Ulama Laporkan Megawati ke Polda Jatim, Lho Ada Apa?
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (MP/ Dery Ridwansah)
MerahPutih.com - Beberapa Ulama Madura melaporkan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri ke Polda Jawa Timur, Rabu atas pidatonya di HUT PDIP ke-44 Januari 2017.
Juru bicara Ulama Madura Ustaz Saifudin mengemukakan, ulama Madura diwakili pengasuh Pondok Pesantren Al Ishlah, Pamekasan KH M Ali Salim melaporkan Presiden ke-5 itu karena pidatonya di HUT PDIP ke-44 yang mengatakan seakaan-akan setelah hari kiamat tidak ada dan hanya peramal.
"Kiai setelah mendengar dari hal itu dari santri, akhirnya membuka Youtube dan melaporkan yang bersangkutan ke polisi, walau agak terlambat" kata Saifudin seperti dikutip dari Antara, Rabu (8/11).
Sementara itu, kuasa hukum Ulama Madura Andry Ernawan mengatakan pihaknya telah menerima Tanda bukti lapor dengan nomor TBL/1447/XI/2017/UM/JATIM pada Rabu 8 November 2017.
"Sebelumnya tadi kami sudah komunikasi, ada adu argumentasi dan akhirnya diterima laporannya," kata Andry.
Bersamaan dengan pelaporan itu, pihaknya juga membawa bukti laporan yang diserahkan ke polisi yakni CD yang isinya rekaman video pidato Ketum Megawati saat pidato dalam rangka HUT ke-44 PDIP di Jakarta pada Januari 2017 lalu.
"Kami melaporkan dugaan, barang siapa di muka umum menyatakan perasaan, permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap sesuatu atau beberapa golongan penduduk Negara Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 156 KUHP," kata Andry. (*)
Bagikan
Berita Terkait
PDIP Dorong Anggaran MBG Diefisiensikan untuk Dana Darurat Bencana di Daerah
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting