Uji Coba Pembukaan Mal di Bandung, Pemkot: Jangan Ada Euforia Pembukaan mal di Bandung. (Humas Bandung)

MerahPutih.com - Paris van Java dan Trans Studio Mal di Kota Bandung mulai melakukan uji coba pembukaan pada masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Pembukaan mal ini diminta tidak disambut euforia yang bisa memancing kerumunan.

Pembukaan ini dipantau tim Pemkot Bandung yang dipimpin Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan. Pemantauan dilaksanakan di kedua pusat perbelanjaan tersebut.

Baca Juga

Ini Aturan Masuk Mal, Restoran dan Cafe di Kota Bandung

Yana mengingatkan, pembukaan pusat perbelanjaan ataupun ruang ekonomi lainnya jangan disambut dengan euforia. Sebab, relaksasi ini cukup ketat dengan sejumlah persyaratan protokol kesehatan.

Pertama berdasarkan indikator yang ada, penyebaran COVID-19 di Kota Bandung sudah harus terkendali. Konfirmasi aktif, postivity rate, BOR dan lainnya sudah menurun signifikan.

"Oleh karenanya kami menyambut baik untuk bisa memulai aktivitas kembali,” ucap Yana di usai memantau uji coba di Paris van Java, Rabu (11/8)

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat uji coba pembukaan mal. Foto: Humas Kota Bandung

Syarat selanjutnya, Yana menuturkan para pegawai atau karyawan di pusat perbelanjaan sudah divaksin. Di Kota Bandung saat ini terdata jumlah pegawai pusat perbelanjaan sebanyak 20.635 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 13.210 orang sudah divaksin atau 64,50 persen.

Sementara jumlah pegawai ritel 25.351 orang dengan 12.853 orang di antaranya sudah divaksin atau sebesar 50,70 persen. Untuk vaksinasi secara keseluruhan di Kota Bandung sudah mencapai 963.180 orang untuk dosis pertama atau 49,33 persen, serta dosis kedua sebanyak 540.224 orang.

“Kedua syarat utamanya adalah karyawannya harus sudah divaksin seluruhnya,” ujarnya.

Syarat telah divaksin juga berlaku kepada calon pengunjung. Jika belum atau tidak bisa divaksin, maka wajib menunjukan hasil tes antigen atau PCR.

Yana menuturkan, Pemkot Bandung sudah berkoordinasi dengan sejumlah pusat perbelanjaan untuk menghadirkan posko vaksinasi. Yakni untuk mengantisipasi apabiala ada pengunjung yang belum divaksin.

“Dalam upaya mempercepat proses vaksinasi di Kota Bandung, maka ada syarat tambahan pengunjung yang datang ke pusat perbelanjaan harus sudah divaksin," tutur Yana.

Persyaratan ketiga, kata Yana, kapasitas pengunjung masih tetap dibatasi. Di tahap awal uji coba, jumlah pengunjung tidak boleh lebih dari 25 persen kapasitas pusat perbelanjaan.

Pusat perbelanjaan juga diimbau untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) penanganan COVID-19 secara mandiri. Satgas inilah yang menjadi pengawas protokol kesehatan di tempatnya masing-masing.

“Kesepakatan keempat untuk tempat besar seperti mal itu ada satgas COVID-19 mandiri. Satgas ini berkewajiban mengawasi protokol kesehatan di tempat dia bertugas. Baik kepada tenannya, karyawan, ataupun pengunjung,” ungkapnya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga

Mal, Resto, dan Cafe di Kota Bandung Diizinkan Buka, Ini Syaratnya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Frasa Madrasah Hilang di RUU Sisdiknas, Legislator Gerindra: Melawan Pancasila
Indonesia
Frasa Madrasah Hilang di RUU Sisdiknas, Legislator Gerindra: Melawan Pancasila

"Melawan Pancasila. Utamanya butir ke 1 yaitu Ketuhanan yang Maha Esa. Madrasah lembaga pendidikan Islam yang keberadaannya tidak bisa dipisahkan dari kehidupan bangsa ini yang mayoritas beragama Islam," kata Wachid

RUU Persetujuan Asean dalam Perdagangan Elektronik Dibawa ke Paripurna DPR
Indonesia
RUU Persetujuan Asean dalam Perdagangan Elektronik Dibawa ke Paripurna DPR

Catatan yang disampaikan fraksi menjadi satu kesatuan dalam keputusan tersebut Pemerintah diharapkan untuk menjadikan masukan tersebut sebagai pijakan untuk melaksanakan RUU tersebut setelah ditetapkan.

Kapolri Mutasi 200 Pati dan Pamen
Indonesia
Kapolri Mutasi 200 Pati dan Pamen

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mutasi dan merotasi sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Korps Bhayangkara di awal 2022.

Anies: Penyelundup Tabung Oksigen dan Penimbun Obat-obatan Pengkhianat Bangsa
Indonesia
Anies: Penyelundup Tabung Oksigen dan Penimbun Obat-obatan Pengkhianat Bangsa

Pribadi-pribadi yang memilih menyelamatkan sesama dari bencana kesehatan dapat disematkan sebagai seorang pahlawan.

COVID-19 Mengganas, DKI Siapkan 11.643 Petak Makam
Indonesia
COVID-19 Mengganas, DKI Siapkan 11.643 Petak Makam

Meski jumlah petak makam ditambah, Pemprov berharap kuburan tersebut tidak terisi penuh dan pasien COVID-19 segara sembuh agar kembali ke rumah masing-masing bertemu dengan keluarga.

PT KAI Gandeng JakPro Kelola Kawasan TOD Stasiun LRT
Indonesia
PT KAI Gandeng JakPro Kelola Kawasan TOD Stasiun LRT

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) menandatangani nota kesepahaman bersama (MOU) untuk merealisasikan kerjasama pembangunan dan pengelolaan Transit Oriented Development atau lebih dikenal dengan sebutan TOD di stasiun LRT Jabodebek yang ada di Jakarta.

Awas! Tak Ada Ampun dari Luhut untuk Penggoreng Harga Oksigen dan Ivermectin
Indonesia
Awas! Tak Ada Ampun dari Luhut untuk Penggoreng Harga Oksigen dan Ivermectin

Luhut mengaku telah meminta Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin agar harga Ivermectin dipatok dibawah Rp 10 ribu

Maskapai Diminta Tingkatkan Kelaikan Pesawat Sambut Libur Nataru
Indonesia
Maskapai Diminta Tingkatkan Kelaikan Pesawat Sambut Libur Nataru

Untuk anak-anak usia di bawah 12 tahun, maka persyaratan yang wajib ditunjukkan adalah negatif rt-pcr

Diduga Tercemar, Dinas Lingkungan Hidup DKI Ambil Sampel Air Laut
Indonesia
Diduga Tercemar, Dinas Lingkungan Hidup DKI Ambil Sampel Air Laut

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta melakukan pengambilan sampel air laut di sejumlah titik pesisir Ibu Kota menindaklanjuti kabar teluk Jakarta yang diduga tercemar Paracetamol.

Saat Jokowi Minta Kiai Rayu Anak Muda NU Ainun Najib Balik ke Indonesia
Indonesia
Saat Jokowi Minta Kiai Rayu Anak Muda NU Ainun Najib Balik ke Indonesia

NU harus memberikan ruang yang lebih besar kepada warga NU dari generasi milenial, dari generasi Gen-Z untuk tampil dan mengambil peran sentral dalam perkembangan Indonesia yang baru.