Umat Siap Ribut Dengan Polisi Jika Tak Keluarkan SP3 Untuk Rizieq Habib Rizieq Shihab. (MerahPutih.com/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Ketua Panitia Penyambutan Rizieq Shihab, Eggi Sudjana meminta Polri mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) untuk kasus chat berkonten pornografi yang menjerat Rizieq.

"Ini kewenangan kepolisian untuk SP3 jika berkenan," kata Eggi, saat jumpa pers di kantornya di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (10/2).

Eggi mengatakan, pihaknya tidak akan mempermasalahkan jika polisi tidak mengeluarkan SP3. Asalkan, polisi tidak melakukan penangkapan terhadap Rizieq.

"Kalo nggak keluar (SP3) habib (Rizieq) diapa-apain, ya resiko ribut sama umat," tegasnya.

Karena itu, Eggi berharap pemerintah dan polisi menghormati kepulangan Rizieq ke Tanah Air. Pasalnya, kepulangan Rizieq merupakan permintaan dari Persaudaraan Alumni 212.

"Maka sudikiranya pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi dan jajarannya, Kapolri dan Menkopolhukam, hormati kehadiran sebagai bapak bangsa juga," pungkasnya.

Sebagai informasi, Rizieq saat ini tengah terjerat kasus chat berkonten pronografi bersama Firza Husein. Kasus ini bermula dari adanya situs 'baladacintarizieq' yang memuat percakapan berkonten pornografi serta sejumlah foto-foto Firza tanpa busana.

Dalam kasus ini, pihak kepolisian telah menetapkan Firza sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 4 ayat 1 junto 29 dan atau Pasal 6 junto 32 dan atau Pasal 8 junto 34 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi.

Sementara Rizieq dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 35 Undang-undang nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Keduanya terancam hukuman di atas 5 tahun penjara. (Pon)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH