UGM Salurkan Bantuan ke Mahasiswa yang Bertahan di Indekos Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menyalurkan logistik makanan untuk para mahasiswanya yang kurang mampu. (Foto: MP/Humas UGM)

MerahPutih.com - Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menyalurkan logistik makanan untuk para mahasiswanya yang kurang mampu. Bantuan logistik ini diberikan guna meringankan beban ekonomi mereka di tengah pandemi virus corona (COVID-19).

Direktur Kemahasiswaan UGM Suharyadi menjelaskan, bantuan dikirim pada mahasiswa yang masih bertahan di indekos.

Baca Juga:

"Kriteria bantuan diberikan tidak hanya bagi mahasiswa tidak mampu, tetapi juga untuk mahasiswa yang mulai mengalami kesulitan mengakses logistik," jelas Surhayadi melalui keterangan pers di Yogyakarta, Rabu (08/04).

Dia menuturkan, di tengah keterbatasan ekonomi, banyak mahasiswa tidak pulang ke rumah dan harus tetap tinggal di kos. Dengan tinggal di kos, maka uang saku terbatas dan mereka sangat membutuhkan pulsa untuk bisa mengikuti kuliah online.

“Ketika kuliah dulu mungkin kita pernah merasakan hidup dalam kondisi terbatas. Oleh karena itu, mari berbagi dan peduli kepada sesama meringankan beban hidup mereka,” imbuhnya.

Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menyalurkan logistik makanan untuk para mahasiswanya yang kurang mampu. (Foto: MP/Humas UGM)
Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menyalurkan logistik makanan untuk para mahasiswanya yang kurang mampu. (Foto: MP/Humas UGM)

Pendistribusian dilakukan setiap hari dengan penjadwalan. Hal ini guna menghindari kerumunan

“Satu paket logistik untuk lima hari berisi beras, sarden, kecap, sambal, roti kering dan vitamin," ujarnya.

Data sementara mahasiswa penerima bantuan logistik tercatat sekitar 900 mahasiswa. Sementara sumber pendanaan berasal dari universitas, sivitas akademika, alumni, dan donatur.

Achmad Dawami selaku Ketua Kapgama mengatakan, hingga Selasa (31/3), dana yang terkumpul sebanyak Rp49.735.088,00. Setelah melalui proses skrining, total mahasiswa yang benar-benar membutuhkan bantuan sebanyak 99 orang.

“Kita bagikan paket sembako untuk 76 mahasiswa, nasi bungkus untuk 23 mahasiswa, dan bantuan paket internet untuk 3 mahasiswa yang bertugas di kandang karena WiFi internal dimatikan," ucapnya. (Teresa Ika)

Baca Juga:


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH