Universitas Kabul Diserang, Puluhan Tewas Ilustrasi - Lokasi penyerangan di American University of Afghanistan di Kabul, Afganistan, Kamis (25/8/2016). (REUTERS/Mohammad Ismail)

MerahPutih.com - Sejumlah orang bersenjata menyerbu Universitas Kabul, Senin (2/11). Peristiwa itu menewaskan sedikitnya 22 orang, termasuk beberapa mahasiswa di ruang kelas mereka.

Kelompok garis keras ISIS menyatakan berada di balik serangan itu, yang disebut Presiden Ashraf Ghani sebagai "tindakan teror yang tercela".

Dalam pesan video, Ghani, yang pernah mengajar di universitas tersebut mengumumkan hari berkabung nasional untuk menghormati para korban.

Baca Juga:

Video Mobil Tabrak Pintu Masjidil Haram

Ia juga menyampaikan "belasungkawa dan simpati yang mendalam kepada bangsa" dan keluarga para korban.

"Lembaga akademis ini masih membuat hati saya bergetar,” ujarnya. "Serangan hari ini membuat kita berduka."

Kementerian kesehatan menyatakan tiga penyerang menewaskan sedikitnya 22 orang, termasuk sejumlah mahasiswa, dan melukai 22 lainnya sebelum pasukan keamanan Afghanistan menembak mati orang-orang bersenjata itu.

Serangan tersebut diklaim oleh ISIS, menurut Amaq, kantor berita milik kelompok garis keras itu.

Situasi jalanan setelah serangan di Universitas Kabul, Afghanistan. (Foto: MP/Twitter @pajhwok)
Screenshot situasi jalanan setelah serangan di Universitas Kabul, Afghanistan. (Foto: MP/Twitter @pajhwok)

Amaq menyebutkan orang-orang bersenjata menargetkan acara di universitas tersebut yang diadakan untuk menandai akhir suatu kursus pelatihan.

Foto-foto yang dibagikan oleh seorang pejabat tinggi pemerintah memperlihatkan beberapa mahasiswa tewas terbaring di ruang kelas, beberapa meninggal di samping buku mereka. Dalam foto, seorang mahasiswa tampaknya ditembak saat dia memanjat keluar jendela.

"Mereka menembaki setiap mahasiswa yang mereka lihat ... Mereka bahkan menembaki para mahasiswa yang sedang lari menyelamatkan diri," kata saksi mata Fathullah Moradi kepada Reuters.

Kelompok gerilyawan Taliban mengeluarkan pernyataan mengutuk dan menyatakan sama sekali tidak terlibat dalam serangan terbaru itu.

Baca Juga:

Terinfeksi COVID-19, Menkes Brazil Kembali Masuk RS

Serangan pada Senin merupakan yang kedua kalinya terjadi terhadap sebuah lembaga pendidikan di ibu kota Afghanistan, hanya dalam waktu seminggu.

Pada 24 Oktober, seorang pengebom bunuh diri menewaskan 24 orang, termasuk beberapa pelajar remaja, di sebuah pusat pendidikan di Kabul. ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu, tanpa memberikan bukti.

Kekerasan telah melanda Afghanistan ketika para juru runding pemerintah dan Taliban melakukan serangkaian pertemuan di Qatar dalam upaya membuat kesepakatan perdamaian. Kekerasan juga berlangsung pada saat Amerika Serikat membawa pulang pasukannya.

Dalam sebuah unggahan di Twitter, Istana Kepresidenan mengumumkan satu hari berkabung pada Selasa.

Pada masa berkabung, bendera Afghanistan akan dikibarkan setengah tiang di negara itu dan di kantor-kantor diplomatiknya di seluruh dunia. (*)

Baca Juga:

Jumlah Pemilih Awal Pilpres Amerika Capai Rekor Tertinggi

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pakai Tabung Oksigen, Rizieq Shihab Jatuh Sakit di Penjara
Indonesia
Pakai Tabung Oksigen, Rizieq Shihab Jatuh Sakit di Penjara

Tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan Rizieq Shihab jatuh sakit di rumah tahanan Polda Metro Jaya.

Jokowi Pamer Sepeda Lokal Edisi Kemerdekaan
Indonesia
Jokowi Pamer Sepeda Lokal Edisi Kemerdekaan

Presiden Jokowi memulai aktivitas pagi dengan berolahraga dengan naik sepeda di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (16/8).

Peserta Aksi Hari Buruh Sukarela Ikuti Tes Usap Antigen
Indonesia
Peserta Aksi Hari Buruh Sukarela Ikuti Tes Usap Antigen

Polda Metro Jaya menyediakan dua tenda untuk tes usap antigen yakni di Silang Monas dan Patung Kuda tepatnya di depan gedung Indosa

Kapolda Metro Pastikan Segera Tangkap Rizieq Shihab
Indonesia
Kapolda Metro Pastikan Segera Tangkap Rizieq Shihab

"Terhadap para tersangka, penyidik Polda Metro Jaya akan melakukan penangkapan," kata Fadil

Sejumlah Petinggi Partai Temui Gibran Berhubungan dengan Restu Jokowi
Indonesia
Sejumlah Petinggi Partai Temui Gibran Berhubungan dengan Restu Jokowi

Sejumlah tokoh politik mendekati Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Pakar Hukum Nilai Perpres 14/2021 Tingkatkan Ketaatan Warga Ikuti Vaksinasi
Indonesia
Pakar Hukum Nilai Perpres 14/2021 Tingkatkan Ketaatan Warga Ikuti Vaksinasi

Terbitnya Perpres 14/2021 memiliki tujuan yang baik

UU Cipta Kerja Dinilai Bisa Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja
Indonesia
UU Cipta Kerja Dinilai Bisa Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja

Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) yang baru saja disahkan oleh Pemerintah dinilai bisa meningkatkan penyerapan tenaga kerja.

Manajemen KRL Minta Pemudik Idul Adha Balik Jakarta Hari Ini
Indonesia
Manajemen KRL Minta Pemudik Idul Adha Balik Jakarta Hari Ini

Di hari kerja persebaran pengguna KRL masih terfokus di pukul 05.00-08.00 WIB dan 16:00 - 20:00 WIB, selain di waktu tersebut KRL nampak lebih lengang.

Survei: Elektabilitas PDIP Tertinggi, Disusul Gerindra dan Golkar
Indonesia
Survei: Elektabilitas PDIP Tertinggi, Disusul Gerindra dan Golkar

Survei lembaga Paramater Indonesia menempatkan PDIP akan menjadi pemenang pemilu jika dilaksanakan pada tahun ini.

Tjahjo Pantau Pakaian Pegawai Pemerintah
Indonesia
Tjahjo Pantau Pakaian Pegawai Pemerintah

"Seluruh ASN diwajibkan berpakaian sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh instansi pusat dan juga pada instansi masing-masing," ujar Menteri Tjahjo.