Unsur Hewan dalam Produk Kecantikan Asal Korea Bisa lebah termasuk yang dijadikan bagian produk kecantikan asal Korea. (Foto: Pexels/pixabay)

KOREA Selatan berhasil membuat gebrakan dalam dunia kecantikan. Negara yang telah menjadi pusat kecantikan dunia tersebut mengubah tren kecantikan yang selama ini beredar. Jika sebelumnya madu, susu, dan teh hijau menjadi bahan utama produk kecantikan, kini sudah tak lagi. Reputasinya sebagai pusat inovasi perawatan kulit membuat tren kecantikan yang ditawarkan oleh negeri ginseng sama sekali berbeda. Mulai dari lendir siput hingga plasenta menjadi bahan utama untuk produk kecantikan. Berikut bahan kosmetik tak biasa dari Korea Selatan:

Lendir Siput

siput
Lendir siput digunakan dalam produk kecantikan. (Foto: Pexels/PhotoMIX Ltd.)

Lendir siput atau yang dikenal dengan snail mucin merupakan bahan utama berbagai produk kecantikan di Korea Selatan. Mulai dari esense, serum, krim malam, hingga masker lembaran terbuat dari lendir siput. Produk kecantikan berbahan lendir siput cukup digandrungi kaum hawa pecinta skin care.

Menurut teori yang beredar, snail mucin secara efektif mampu melindungi tubuh siput dari kerusakan ketika mereka meluncur di berbagai permukaan bahkan permukaan paling kasar sekalipun. Mereka percaya bahwa hal tersebut juga berlaku pada kulit manusia dan mampu melindungi kulit secara efektif. Meskipun terkesan menjijikan, lendir siput memiliki banyak manfaat seperti regenerasi kulit, mampu menyembuhkan bekas luka dan bekas jerawat, meningkatkan produksi kolagen yang dapat mencegah kerutan.

Bisa Lebah

lebah
bisa lebah meningkatkan aliran darah ke wajah. (Foto: Pexels/Pixabay)

Jika biasanya produk lebah yang biasa digunakan untuk kecantikan adalah madu kini telah berubah. Produk kecantikan lebih sering menjadikan bisa lebah sebagai bahan utama produk kecantikan. Selama ini kita mungkin menghindari lebah karena takut sengatannya yang dapat meracuni tubuh. Bisa lebah kini justru dijadikan bahan utama produk kecantikan di Korea Selatan.

Racun lebah atau apitoksin adalah cairan yang disuntikkan lebah ketika menyengat. Dalam dosis kecil, racun lebah rupanya mampu memberi keajaiban bagi kulit. Sengatan lebah yang sangat ringan dapat memicu respon alami tubuh seperti meningkatkan aliran darah ke wajah, mendorong produksi kolagen hingga membuat kulit elastis, hingga melembabkan kulit. Hasilnya kulit kita lebih kencang, keriput dan bekas jerawat berkurang.

Untuk mendapatkan bisa lebah para produsen produk kecantikan menggunakan cara unik. mereka menempatkan piring logam kecil bermuatan listrik sangat rendah. Piring tersebut merangsang lebah untuk menyengatnya. Permukaannya yang kokoh mencegah lebah agar tidak mati.

Kolagen Babi

babi
Lemak babi dianggap memberikan elastisitas pada kulit. (Foto: Pixabay/QuinceMedia)

Barbekyu babi adalah kuliner yang sangat populer di Korea Selatan. Masyarakat Korea Selatan percaya bahwa lemak babi membuat kulit kita terlihat lebih muda dan bersinar. Hal tersebut membuat kolagen babi menjadi produk kecantikan yang cukup populer di sana. Kolagen babi diklaim mampu menghidrasi, mengencangkan, dan membuat kulit elastis. Namun kolagen babi perlu dihindari bagi pemeluk agama tertentu.

Plasenta

kambing
Plasenta dianggap mampu menghidrasi kulit. (Foto: Pixabay/QuinceMedia)

Plasenta berfungsi untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan bayi mamalia sebelum lahir. Hal tersebut membuat plasenta mengandung vitamin dan berbagai nutrisi yang ternyata memberi manfaat bagi kesehatan kulit. Plasenta hewan berkhasiat untuk menghidrasi kulit, mengecilkan pori-pori dan meningkatkan produksi sel kulit. Plasenta yang paling sering digunakan untuk produk kecantikan adalah plasenta domba dan plasenta babi. Bagi kalian yang merasa jijik, tak perlu memaksakan diri menggunakan plasenta hewan agar terlihat cantik.

Itulah beberapa bahan utama aneh dalam produk kecantikan Korea Selatan. Walaupun berbahan dasar alami dan berasal dari hewan, para produsen produk kecantikan Korea Selatan menjamin bahwa mereka tak mengorbankan hewan-hewan tersebut. Dengan teknologi canggih, mereka mampu mengekstrak bahan utama tanpa menyakiti hewan. (avia)

Kredit : iftinavia

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH