UN Water Prediksi Dunia Alami Kelangkaan Air pada 2025 Sangat mengerikan bila air menjadi langka. (Foto: Pixabay/JerzyGorecki)

AKSES air bersih yang terjangkau memberi manfaat di berbagai aspek kehidupan. Ini sangat penting untuk kesehatan manusia, lingkungan yang sehat, pengurangan kemiskinan, ekonomi yang berkelanjutan, serta perdamaian dan keamanan.

Sayangnya, lebih dari 40% populasi manusia tidak memiliki akses air bersih yang cukup. Menurut UN-Water, sebanyak 1,8 miliar orang diprediksi akan tinggal di negara atau wilayah dengan kelangkaan air mutlak pada 2025.

Baca Juga:

Ganti Istilah 'Perubahan Iklim' Menjadi 'Krisis Iklim'

air
Air secara langsung mempengaruhi banyak isu penting. (Foto: Unsplash/Alexandre Lecocq)

Air secara langsung mempengaruhi banyak isu penting untuk mempromosikan pembangunan berkelanjutan, termasuk ekonomi, pertanian, kesehatan, perdagangan, energi, dan perdamaian dan keamanan. Kekurangan air merupakan ancaman besar bagi beberapa sektor, termasuk ketahanan pangan. Itu karena pertanian menggunakan sekitar 70% dari air tawar yang dapat diakses di dunia.

Di antara seluruh negara di dunia, dampak paling besar dirasakan oleh masyarakat di negara berkembang. Negara mereka berpotensi kekurangan air, banjir dan kualitas air yang buruk. Sebanyak 80% penyakit yang muncul di negara berkembang terkait dengan air dan sanitasi yang tidak memadai.

Di banyak negara, polusi atau naiknya permukaan air laut mencemari sumber air terpercaya. Stres air dan kurangnya sanitasi secara tidak proporsional mempengaruhi perempuan dan anak perempuan. Faktor-faktor tersebut dapat mengubah kesehatan, keselamatan, dan kesempatan mereka untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi.

Perempuan dan anak perempuan seringkali menjadi pengelola utama sumber daya alam, terutama untuk keperluan rumah tangga dan pertanian skala kecil. Mereka adalah agen perubahan utama dalam praktik pengelolaan air berkelanjutan.

Permasalahan kelangkaan air bersih bukan hanya skala regional tetapi global. Oleh karena itu, negara-negara lain di bawah payung Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) coba mengatasi itu.

Baca Juga:

Krisis Iklim Pengaruhi Kesehatan Jantung Janin

air
Meningkatkan pengelolaan dan kualitas sumber daya air. (Foto: Pexels/Pixabay)

Hal tersebut tampak dari Agenda 2030 PBB untuk Pembangunan Berkelanjutan yang salah satu isinya secara khusus bertujuan untuk memastikan akses ke air dan sanitasi untuk semua. Salah satu upayanya yakni meningkatkan pengelolaan dan kualitas sumber daya air.

Kemudian melibatkan masyarakat dan termasuk perempuan dan anak perempuan, memastikan bahwa masyarakat memiliki akses ke air minum yang aman dan terjangkau serta sanitasi dan kebersihan yang memadai. Selain itu PBB juga berupaya melindungi dan memulihkan ekosistem yang berhubungan dengan air. Tidak hanya itu, ada pula dukungan nyata untuk inisiatif air di negara berkembang.

Selain negara-negara di bawah bendera PBB, Kanada juga menjadi salah satu negara yang kerap menunjukkan inisiatif ketersediaan air bersih. Misalnya, antara tahun 2005 dan 2017 Kanada menyediakan $40 juta untuk Fasilitas Air Afrika. Pendanaan ini mendukung investasi infrastruktur air di negara-negara rapuh dan pasca-konflik di program Enhanced WASH in Schools and Communities di Ghana.

Mereka juga memberi sekolah dan anak-anak akses ke layanan air, sanitasi dan kebersihan yang lebih baik ($17,9 juta, 2011 hingga 2018). Prakarsa Inovasi dan Mobilisasi Ketahanan Pangan di Peru, Bolivia dan Burkina Faso serta meningkatkan akses ke sumber daya air tanah ($17 juta (Rp242,5 miliar) di tahun 2015 hingga 2020).

Hal ini dilakukan melalui penggunaan teknologi inovatif seperti ekstraksi air melalui pompa tangan dan teknologi rumah kaca hidroponik. Ini meningkatkan ketahanan pangan dan mengurangi penggunaan air di musim kemarau. (avia)

Baca Juga:

Kenali Sejumlah Penyebab Krisis Air Global

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rayakan Hari Ayah Sedunia dengan Menonton Empat Film Ini
ShowBiz
Rayakan Hari Ayah Sedunia dengan Menonton Empat Film Ini

Supaya makin terasa 'vibes'nya, coba deh tonton empat film tentang ayah ini.

India Minta Facebook dan Twitter Hapus Unggahan Kritik COVID-19
Fun
India Minta Facebook dan Twitter Hapus Unggahan Kritik COVID-19

India meminta sejumlah media sosial seeperti Facebook dan Twitter, untuk menghapus seluruh unggahan yang mengkritik tentang pemerintah, khususnya soal penanggulangan pandemi COVID-19

Jeff Bezos dan Elon Musk Pecahkan Rekor Kekayaan Baru di Tengah Pandemi
Fun
Jeff Bezos dan Elon Musk Pecahkan Rekor Kekayaan Baru di Tengah Pandemi

Orang terkaya dunia Jeff Bezos dan Elon Musk, memecahkan rekor kekayaan baru di tahun 2020, di mana dunia tengah dilanda pandemi Virus COVID-19

Pengembang PUBG akan Bikin Game Terinspirasi Novel
Fun
Pengembang PUBG akan Bikin Game Terinspirasi Novel

Game ini masih dalam tahap awal pengerjaan.

RAPOT Kembali Temani Bulan Ramadhan dengan ‘Mau Gak Mau Season 2’
ShowBiz
RAPOT Kembali Temani Bulan Ramadhan dengan ‘Mau Gak Mau Season 2’

Setelah sukses dengan musim pertama program seri Mau Gak Mau yang tayang pada Ramadhan 2020 dengan total 30 episode.

Bukan Hanya Jadi Makanan, Mayonaise Punya Segudang Manfaat Lain
Fun
Bukan Hanya Jadi Makanan, Mayonaise Punya Segudang Manfaat Lain

Berikut segudang kegunaan mayonaise yang mungkin belum kamu ketahui sebelumnya.

Mengenal Leadless Pacemaker, Alat Pacu Jantung Tanpa Operasi
Fun
Mengenal Leadless Pacemaker, Alat Pacu Jantung Tanpa Operasi

Leadless Pacemaker merupakan alat pacu jantung tanpa operasi, yang berfungsi memacu jantung untuk berdenyut secara normal

10 Juta PlayStation 5 Terjual, Sony Cetak Sejarah
Fun
10 Juta PlayStation 5 Terjual, Sony Cetak Sejarah

Penjualan konsol tertinggi Sony dalam sejarah.

Serial TV Harry Potter akan Dibuat, Penggemar Murka
ShowBiz
Serial TV Harry Potter akan Dibuat, Penggemar Murka

Ide-ide luas telah dibahas dalam pertemuan tahap awal.