Ulama Klaim Sudah Siap Jika DPR Gagal Golkan RUU Perlindungan Tokoh Agama Ketua Umum Wahdah Islamiyah yang juga Wakil Sekretaris MUI, Muhammad Zaitun Rasmin (PKS.id)

Merahputih.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah Zaitun Rasmin menegaskan bahwa ada atau tidaknya RUU perlindungan tokoh dan Simbol Agama yang kini tengah dibahas DPR. para ulama akan selalu menyiarkan ajaran agama.

"Karena itu harus ada perlindungan dan kalau bisa di UU kan silahkan itu bagus, Tapi kalau tidak ulama sudah siap kok apapun risikonya," kata Zaitun, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/12)..

Baca Juga:

Jokowi Berikan Grasi ke Annas Maamun, PKS: Mengapa Ba'asyir Tidak!

Meski begitu, Wakil Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menyatakan aturan tersebur memang sangat diperlukan. Karena, saat pemuka agama dalam memberi pencerahan terhadap umat masih ada yang beranggapan berbeda.

"Wajib, karena kadang-kadang orang salah paham tokoh-tokoh agama menyampaikan justru menyampaikan kebenaran tapi ada orang-orang yang tidak suka," ucap dia Terkait apakah RUU yang masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR 2020 akan membuat para tokoh pemuka agama terkekang, Zaitun berharap DPR dan pemerintah dalam membahas poin-poin atau pasal-pasal melibatkan ormas islam dan tokoh untuk mendapatkan masukan.

"Mudah mudahan tidak. Kami berharap DPR dan pemerintah dapat membuat UU yang terbaik melindungi tokoh ulama tokoh agama tokoh politik selama mereka berjuang untuk kemaslahatan bangsa,"pungkasnya.

Baca Juga:

PKB-PKS-PDIP Komitmen Tak Calonkan Koruptor di Pilkada Serentak 2020

Diketahui, DPR melalui Badan Legislasi (Baleg) pada pekan lalu telah menetapkan benerapa RUU masuk kedalam prolegnas Prioritas dah akan dituntaskan pada 2020.

Dari lima puluh RUU salah satunya RUU tentang perlindungan tokoh agama, dan simbol agama RUU tentang perlindungan Kyai dan guru Ngaji. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH