Unesa Berikan Beasiswa buat Atlet Paralimpiade Indonesia Defile Kontingen Indonesia pada Pembukaan Paralimpiade Tokyo 2020. ANTARA/HO/NPC

MerahPutih.com - Para atlet Paralimpiade Indonesia yang tengah berjuang dalam ajang Paralimpiade Tokyo 2020 berkesempatan mengikuti program pendidikan gratis yang diselenggarakan Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Penyerahan program pendidikan itu dilakukan oleh Rektor Unesa Prof. Nurhasan bersama dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Supratomo kepada salah seorang atlet bulu tangkis Indonesia asal Jawa Timur, Khalimatus Sa'diyah, yang sedang berada di Tokyo.

Baca Juga

Pembukaan Paralimpiade 2020, Tim Indonesia Pamerkan Beragam Busana Adat Daerah

Kepada Khalimatus, Nurhasan berpesan agar ia dapat bertanding senyaman mungkin, tanpa beban dan tanpa tekanan.

"Urusan juara itu bonus, yang penting nikmati pertandingan dengan sepenuh hati, lakukan yang terbaik, dan hasilnya pun akan baik. Sampaikan kepada teman-teman lain, kami di sini terus mendukung dan mendoakan yang terbaik," tutur Nurhasan di Surabaya, Rabu (25/8).

Pria yang akrab disapa Cak Hasan itu mengaku bangga mendengar nama putra-putri Jatim dan Indonesia bisa sampai di Tokyo dan berjuang di ajang bergengsi tersebut.

Sebagai bentuk apresiasi, ia mengatakan Unesa akan memberikan penghargaan berupa program pendidikan gratis, baik S1 maupun S3, kepada atlet-atlet Indonesia yang tampil di Paralimpiade Tokyo 2020.

"Sepulangnya dari Tokyo, mau juara atau tidak, teman-teman yang berminat studi, monggo di Unesa, kami siapkan gratis, mau S1 atau S2, silakan. Ini sudah dibicarakan sama Pak Menpora (Zainudin Amali). Untuk para atlet, kami berikan yang terbaik, sebagaimana usaha terbaik yang mereka upayakan untuk Indonesia," ucap Nurhasan.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan pendidikan gratis itu juga merupakan wujud apresiasi kepada para atlet serta sebagai bentuk kolaborasi untuk Jatim dan Indonesia yang lebih berprestasi.

Kontingen Paralimpiade 2020 Indonesia. Foto: Twitter
Kontingen Paralimpiade 2020 Indonesia. Foto: Twitter

Menurut dia, tidak mudah menjadi seorang atlet, apalagi untuk tampil di ajang internasional karena butuh proses dan usaha tanpa henti agar mampu melewati setiap tantangan yang dihadapi.

"Ini (program pendidikan gratis) adalah wujud dukungan Unesa sebagai kampus yang ramah disabilitas, termasuk kepada para atlet Paralimpiade Indonesia. Selain itu, Unesa juga terus mengembangkan pendidikan dan layanan bagi anak-anak disabilitas dengan menggandeng beberapa pihak luar negeri, termasuk Spanyol," katanya.

Sementara itu, Kadispora Jatim Supratomo menyatakan pihaknya bersama Unesa akan terus bersinergi untuk terus memajukan prestasi olahraga Jatim dan juga Indonesia.

"Terima kasih kepada Unesa, ini (program pendidikan gratis) adalah apresiasi yang luar biasa untuk para atlet. Kami bangga kepada Khalimatus dan teman-teman lain di Tokyo. Tetap fokus dan yakin pasti bisa, itu paling penting," ujar Supratomo.

"Berlatihlah seperti kamu bertanding, dan bertandinglah seperti kamu berlatih," pungkasnya. (*)

Baca Juga

Jadwal Tanding Kontingen Merah Putih di Paralimpiade Tokyo 2020

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: IDI Nyatakan Tidak Ada Pandemi COVID-19
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: IDI Nyatakan Tidak Ada Pandemi COVID-19

Worldometers, hingga 23 Maret 2021, Swedia telah mencatatkan jumlah kasus Covid-19 sebanyak 744.272 orang dengan kematian 13.262 orang.

Guru Mulai Divaksin, Belajar Tatap Muka Diharap Dimulai Semester 2
Indonesia
Guru Mulai Divaksin, Belajar Tatap Muka Diharap Dimulai Semester 2

Presiden menargetkan, pada Juni mendatang vaksinasi bisa dilakukan terhadap 5 juta guru atau tenaga pendidik, sesuai target.

Mabes Polri Segera Panggil Novel Baswedan cs Bahas Perekrutan Jadi ASN
Indonesia
Mabes Polri Segera Panggil Novel Baswedan cs Bahas Perekrutan Jadi ASN

Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono menyampaikan pertemuan tersebut akan dilakukan jika mekanisme perekrutan dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait telah rampung.

Anies Manut Arahan Luhut Panjaitan Perkara Oksigen untuk Medis
Indonesia
Anies Manut Arahan Luhut Panjaitan Perkara Oksigen untuk Medis

Pemprov DKI kini fokus memenuhi kebutuhan oksigen bagi rumah sakit

Jaksa Agung Siapkan Sanksi Tegas Agar Ada Efek Jera Pelanggar Prokes
Indonesia
Jaksa Agung Siapkan Sanksi Tegas Agar Ada Efek Jera Pelanggar Prokes

"Memastikan sanksi yang dijatuhkan tersebut mampu memberikan efek jera baik kepada pelaku maupun anggota masyarakat lainnya," kata Burhanuddin

Dua Tahun Kabinet Indonesia Maju, BEM SI Soloraya Kritik Kinerja Nadiem
Indonesia
Dua Tahun Kabinet Indonesia Maju, BEM SI Soloraya Kritik Kinerja Nadiem

BEM mengkritik keras kinerja Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim.

Mulai Sabtu Besok, Jalan TB Simatupang dan Antasari Ditutup
Indonesia
Mulai Sabtu Besok, Jalan TB Simatupang dan Antasari Ditutup

Perluasan titik karena masih banyak warga yang mengakali pos penyekatan yang sudah ada.

Antisipasi Klaster Keluarga, Pemkot Surabaya Dirikan RS Darurat di Tiap Kelurahan
Indonesia
Antisipasi Klaster Keluarga, Pemkot Surabaya Dirikan RS Darurat di Tiap Kelurahan

Pemerintah Kota Surabaya akan menambah rumah sakit darurat di setiap kelurahan guna menekan sebaran klaster keluarga.

Data Polri Diretas, Penyelesaian RUU PDP Makin Mendesak
Indonesia
Data Polri Diretas, Penyelesaian RUU PDP Makin Mendesak

“Saat ini pembahasan RUU belum diperpanjang, karena masih menunggu perpanjangan masa sidang. Kita harus menunggu sampai terjadi berapa lagi kasus kebocoran data?” kata Irine

Moeldoko Bocorkan Alasan Jokowi Pilih Komjen Listyo Jadi Kapolri
Indonesia
Moeldoko Bocorkan Alasan Jokowi Pilih Komjen Listyo Jadi Kapolri

Moeldoko memastikan bahwa dalam memilih nama calon Kapolri, Presiden telah membuat penilaian secara luas, baik dari jarak dekat, jarak jauh, penilaian keseharian, hingga pengalaman-pengalaman empiris calon.