Ucapannya Diusut Polisi, Permadi: Saya Kan Stroke Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Permadi. (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Angota Dewan Pembina Gerindra, Permadi berdalih masih menderita sakit parah sehingga agak keberatan jika harus menghadiri pemeriksaan kepolisian dalam kasus penyebaran hoax dan kebencian.

"Iya ini nanti kan saya agak terhalang masalah kesehatan. Saya kan stroke," kata Permadi, ketika dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Rabu (15/5).

Meski demikian, Permadi berjanji tetap berusaha akan memenuhi panggilan Kepolisian. Sayangnya, politikus senior itu menolak menjelaskan lebih lanjut detail kasus yang menjeratnya.

"(Sakit) Enggak masalah. Sebagai warga negara saya akan penuhi panggilan," ungkap mantan anggota DPR Periode 2004-2009 dari Fraksi PDIP yang dikenal sebagai sosok paranormal itu.

Permadi
Caption

Untuk diketahui, Polisi mengagendakan pemeriksaan terhadap Permadi terkait laporan terhadapnya atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Tranksaksi Elektronik. Surat panggilan telah dilayangkan pada 11 Mei 2019 lalu.

Permadi dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait pernyataannya soal 'revolusi'. Setidaknya ada beberapa laporan terhadap dia, pertama dibuat oleh seorang pengacara bernama Fajri Safi'i, namun laporannya digabung dengan laporan yang dibuat oleh polisi atau laporan tipe A.

Laporan selanjutnya dibuat politisi PDI Perjuangan Stefanus Asat Gusma atas tuduhan dugaan upaya makar. Laporan itu diterima dengan nomor: LP/2885/V/2019/Dit.Reskrimum tanggal 10 Mei 2019.

Yang terakhir laporan dibuat Ketua Yayasan Bantuan Hukum Kemandirian Jakarta, Josua Victor. Permadi juga dilaporkan atas dugaan perbuatan makar dengan nomor laporan LP/2890/V/2019/Dit.Reskrimum tanggal 10 Mei 2019. (Knu)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH