Ukraina Desak Negara Demokratis Segera Boikot Minyak Rusia Seorang wanita membawa kucingnya saat berjalan melewati sejumlah gedung yang hancur oleh serangan bom Rusia, di tengah serbuan negara tersebut di Ukraina, di Borodyanka, wilayah bagian Kiev, Ukraina,

MerahPutih.com - Pemerintah Ukraina mendesak negara negara terutama Eropa, untuk segera menyepakati embargo minyak Rusia. Hal ini sebagai langkah agar Moskow segera melakukan perundingan dengan Kiev.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menegaskan, penunda langkah boikot minyak dari Rusia, akan mengorbankan nyawa rakyat Ukraina. Selain itu, Zelenskyy meminta bank-bank Rusia diblokir sepenuhnya dari sistem keuangan internasional.

Baca Juga:

Indonesia Konsisten Suarakan Penghentian Perang Rusia dan Ukraina

Zelenskyy mengatakan, Moskow meraup banyak uang dari ekspor minyak sehingga mereka tak perlu menanggapi serius perundingan damai.

"Beberapa politisi masih tak mampu memutuskan bagaimana membatasi aliran dolar dan euro dari minyak ke Rusia agar tak membahayakan ekonomi mereka sendiri," kata Zelenskyy dikutip Antara.

Presiden yakin, jika embargo minyak akan tetap diberlakukan oleh berbagai negara yang tidak mendukung perang.

"Satu-satunya pertanyaan adalah berapa lagi pria Ukraina, berapa lagi wanita Ukraina, yang akan dibunuh oleh militer Rusia agar Anda, politisi-politisi tertentu –dan kami tahu Anda siapa– mengambil keputusan," kata dia.

Rusia menyebut agresinya di Ukraina sebagai "operasi militer khusus" untuk melakukan demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina, sebuah dalih yang ditolak Ukraina dan pemerintah Barat.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melakukan wawancara dengan beberapa media Rusia melalui tautan video, saat serangan Rusia terhadap Ukraina berlanjut, di Kiev, Ukraina, 27 Maret 2022. ANTARA/HO-Kepresidenan Ukraina via REUTERS/as
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melakukan wawancara dengan beberapa media Rusia melalui tautan video, saat serangan Rusia terhadap Ukraina berlanjut, di Kiev, Ukraina, 27 Maret 2022. ANTARA/HO-Kepresidenan Ukraina via REUTERS/as

Invasi Rusia di Ukraina yang memasuki pekan keenam itu telah memaksa lebih dari empat juta orang mengungsi, membuat ribuan orang tewas dan terluka, serta menghancurkan kota-kota.

Amerika Serikat mengincar bank-bank dan para elite Rusia dengan meluncurkan gelombang sanksi baru pada Rabu (6/4). Zelenskyy mengatakan langkah itu spektakuler tapi belum cukup.

Tekanan pada Rusia terus dilakukan, Otoritas Yunani akan meminta 12 diplomat Rusia untuk angkat kaki dari negara mereka sebagai tanggapan atas perang di Ukraina, dan memasukannya sebagai "persona non grata".

Sejumlah negara seperti Italia, Swedia, Spanyol dan Denmark mengumumkan langkah serupa pekan ini.

Komisi Eropa pada Selasa (5/4) mengusulkan sanksi tambahan terhadap Rusia, termasuk larangan impor batu bara. (*)

Baca Juga:

32 WNI Memilih Tetap Tinggal di Ukraina

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hari Ini Vaksin Keliling Berada di Jakbar dan Jakpus, Cek Lokasinya
Indonesia
Hari Ini Vaksin Keliling Berada di Jakbar dan Jakpus, Cek Lokasinya

Hari ini ada 8 titik lokasi sasaran vaksin keliling.

Jokowi Pasang Target Indonesia Masuk Peringkat 3 Besar di SEA Games Vietnam
Indonesia
Jokowi Pasang Target Indonesia Masuk Peringkat 3 Besar di SEA Games Vietnam

Indonesia peringkat ke-5 di SEA Games Singapura (2015) dan Malaysia (2017), sedangkan SEA Games terakhir Filipina (2019) naik satu jadi peringkat 4.

Ini Penyebab Masyarakat Kesulitan Cari Obat Rujukan COVID-19
Indonesia
Ini Penyebab Masyarakat Kesulitan Cari Obat Rujukan COVID-19

Dinkes Kota Bandung telah berkoordinasi dengan BPOM perihal obat-obatan yang menjadi rujukan untuk pasien terpapar COVID-19 dengan gejala ringan.

Akui Krisis Ukraina Perang Dunia III, AS Tegaskan tak akan Ikut Bertempur
Dunia
Akui Krisis Ukraina Perang Dunia III, AS Tegaskan tak akan Ikut Bertempur

Namun, Biden berjanji AS akan membantu dan memastikan Ukraina memiliki persenjataan untuk melawan Rusia

Polri Ungkap Alasan Belum Dilakukan Pemecatan terhadap Irjen Napoleon
Indonesia
Polri Ungkap Alasan Belum Dilakukan Pemecatan terhadap Irjen Napoleon

Irjen Napoleon Bonaparte belum dipecat dari institusi kepolisian meskipun tersandung beberapa kasus pidana.

KPK Dalami Aliran Duit Korupsi DID Tabanan Bali
Indonesia
KPK Dalami Aliran Duit Korupsi DID Tabanan Bali

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mendalami dugaan adanya aliran uang yang mengalir ke sejumlah pihak terkait perkara ini.

Masih Ada Obligator BLBI Enggan Bayar Hutang
Indonesia
Masih Ada Obligator BLBI Enggan Bayar Hutang

"Aset dalam bentuk tanah 15,2 juta hektar yang beli, 5,2 juta hektar sudah kita kuasai langsung kembali," ucap Menko Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), Mahfud MD.

Hadiri Rakernas PDIP, Jokowi Disambut Prananda
Indonesia
Hadiri Rakernas PDIP, Jokowi Disambut Prananda

Jokowi menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDI Perjuangan (PDIP) yang dilaksanakan di Sekolah Partai, Lenteng Agung.

Jakarta PPKM Level 1, Mal Dibuka Kapasitas 100 Persen Sampai Jam 10 Malam
Indonesia
Jakarta PPKM Level 1, Mal Dibuka Kapasitas 100 Persen Sampai Jam 10 Malam

Pemprov DKI Jakarta melonggarkan sejumlah sektor seiring dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1.

 Airlangga: Transmisi COVID-19 Sedikit Berkurang
Indonesia
Airlangga: Transmisi COVID-19 Sedikit Berkurang

Sumber transmisinya sebesar 99,5 persen dari transmisi lokal, dan hanya 0,5 persen dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).