UI Serahkan Kasus Pengeroyokan Ade Armando ke Polisi Ade Armando penuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya. (ANTARA/Fianda Rassat)

MerahPutih.com - Universitas Indonesia (UI) memberikan respons atas tindak kekerasan yang dialami oleh dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI, Ade Armando pada unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa di depan Gedung MPR/DPR pada Senin (11/4).

"Kami berharap tindak kekerasan yang dialami oleh saudara Ade Armando dapat segera ditangani oleh pihak yang berwenang. Sepenuhnya kami menyerahkan penyelesaian kasus ini pada mekanisme hukum yang berlaku," ucap Kepala Biro Humas dan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) UI, Amelita Lusia dalam keterangan tertulisnya di Depok, Selasa (12/4).

Baca Juga

Dukung Demo Tolak 3 Periode, Ade Armando Dikeroyok Massa di DPR

Amelita menegaskan UI menghargai perbedaan pendapat dan menjunjung tinggi kebebasan menyampaikan pendapat. Menyampaikan aspirasi dengan unjuk rasa adalah hal yang diperbolehkan dan diatur oleh hukum Republik Indonesia.

"Unjuk rasa harus dilakukan dengan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.

Sebelumnya, dosen Universitas Indonesia, Ade Armando dianiaya massa saat mengikuti demonstrasi di depan gedung DPR RI, Senin.

Ade dianiaya sekumpulan massa yang diduga bukan dari kelompok mahasiswa. Dia dianiaya hingga tersungkur ke aspal bahkan celana panjang yang dikenakannya hilang.

Baca Juga

Kronologi Ade Armando Digulung Massa di DPR

Ade juga mencoba melindungi kepala dan badan sambil tersungkur ke tanah ketika dia menerima amukan massa.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo memastikan kasus pemukulan terhadap pegiat media sosial Ade Armando dalam unjuk rasa 11 April di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin, diusut, sedangkan siapa saja yang terlibat akan diproses hukum.

Ia mengatakan kasus tersebut akan ditangani oleh Polda Metro Jaya sebagai kepolisian wilayah yang mengamankan jalan unjuk rasa. "Akan ditangani oleh Polda Metro Jaya. Siapapun yang terbukti melakukan perbuatan pidana akan diproses," kata Dedi. (Knu)

Baca Juga

Polisi Gunakan Water Cannon Selamatkan Ade Armando dari Aniaya Massa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Erick Thohir Luncurkan Vaksin COVID-19 BUMN Jadi Booster Alternatif
Indonesia
Erick Thohir Luncurkan Vaksin COVID-19 BUMN Jadi Booster Alternatif

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, vaksin BUMN ini dalam tahap uji coba. Yakni, untuk meloloskan sebagai vaksin booster alternatif.

Satgas COVID-19 Ungkap Persyaratan Wajib bagi Warga Ingin Mudik
Indonesia
Satgas COVID-19 Ungkap Persyaratan Wajib bagi Warga Ingin Mudik

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Suharyanto menjelaskan, pihaknya akan segera mengeluarkan surat edaran untuk mengatur perjalanan dalam negeri.

Tiket Formula E Resmi Dijual Paling Mahal Rp 10 Juta, Belum Termasuk Pajak
Indonesia
Tiket Formula E Resmi Dijual Paling Mahal Rp 10 Juta, Belum Termasuk Pajak

Tiket Formula E DKI Jakarta sudah resmi dijual mulai 1 Mei 2022.

Luhut Nyatakan Tak Ada Negara Setelaten Indonesia dalam Penanganan COVID-19
Indonesia
Luhut Nyatakan Tak Ada Negara Setelaten Indonesia dalam Penanganan COVID-19

Kasus positif COVID-19 di Indonesia semakin bertambah di awal tahun 2022.

Komisi I DPR Setujui Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI
Indonesia
Komisi I DPR Setujui Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI

"Memberikan persetujuan terhadap pengangkatan calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI," kata Ketua Komisi I Meutya Hafid.

Politikus PSI Surya Tjandra Dukung Anies Maju Capres 2024
Indonesia
Politikus PSI Surya Tjandra Dukung Anies Maju Capres 2024

“Dari pilihan-pilihan yang ada memang kalau saya pribadi ya saya merasa ya Pak Anies Baswedan," kata Surya

PSSI Gelar Kongres Tahunan di Kota Bandung
Indonesia
PSSI Gelar Kongres Tahunan di Kota Bandung

PSSI berencana menggelar kongres tahunan pada Senin (30/5) mendatang.

Sekjen PDIP Angkat Bicara soal Koalisi Gerindra-PKB
Indonesia
Sekjen PDIP Angkat Bicara soal Koalisi Gerindra-PKB

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menjawab pertanyaan wartawan mengenai koalisi Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Pilpres 2024.

Dorong Amandemen UUD 1945, DPD Dukung Capres Jalur Independen
Indonesia
Dorong Amandemen UUD 1945, DPD Dukung Capres Jalur Independen

Kelompok Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI mendorong Amandemen ke-5 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sebagai pintu masuk untuk memperkuat kewenangan DPD.

DLH DKI Bersiap Terapkan Denda Pajak Kendaraan Bermotor Belum Uji Emisi
Indonesia
DLH DKI Bersiap Terapkan Denda Pajak Kendaraan Bermotor Belum Uji Emisi

Pemerintah DKI bersiap memberikan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bagi kendaraan yang tidak lulus atau belum uji emisi.