UNS Siapkan Skema Kuliah Tatap Muka Bersyarat dan Bertahap Rektor UNS Jamal Wiwoho memberikan keterangan hasil SBMPTN 2021 di kampus UNS, Senin (14/6). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) bersyarat dan bertahap di tengah meningkatnya kasus konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia.

Namun, UNS akan tetap mengutamakan prinsip diberlakukannya PTM bersyarat yang artinya mahasiswa berkenan mengikuti PTM dan harus dengan izin orangtua.

Baca Juga:

UTBK UNS Surakarta Diikuti 22.385 orang, 5 Disabilitas Ikut Mendaftar

"Kalau ganjil (mulai kegiatan perkuliahan) di Agustus. Jadi, penerimaan mahasiswa kira-kira tanggal 13 Agustus. Kalau keadaan masih seperti ini tidak berani luring. Tetap daring seperti tahun lalu," kata Rektor UNS Jamal Wiwoho, dilansir dari Antara, Kamis (22/7)

Menurut Jamal, pembelajaran tatap muka baru dapat dilaksanakan jumlah pertambahan kasus positif COVID-19 melandai dan mendapatkan izin dari Satgas COVID-19 Kota Surakarta. Adapun, mahasiswa yang diperbolehkan mengikuti PTM bertahap nantinya dibagi per angkatan.

"Dalam hal ini, jumlah mahasiswa setiap ruangannya dibatasi hanya 20-25 orang, mata kuliah yang diajarkan dalam sehari hanya dua, dan per mata kuliah durasinya 100 menit saja," katanya.

 Rektor UNS Jamal Wiwoho mengawasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SBMPTN, Senin (12/4). (MP/Ismail)
Rektor UNS Jamal Wiwoho mengawasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SBMPTN, Senin (12/4). (MP/Ismail)

Untuk saat ini, Jamal menambahkan dengan adanya pertambahan kasus COVID-19, pihaknya tidak mau mengambil risiko untuk mengikutsertakan mahasiswa baru dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UNS yang rencananya digelar pada 13 Agustus 2021.

Namun, lanjut Jamal, UNS akan mempertimbangkan dengan matang sesuai prinsip bersyarat dan bertahap jika nantinya sudah diperbolehkan menggelar PTM. Terkait hal itu, Rektor lagi-lagi menegaskan, tetap menyesuaikan apakah mahasiswa yang bersangkutan bersedia atau tidak.

"Kalau tidak mau ya jangan dipaksa. Ruangan juga terbatas, jadi tidak semua. Kalau besok semester satu atau tujuh yang tinggal lab. Kalau semester tujuh, sembilan dan sebelas ya boleh diujiankan secara luring," tutup orang nomor satu di UNS itu. (*)

Baca Juga:

SMBPTN Bukan Ajang Diskriminasi Disabilitas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Ungkap Kronologi Penghasutan hingga Kerumunan di Sidang Praperadilan Rizieq
Indonesia
Polisi Ungkap Kronologi Penghasutan hingga Kerumunan di Sidang Praperadilan Rizieq

Polda Metro Jaya menyampaikan jawaban atas permohonan praperadilan Rizieq tersebut.

Hindari Potensi Terjadinya Klaster COVID-19, PT KCI Tambah Frekuensi Perjalanan KRL
Indonesia
Hindari Potensi Terjadinya Klaster COVID-19, PT KCI Tambah Frekuensi Perjalanan KRL

Mulai Sabtu (1/8), PT KCI menambah lima perjalanan KRL di lintas Rangkasbitung-Tanah Abang PP.

Pemkot Jakarta Pusat Akui Angka Penderita COVID di Wilayahnya Tak Kunjung Turun
Indonesia
Pemkot Jakarta Pusat Akui Angka Penderita COVID di Wilayahnya Tak Kunjung Turun

Sebab, hal ini mesti dilakukan demi mengurangi penyebaran virus corona COVID-19

Auman Fahri di Tengah Keriuhan Politik
Indonesia
Auman Fahri di Tengah Keriuhan Politik

Menurut Fahri Hamzah, saat ini ada tiga penyakit umum yang masih menghinggapi perpolitikan Indonesia

PN Jaksel Lanjutkan Sidang Praperadilan Rizieq Shihab
Indonesia
PN Jaksel Lanjutkan Sidang Praperadilan Rizieq Shihab

Kuasa hukum Rizieq Shihab menyatakan akan menghadirkan saksi sekitar tiga hingga empat orang, termasuk saksi ahli

Fakta Ini Patahkan Isu Taliban Hingga 'Kadrun' di Tubuh KPK
Indonesia
Fakta Ini Patahkan Isu Taliban Hingga 'Kadrun' di Tubuh KPK

Sementara satu pegawai KPK beragama Budha yang juga dibebastugaskan yakni seorang penyelidik, Rieswin

Pemerintah Dinilai Berhak Perpanjang PPKM Darurat
Indonesia
Pemerintah Dinilai Berhak Perpanjang PPKM Darurat

Rencana pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menuai kontroversi.

Partisipasi Pemilih Pilkada Depok Naik 6,64 Persen
Indonesia
Partisipasi Pemilih Pilkada Depok Naik 6,64 Persen

KPU Kota Depok telah menggelar Rapat Pleno Terbuka Hasil rekapitulasi tingkat Kota Pilkada Depok 2020 dimana Pasangan Idris Imam unggul dengan perolehan 415.657 suara (55,55 persen).

Pangdam Pastikan Wisma Atlet Siapkan Ribuan Kamar untuk Pasien OTG di Jakarta
Indonesia
Pangdam Pastikan Wisma Atlet Siapkan Ribuan Kamar untuk Pasien OTG di Jakarta

Angka penularan COVID-19 di DKI Jakarta sangat tinggi dengan ribuan orang terpapar setiap harinya.

Hari Pertama Larangan Mudik, Terminal Pulogebang Cuma Berangkatkan 2 Bus
Indonesia
Hari Pertama Larangan Mudik, Terminal Pulogebang Cuma Berangkatkan 2 Bus

Kasihan juga kan bus-bus ini, kalau hanya satu penumpang