Underpass Senen Ditutup Hingga Juli, Begini Pengalihan Lalu Lintasnya Ilustrasi: Polisi mengarahkan pengendara sepeda motor agar tidak melewati jalan Gatot Subroto, kawasan Gedung MPR/DPR, Jakarta, Selasa (20/10). (FOTO ANTARA/Yudhi Mahatma/nz/09)

Merahputih.com - Underpass Senen mengarah ke Monas, Jakarta Pusat kembali ditutup sementara mulai Selasa (30/6) hingga satu bulan kedepan. Seluruh kendaraan yang melintas dari arah Jalan Letjen Suprapto dialihkan untuk melalui jalur atas atau melewati rel kereta api.

"Ia (ditutup) selama sebulan. Arus yang dari Cempaka Putih dialihkan lewat atas rel kereta api," kata Kasatlantas Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (30/6).

Baca Juga:

Pedagang Pakaian Bekas Senen Direlokasi ke Pasar Kenari 1 Desember

Guna menghindari antrean kendaraan lantaran jalur yang sempit di sana, para pengendara dari arah Pulogadung diminta melewatu jalur alternatif guna menuju kawasan Senen.

Belum lagi jalur kereta api juga dibuka tutup setiap kereta Commuter Line melintas pasti akan mengganggu laju kendaraan sehingga diminta mencari jalur alternatif lain.

Pihaknya bersama dengan Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Pusat sendiri telah melakukan sosialisasi sebelum penutupan kembali dilakukan.

"Sudah disosialisasikan ini penutupan untuk penyambungan terowongan. Kan banyak jalan (untuk ke Senen) lewat Galur kiri atau lewat Matraman," ujar dia.

Suasana pedagang kaki lima yang menjajakan barang dagangannya di trotoar dan badan Jalan Senen Raya, Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019). (ANTARA/Livia Kristianti)
Suasana pedagang kaki lima yang direlokasi karena adanya pekerjaan perbaikan Underpass Senen, di Jalan Senen Raya, Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019). (ANTARA/Livia Kristianti)

Untuk diketahui, Jalur Underpass Senen yang mengarah ke Monas, Jakarta Pusat juga sempat ditutup selama 10 hari, pada 28 April 2020. Semua ini dilakukan lantaran ada pekerjaan proyek Underpass Senen Extension. Proyek ini telah dilakukan sejak 1 Januari 2020 dan diperkirakan rampung 30 Desember 2020.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan jalur alternatif buntut penutupan sementara kembali Jalur Underpass Senen yang mengarah ke Monas, Jakarta Pusat. Hal itu, untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di Simpang Senen.

"Pengendara dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan di jalan," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

Baca Juga:

Dapat Penolakan, Pemkot Jakpus Batal Relokasi PKL Senen ke Pasar Kenari

Sambodo merinci, kendaraan dari arah Timur atau Pulogadung dapat melalui jalur alternatif yang disiapkan yakni dari Jalan Letjend Suprapto-Jalan Tanah Tinggi Barat-Jalan Benyamin Sueb (menuju Ancol)-Jalan Kemayoran Gempol-Jalan Garuda-Jalan Bungur Raya-Jalan Gunung Sahari 3-Jalan Gunung Sahari-Jalan Budi Utomo menuju Tugu Tani atau Jalan Salemba Raya menuju Matraman.

Untuk itu, para pengendara diimbau menghindari ruas jalan tersebut. Pengendara diharap maklum atas penutupan ini. Penutupan akan dilakukan selama sebulan dimulai dari hari ini. Penutupan terkait proyek Underpass Senen Extension. "Kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut," ucap dia. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH