Uji Kelayakan Jenderal Andika Perkasa Diperkirakan Kelar Dalam Sehari Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa (ANTARA/HO-TNI AD)

MerahPutih.com - Komisi I DPR akan melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa, Jumat (5/11).

Diperkirakan, uji kelayakan dan kepatutan Jenderal Andika Perkasa tak akan lebih dari satu hari.

Baca Juga:

Tersebar sampai AS, Harta Calon Panglima TNI Didominasi Rumah Hibah tanpa Akta

"Kalau berdasarkan pengalaman sebelumnya, uji kelayakan tidak lebih dari satu hari karena calon tunggal. Kalau calonnya lebih dari satu, uji kelayakan bisa lebih dari sehari," ujar Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, Kamis (4/11).

Dasco mengatakan Badan Musyawarah (Bamus) DPR telah memutuskan bahwa rangkaian uji kelayakan calon Panglima TNI dimulai Kamis (4/11) yang diawali dengan Rapat Internal Komisi I DPR.

Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa di Puslatpur Amborawang, Samboja, Kaimantan Timur, Kamis 12/8/2021. (novi abdi/Antara)
Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa di Puslatpur Amborawang, Samboja, Kaimantan Timur, Kamis 12/8/2021. (novi abdi/Antara)

Ia berharap, uji kelayakan dan kepatutan berjalan lancar. "Dan tidak ada kendala apa pun," beber dia.

Bamus DPR telah mengadakan rapat pada Rabu (3/11) sore dengan hasil uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI dilaksanakan pada 4-5 November 2021 yang akan dilakukan Komisi I DPR.

Baca Juga:

Komisi I Ikuti Keputusan Jokowi Terkait Panglima TNI

Bamus DPR memutuskan hasil uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI akan segera dibawa ke Rapat Paripurna DPR pada 8 November 2021. Karena itu, dalam lima hari ke depan sudah ada keputusan DPR untuk calon Panglima TNI. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Coki Kenal Narkoba Sejak Kuliah, Pakai Biar Pede
Indonesia
Coki Kenal Narkoba Sejak Kuliah, Pakai Biar Pede

Sempat berhenti lalu setahun terakhir aktif lagi memakai narkoba

Sempat Mangkir, Ihsan Yunus dan Hotma Sitompul Bakal Dihadirkan Lagi di Sidang Bansos
Indonesia
Kebijakan Wajib PCR Bagi Pengguna Transportasi Diharap Tak Bertujuan untuk Bisnis
Indonesia
Kebijakan Wajib PCR Bagi Pengguna Transportasi Diharap Tak Bertujuan untuk Bisnis

Jika harga tes PCR Rp 300.000 saja potensinya mencapai Rp 800 milliar sampai Rp 1,6 triliun per bulan

Partai Demokrat Jakarta Lakukan Perluasan Program Kebijakan AHY
Indonesia
Partai Demokrat Jakarta Lakukan Perluasan Program Kebijakan AHY

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Mujiyono mengaku akan terus melakukan pembinaan konstituen Demokrat DKI bisa merebut kemenangan pada Pemilu 2024 mendatang.

Anggota DPR Beri Saran untuk Ketua MK yang Nikahi Adik Jokowi
Indonesia
Anggota DPR Beri Saran untuk Ketua MK yang Nikahi Adik Jokowi

Pernikahan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman dengan adik Presiden Joko Widodo (Jokowi) Ida Yati dinilai masuk dalam ranah privat.

Eks Kader PSI Minta Usut Tuntas Kasus Warga Keracunan Nasi Kotak
Indonesia
Sekak Usul PDIP dan PSI, Gerindra Sebut Sinyal Jokowi Setujui Formula E
Indonesia
Sekak Usul PDIP dan PSI, Gerindra Sebut Sinyal Jokowi Setujui Formula E

Gelaran Formula E di Jakarta masih menjadi perbincangan hangat. Joko Widodo memberikan isyarat menyetujui formula e

DPR Desak Erick Thohir Evaluasi Dirut Krakatau Steel usai Insiden Pengusiran
Indonesia
DPR Desak Erick Thohir Evaluasi Dirut Krakatau Steel usai Insiden Pengusiran

Oleh karena itu, DPR RI meminta Menteri BUMN, Erick Thohir untuk mengevaluasi Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Indonesia Dorong Pengumpulan Dana Darurat ASEAN Buat Hadapi Pandemi
Indonesia
Indonesia Dorong Pengumpulan Dana Darurat ASEAN Buat Hadapi Pandemi

Pembentukan Pusat Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Menular ASEAN segera rampung.