Ulama NU Tetap Sokong Jokowi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (ketiga kanan) didampingi sejumlah ulama memberikan sambutan pada Halaqah Ulama Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Aji Styawan

MerahPutih.com - Keinginan Muhaimin Iskandar untuk mendampingi Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon wakil presiden belum mendapatkan tanggapan dari orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Meskipun nantinya Jokowi tidak memilih Muhaimin, para ulama Nahdlatul Ulama akan tetap menyokong mantan Wali Kota Solo itu di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Dalam pengamatan saya, tanpa didampingi Muhaimin Iskandar pun, ulama NU tetap berada di belakang Jokowi pada Pilpres 2019," kata pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr Ahmad Atang, seperti dilansir Antara, hari ini.

Cak Imin (tengah) saat pidato politik pada Rakornas LPP DPP PKB di Kantor DPP PKB, Jakarta, Sabtu (29/4). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) saat ini ngotot mendorong Muhaimin Iskandar menjadi bakal calon Wakil Presiden mendampingi Joko Widodo pada Pilpres 2019, dan PKB akan memunculkan poros baru jika Jokowi tak bersedia menerima pinangan Muhaimin.

Ahmad Atang mengatakan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar adalah tokoh muda yang produktif, tetapi dukungan politik tidak terlalu signifikan jika partai mendorongnya untuk mendampingi Jokowi.

"Dan PKB bukan partai yang jumlah kursinya besar di parlemen saat ini. Jadi tanpa Muhaimin, ulama NU tetap berada di belakang Jokowi," katanya menjelaskan.

Muhaimin Iskandar mengklaim bahwa partai yang dipimpinnya sudah secara bulat mendukungnya sebagai bakal calon Wakil Presiden mendampingi Joko Widodo dalam ajang Pemilu Presiden-Wakil Presiden periode 2019-2024.

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menyambut kedatangan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di Widya Chandra, Jakarta, Selasa (8/5). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

"Sudah (resmi). Atas nama PKB saya sendiri yang mengumumkan, kita mengumumkan mendukung Pak Jokowi berpasangan dengan saya," kata Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, setelah menyambangi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Jakarta, Selasa, (9/5).

Dukungan PKB terhadap Jokowi, kata Cak Imin, bukan tanpa syarat, sebaba dirinya sudah bersikukuh untuk menjadi Cawapres mendamping Jokowi.

Ketika disinggung, apa dampak jika Jokowi tidak memilihnya, Cak Imin enggan berkomentar.

Cak Imin mengaku sangat optimistis dipercaya menjadi Cawapres mendampingi Jokowi di Pilpres 2019.

Dia mengaku sedang melakukan safari politik ke sejumlah pimpinan partai politik untuk meminta dukungan agar proses pencalonannya berjalan mulus. (*)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH