Upacara Penutupan PON XX Papua Tak Bisa Diikuti Sembarang Orang Ilustrasi: Pembukaan PON XX Papua. (Foto: Antara)

Merahputih.com - Wakil Presiden (Wapres), Ma'ruf Amin dijadwalkan akan menutup Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Jumat (15/10).

"Kami telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak seperti Gubernur Papua, Pengurus Besar PON, dan Komite Olahraga Nasional Indonesia," ungkap Ketua Panitia Seremoni Penutupan PON XX Papua, M Umar Reliubun dalam siaran pers PB PON, Selasa (12/10).

Upacara penutupan multievent olahraga nasional itu tentunya akan berbeda dengan upacara pembukaan. Pasalnya, ada pembatasan jumlah penari hanya sebanyak 200 orang.

Namun, Umar menyebut upacara yang akan digelar mulai pukul 19.00 WIT ini akan dimeriahkan sejumlah selebritas lokal dan nasional.

Bahkan penutupan PON Papua juga tetap diramaikan pesta kembang api. Kapasitas kursi penonton juga dibatasi 25 persen.

"Itu sudah termasuk atlet, ofisial, dan tenaga pendukung lain. Semua itu demi mengurangi risiko penularan virus Corona," ujarnya.

Penonton dan tamu VIP juga akan menggunakan undangan sebagai syarat masuk dan bukan lagi menggunakan kartu identitas PON ataupun gelang.

Undangan bagi tamu VIP akan mempunyai hologram khusus yang diverifikasi oleh pasukan pengamanan presiden.

"Syarat KTP, surat vaksin, dan undangan bagi masyarakat yang ingin menonton upacara penutupan secara langsung. Untuk VIP, kami akan berkoordinasi dengan paspampres untuk teknisnya," tutupnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jelang Imlek, Warga Mulai Berburu Kue Keranjang
Indonesia
Jelang Imlek, Warga Mulai Berburu Kue Keranjang

Perayaan Imlek tinggal beberapa hari lagi. Warga pun mulai berburu kebutuhan Imlek salah satunya adalah kue keranjang.

Kemensos Segera Panggil Pemimpin ACT
Indonesia
Kemensos Segera Panggil Pemimpin ACT

Menteri Sosial berwenang mencabut dan atau membatalkan izin penyelenggaraan pengumpulan uang dan barang.

Charles Ambil Alih Takhta Inggris Sesaat Setelah Ratu Elizabeth II Meninggal
Dunia
Charles Ambil Alih Takhta Inggris Sesaat Setelah Ratu Elizabeth II Meninggal

Tidak ada sumpah takhta pada awal berkuasa. Namun ada deklarasi Raja baru dan seperti tradisi yang telah dilakukan sejak abad ke-18.

Jokowi dan Presiden UEA Bahas Kerja Sama Investasi di IKN
Indonesia
Jokowi dan Presiden UEA Bahas Kerja Sama Investasi di IKN

Jokowi menindaklanjuti pembahasan mengenai kerja sama investasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kementerian PUPR Didesak Perbaiki Jalan dan Jembatan di Wilayah Penyangga IKN
Indonesia
Kementerian PUPR Didesak Perbaiki Jalan dan Jembatan di Wilayah Penyangga IKN

Wakil Ketua DPD RI Mahyudin, mendesak Kementerian PUPR untuk segera memperhatikan perbaikan infrastruktur di daerah penyangga IKN Nusantara. Mengingat daerah penyangga menurutnya merupakan daerah yang tidak terpisahkan dari IKN.

Pansus Targetkan RUU IKN Disahkan Awal Tahun Depan
Indonesia
Pansus Targetkan RUU IKN Disahkan Awal Tahun Depan

DPR menargetkan RUU tersebut disahkan menjadi undang-undang (UU) pada awal tahun depan.

Gempa Cianjur Jadi Momentum Pemerintah Perbanyak Bangunan Tahan Bencana
Indonesia
Gempa Cianjur Jadi Momentum Pemerintah Perbanyak Bangunan Tahan Bencana

Anggota Komisi V DPR Suryadi Jaya Purnama, menilai, peristiwa gempa Cianjur mesti dijadikan Pemerintah untuk menyediakan rumah tahan gempa di berbagai wilayah di Indonesia.

Wagub Jabar: Mang Oded Wafat di Hari Baik
Indonesia
Wagub Jabar: Mang Oded Wafat di Hari Baik

Uu Ruzhanul Ulum mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya pria yang akrab disapa Mang Oded tersebut.

Pj DKI 1 Manut Putusan PTTUN Terkait UMP 2022
Indonesia
Pj DKI 1 Manut Putusan PTTUN Terkait UMP 2022

"Ya nggak apa-apa kita ikuti aja aturan PTTUN," kata Heru di Markas Kepolisin Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (17/11)

Tantangan Andi Widjajanto sebagai Gubenur Lemhannas Versi PPP
Indonesia
Tantangan Andi Widjajanto sebagai Gubenur Lemhannas Versi PPP

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membeberkan tantangan dan pekerjaan rumah yang harus dilakukan Andi Widjajanto setelah resmi menjabat sebagai Gubernur Lemhannas.