Uniknya Penyelenggaraan Pagelaran Abang dan None 2020 di Tengah Krisis Corona Abang None Jakarta 2020 diselenggarakan dalam betasan protokol kesehatan. (Foto: Pemerintah kota Administrasi Jakarta Utara)

PANDEMI corona tidak menyurutkan kemeriahan pagelaran Abang dan None Jakarta Utara pada Rabu (12/8). Meskipun kemeriahannya tetap sama, ada yang berbeda dari pagelaran Abang dan None tahun ini. Demi mendukung new normal dan menekan penyebaran virus corona, para peserta dan penyelenggara tetap menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Perbedaan bukan hanya dari pemberlakuan protokol kesehatan saja. Pemilihan Abang dan None 2020 terpaksa ditiadakan dan digantikan oleh inagurasi tingkat kota. Sebanyak 30 peserta mengikuti inagurasi di Ruang Bahari, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara.

Baca Juga:

Ketika Pelukis Indonesia Hadiahi 'Anjing Laut' ke Ratu Inggris

abang none
Abang None Jakarta 2020 tetap menjalankan protokol kesehatan. (Foto: Pemerintah kota Administrasi Jakarta Utara)

"Sebelum pandemi, tepatnya Februari 2020 proses pemilihan Abang dan None sudah berjalan setengahnya," ungkap Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Administrasi Jakarta Utara, Wiwik Satriani. Walaupun terpaksa dihentikan, pembekalan tetap dilakukan secara daring.

Wiwik tak bisa menutupi kekagumannya akan ketangguhan para Abang dan None 2020. "Tahun ini istimewa karena semua finalis bisa survive di era pandemi COVID-19," pujinya. Walaupun di tahun ini tidak ada penentuan juara, Wiwik menegaskan bahwa semua finalis mendapatkan status dan kewajiban yang sama dalam ikatan keluarga besar Abang None Jakarta Utara.

Baca Juga:

Alasan Jakarta Jadi Ibu Kota Indonesia

abang none
Tidak ada inaguarasi pada Abang None Jakarta 2020. (Foto: Pemerintah kota Administrasi Jakarta Utara)

"Pandemi COVID-19 telah merubah wajah dunia, tak terkecuali Indonesia. Kita harus bisa menyesuaikan dengan situasi yang ada termasuk dalam melaksanakan inagurasi Abang dan None Jakarta Utara," tutur Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko.

Sebagai representatif Jakarta Utara, Abang dan None diharapkan tidak hanya mampu mempromosikan berbagai obyek wisata di Jakarta Utara tetapi juga mampu membawa pengaruh positif bagi masyarakat. "Mereka juga mengkampanyekan protokol kesehatan sehingga masyarakat tetap sehat, aman dan produktif," ujarnya. (avia)

Baca Juga:

Mengenal Karakter Tiga Wilayah Jakarta yang Sangat Terasa Warnanya

Kredit : iftinavia

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH