Untuk Pertama Kalinya, Jokowi Bakal Berpidato dalam Sidang PBB Presiden Jokowi (Biro Pers Setpres)

Merahputih.com - Presiden Joko Widodo akan menyampaikan pidato dalam Sidang Majelis Umum (SMU) Ke-75 Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) secara virtual.

"Memberikan pidato dari tapping, 'kan sekarang kondisi COVID-19," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono di Jakarta, Selasa (22/9).

Baca Juga:

KSAD Pimpin Komite Penanganan COVID, Tentara Disiplinkan Warga

Pidato Jokowi itu akan menjadi yang pertama sejak menjabat sebagai Presiden RI karena sebelumnya pada periode 2014-2019, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menyampaikan pidato untuk mewakili Indonesia di forum internasional tersebut.

"Presiden RI mendapat urutan pada hari pertama (22 September), sesi sore waktu New York (urutan ke-19), diperkirakan sekitar pukul 20.30 malam waktu setempat atau pukul 07.30 WIB pada tanggal 23 September 2020," beber Heru.

Presiden Jokowi akan berpidato dalam sesi Debat Umum, yakni sesi penyampaian pandangan para pemimpin negara di dunia.

Jokowi
Presiden Jokowi. (setkab.go.id)

Sesi pidato tersebut termasuk ke dalam rangkaian pertemuan pejabat tinggi dunia di PBB yang digelar pada tanggal 21 September hingga 2 Oktober 2020 secara virtual akibat situasi pandemi COVID-19.

Sidang Majelis Umum PBB tahun ini untuk pertama kalinya akan digelar secara langsung dan virtual.

Terdapat pembatasan jumlah delegasi yang diizinkan hadir secara fisik, sementara pejabat tinggi akan menyampaikan pidato yang telah direkam sebelumnya (pre-recorded message).

Baca Juga

Penunjukan Luhut untuk Tangani COVID-19 di 9 Provinsi Dinilai tidak Tepat

Selain Presiden yang dijadwalkan untuk menyampaikan pidato, sejumlah menteri juga akan menghadiri rangkaian acara Sidang Ke-75 Majelis Umum PBB secara virtual, antara lain menteri luar negeri, menteri lingkungan hidup dan kehutanan, serta menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Selain Presiden Jokowi, sejumlah menteri pun akan ikut menyampaikan pidato secara virtual, antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Selain Vaksinasi, Ibu Hamil Terpapar COVID-19 Harus Disediakan Isolasi Terpusat
Indonesia
Selain Vaksinasi, Ibu Hamil Terpapar COVID-19 Harus Disediakan Isolasi Terpusat

Pemerintah mendorong setiap daerah untuk segera menyiapkan fasilitas isolasi terpusat (Isoter) bagi ibu hamil. Pengobatan dan pemulihan di dalam fasilitas Isoter dinilai lebih efektif.

Wagub Jabar Sebut Slogan Buanglah Sampah Pada Tempatnya Sudah Tidak Pas
Indonesia
Wagub Jabar Sebut Slogan Buanglah Sampah Pada Tempatnya Sudah Tidak Pas

Pengoptimalan bank-bank sampah harus terus dilakukan. Ia menjelaskan bahwa lingkungan dan sampah terkait erat dengan kesehatan.

Moeldoko Jadi Ketum Demokrat, AHY Ngadu ke Jokowi
Indonesia
Moeldoko Jadi Ketum Demokrat, AHY Ngadu ke Jokowi

AHY meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak memberikan pengesahan terhadap hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang.

Anies Persilakan Warga Takbiran di Masjid
Indonesia
Anies Persilakan Warga Takbiran di Masjid

"Dilakukan di masjid setempat dengan kapasitas 10 persen, maksimal," ungkapnya.

Polresta Solo Bubarkan Kerumunan di Tempat Makan
Indonesia
Polresta Solo Bubarkan Kerumunan di Tempat Makan

Hasil patroli, kata dia, ternyata masih banyak tempat makan melanggar jam operasional dengan berjualan sampai pukul 23.00 WIB. Ia pun tidak segan meminta mereka untuk menutup usahanya.

Anies Ajak Masyarakat Perkuat Rasa Persaudaraan di Tengah Pandemi Corona
Indonesia
Anies Ajak Masyarakat Perkuat Rasa Persaudaraan di Tengah Pandemi Corona

Anies melanjutkan, semoga suasana perayaan Natal yang berbeda ini tidak mengubah khidmatnya, kedamaiannya, kehangatannya.

Naskah UU Cipta Kerja: Ada Perubahan Signifikan di Klaster Ketenagakerjaan
Indonesia
Naskah UU Cipta Kerja: Ada Perubahan Signifikan di Klaster Ketenagakerjaan

Naskah final Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) kini sudah tersedia dengan menyertakan nama Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin sebagai penandatangan

Hindari Loss of Learning pada Siswa, Nadiem Dorong Pemda Segera Adakan PTM
Indonesia
Hindari Loss of Learning pada Siswa, Nadiem Dorong Pemda Segera Adakan PTM

PJJ yang jelas-jelas tidak optimal dan tidak bergerak cepat maka kita akan menghadapi loss of learning

Muhammadiyah Ajak Umat Muslim Salat Gaib untuk Prajurit KRI Nanggala 402
Indonesia
Muhammadiyah Ajak Umat Muslim Salat Gaib untuk Prajurit KRI Nanggala 402

PP Muhammadiyah mengimbau umat Islam untuk menggelar salat gaib untuk prajurit TNI yang ada di dalam KRI Nanggala 402.

BNPB Minta Daerah Persiapkan Mitigasi Bencana Letusan Merapi
Indonesia
BNPB Minta Daerah Persiapkan Mitigasi Bencana Letusan Merapi

Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi, termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi.