Upacara di Pulau Reklamasi, Bang Yos: Bentuk Peringatan Anies Untuk Pengembang Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso atau akrab disapa Bang Yos (Foto: Dok Pribadi)

MerahPutih.Com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, untuk pertama kalinya menggelar Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia ke-74 di Pulau D Reklamasi Teluk Jakarta.

Upacara Hari Kemerdekaan itu dilaksanakan karena adanya Intruksi Gubernur (Ingub) 71/2019 tentang Upacara Pengibaran Bendera Dalam Rangka Peringatan HUT ke-74 RI.

Baca Juga: Besok Petugas Upacara 17 Agustus Mulai Berlatih di Pulau Reklamasi

Dalam Ingub tersebut, PNS di lingkungan Pemprov DKI diwajibkan untuk melaksanakan upacara 17 Agustus di Pulau Reklamasi kawasan Teluk Jakarta.

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso kegiatan di Pulau Kontroversi itu untuk menyentil pihak pengembang. Peringatan itu sendiri untuk mengingatkan pengembang bahwa lahan tersebut milik bersama, bukan milik segelintir kelompok.

Gubernur Anies di Pulau Reklamasi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pulau Reklamasi (Foto: antaranews)

"Anies ingin memperingatkan kepada pengembang, bahwasanya ini (pulau reklamasi) bukan milikmu ini milik kita, bersama rakyat Jakarta," kata Sutiyoso saat dikonfirmsi, Jumat (16/8).

Dengan jelas bahwa Bang Yos sapaan akrabnya mengetahui betul makna kesetaraan bagi warga Jakarta. Dimana penggunaan pulau reklamasi bisa diperuntukkan bagi warganya tanpa terkecuali.

Meski perdana dilakukan di pulau reklamasi, Bang Yos mengaku tidak mendapat undangan dalam memperingati moment sakral tersebut.

"Enggak (dapat undangan)," cetusnya.

Baca Juga: Milik Negara, Alasan Anies Berkukuh Gelar Upacara 17 Agustus di Pulau Reklamasi

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan, alasan pihaknya melaksanakan Upacara Hari Kemerdekaan di Pulau D Teluk Jakarta untuk memberikan pesan bahwa kawasan tersebut tak lagi tertutup bagi siapapun.

Dulu lahan reklamasi eksklusif untuk publik. Bahkan, awak media pun tak bisa masuk ke dalam kawasan tersebut karena dijaga ketat seakan-akan milik swasta. Sekarang ini lahan itu sudah milik negara bangsa Indonesia.

"Untuk menyimbolkan dari kepemilikan ini adalah milik negara, bukan milik pribadi, maka kita menyelenggarakan upacara disana sebagai simbol bahwa itu tanah kita, itu air kita, itu tanah air kita dan kita selenggarakan peringatan kemerdekaan tanah air ini di hasil tanah yang dulunya dikuasai dan tertutup oleh swasta," ujar Anies di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (14/8).(Asp)

Baca Juga: Adakan Perayaan HUT RI di Pulau Reklamasi, KIARA: Anies Khianati Nelayan Jakarta

Kredit : asropih


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH