pegawai, karyawan atau buruh di dalam lingkungan usaha atau kerjanya. Adanya penerapan gaji UMR digunakan untuk melindungi hak para tenaga kerja dalam mendapatkan upah yang layak dan sesuai dengan beban kerja.

Berdasarkan Permenaker No. 1 Tahun 1999 tentang Upah Minimum, UMR terbagi menjadi dua yaitu UMR tingkat I yang berada di Provinsi dan UMR tingkat II di Kota atau Kabupaten. Namun dengan adanya Kepmenakertrans No. 226 Th 2000, UMR tingkat I telah dirubah namanya menjadi UMP dan UMR tingkat II diubah menjadi Upah Minimum Kabupaten atau Kota (UMK).

Berikut data lima UMP/UMK 2018 tertinggi se-Indonesia:

1. Kabupaten Karawang dengan UMR Rp 3.919.291. Pada tahun 2017 Kerawang UMR hanya Rp 3.605.272.

2. Kota Bekasi UMR Rp3.915.383. Di tahun 2017 UMR kota itu Rp3.601.650 perbulan.

3. Kabupaten Bekasi UMR 2018 mencapai Rp3.837.939. Di tahun 2017 kemarin Rp3.530.438.

4. Provinsi DKI Jakarta UMR 2018 memcapai Rp3.648.035. Pada tahun 2017 lalu UMR DKI Jakarta Rp3.355.750.

5. Kota Cilegon dengan UMP Rp3.622.214. Pada tahun 2017 sebelumnya mencapai Rp3.331.997. (Asp)

Kredit : asropih


Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH