Upacara HUT ke-75 RI di Istana, Anggota Paskibra Dirampingkan Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) mengikuti upacara pengukuhan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/8/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj

MerahPutih.com - Pandemi COVID-19 yang masih melanda Indonesia membuat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia akan berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Negara Bey Machmudin menyebut jumlah Paskibra Upacara HUT ke-75 dirampingkan menjadi delapan orang saja.

baca Juga

CFD di 30 Titik, Pemprov DKI Sebut tak Ada Kerumunan

“Di mana pengibar benderanya sangat minimal yakni tiga orang, baik untuk penaikan dan penurunan bendera,” kata Bey Machmudin kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Minggu (12/7).

Jumlah Paskibra hanya delapan orang ini akan menjadi acuan bagi pelaksanaan Upacara HUT ke-75 RI di seluruh daerah di Indonesia. Tidak hanya itu, selama upacara berlangsung, penerapan protokol kesehatan tetap diutaman, yakni menggunakan masker dan sarung tangan.

“Jadi nanti akan seperti ini di mana protokol kesehatan diutamakan, dengan menggunakan masker dan sarung tangan. Karena tetap kita harus utamakan kesehatan,” jelas Bey Machmudin.

Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kiri) memberi ucapan selamat kepada anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) usai upacara pengukuhan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/8). Presiden Joko Widodo mengukuhkan 68 anggota Paskibraka yang akan bertugas pada upacara HUT ke-74 Kemerdekaan RI. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj.
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kiri) memberi ucapan selamat kepada anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) usai upacara pengukuhan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/8). Presiden Joko Widodo mengukuhkan 68 anggota Paskibraka yang akan bertugas pada upacara HUT ke-74 Kemerdekaan RI. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj.

Sementara, peserta upacara pun diminimalisir, yakni hanya 20 orang. Masing-masing kesatuan TNI dan Polri hanya diwakili oleh lima orang saja per angkatan.

“Yang bertugas, peserta upacara hanya lima orang setiap angkatan, TNI AU, AD, AL dan kepolisian hanya 5 orang, total 20 orang jadi memang sangat minimalis,” ujar Bey Machmudin.

Bey Machmudin memastikan semarak perayaan HUT ke-75 RI ini akan tetap ada. Acara hiburan sebelum upacara yang biasanya ditampilkan langsung di Istana Kepresidenan, kini ditampilkan melalui siaran televisi.

“Dan ada kemeriahaan lainnya diharapkan mungkin dari Kemenparekraf ada semacam lomba peringatan upacara dengan sangat meriah tetap mengutamakan kesehatan,” ungkap Bey Machmudin.

Bila pada tahun sebelumnya, pelaksanaan Upacara HUT Kemerdekaan dirayakan dengan semarak dan meriah serta dihadiri banyak warga sebagai tamu undangan di Istana Negara, maka tahun ini upacara peringatan dirayakan sederhana tanpa mengundang masyarakat. Prosesi upacara pun digelar secara sederhana.

Dalam simulasi tersebut, terlihat Pasukan Pengibar Bendera hanya berjumlah delapan orang saja. Dengan rincian, tiga orang bertugas pada upacara penaikan di pagi hari, tiga orang bertugas pada upacara penurunan di sore hari, dan dua orang berperan sebagai cadangan.

Baca Juga

Anies Beberkan 'Dosa' Lurah Grogol Selatan Terkait e-KTP Djoko Tjandra

Seluruh Paskibra yang bertugas pada upacara tahun ini diambil dari petugas tahun lalu yang berperan sebagai cadangan.

Memang jumlah Paskibraka dirampingkan dari tahun-tahun sebelumnya berjumlah 70 orang yang dibagi menjadi tiga kelompok, yakni pasukan pengiring 17 orang, pasukan pembawa bendera (pasukan inti) delapan orang dan pasukan pengawal 45 orang. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH