Ubah Konsep Liburan untuk Lindungi Keluarga Ubah konsep liburan. (Foto: Pixabay/Bob_Dmyt)

PSIKOLOG klinis anak dan remaja dari Klinik Terpadu Universitas Indonesia (UI), Andini Sugeng menjelaskan orangtua perlu memberikan kesadaran kepada anak tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan dan menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidup.

Mengingat masa libur sekolah di masa pandemi seperti sekarang, orangtua juga bisa menerapkan liburan gaya baru yang tak harus pergi ke luar rumah. "kalaupun terpaksa keluar rumah hindari kerumunan atau tempat ramai" ujar Andini saat dihubungi ANTARA pada Jumat (25/6).

Baca juga:

Kasus COVID-19 Meningkat, Biasakan Anak Pakai Masker

Pandemi COVID-19 yang sudah berjalan lebih dari satu tahun. Menurut Andini, anak-naka seharusnya mengerti tentang protokol kesehatan serta pentingnya untuk selalu berada di rumah guna meminimalisir penyebaran virus.

Ilustrasi: ubah konsep liburan. (Foto: Pixabay/mohamed_hassan
Ilustrasi: ubah konsep liburan. (Foto: Pixabay/mohamed_hassan

Sebagian besar keluarga telah memiliki kesadaran akan risiko yang ditimbulkan saat berlibur di tengah pandemi, namun di sisi lain, kebutuhan akan liburan dan beristirahat dari segala rutinitas, tetap berusaha dipenuhi.

Baca juga:

Peneliti Sebut Vaksin Covid-19 Mampu Proteksi dari Covid-19 Varian Delta

Oleh karena itu, orangtua diharapkan tak bosan menerangkan ke anak-anak tentang bahaya liburan di tengah kasus COVID-19 yang kembalu meningkat. Orangtua pun bisa memodifikasi kegiatan liburan agar anak tak bosan.

Beri kesadaran anak tentang pentingnya protokol kesehatan. (Foto: Pixabay/pasja1000)
Beri kesadaran anak tentang pentingnya protokol kesehatan. (Foto: Pixabay/pasja1000)

Kegiatan yang baru atau tidak biasa akan menjadi liburan dan hiburan juga bagi anak-anak. Ini perlu disesuaikan dengan usia anak ya, kebutuhan liburan anak usia TK-SD akan berbeda dengan anak usia remaja," ucap Andini.

Sementara untuk membangun kesadaran, orangtua perlu memberikan contoh konkrit agar bisa ditiru oleh buah hati. "Hindari untuk malas bergerak dengan alasan liburan sekolah, terutama terkait kegiatan harian tentang kesehatan, kebersihan dan kemandirian sehari-hari, seperti bangun pagi, mandi, makan, olahraga," tuturnya. (Yni)

Baca juga:

Ini Kata Ahli tentang COVID-19 Varian Delta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ladies, Hindari Gaya Rambut Ini
Fun
Ladies, Hindari Gaya Rambut Ini

Rambut malah bisa rusak.

Penelitian Terbaru Ungkap Gangguan Makan Meningkat selama Pandemi
Hiburan & Gaya Hidup
Penelitian Terbaru Ungkap Gangguan Makan Meningkat selama Pandemi

COVID-19 telah menciptakan tantangan baru bagi orang-orang dengan gangguan makan dan mereka yang tengah menjalani pengobatan.

Sains Sebut Suporter Sepak Bola Senang Nyanyi Demi Identitas Sosial
Fun
Sains Sebut Suporter Sepak Bola Senang Nyanyi Demi Identitas Sosial

Apa kamu pernah melakukan ini ketika menonton pertandingan sepak bola secara langsung?

Memahami Panic Buying Susu Beruang
Hiburan & Gaya Hidup
Memahami Panic Buying Susu Beruang

Biasanya disebabkan ketakutan akan kehabisan persediaan.

BMW Bisa Dikendalikan lewat iPhone
Fun
BMW Bisa Dikendalikan lewat iPhone

Menggunakan teknologi komunikasi jarak dekat.

Simak 4 Film Romantis dengan Ending Mengejutkan Berikut
Hiburan & Gaya Hidup
Simak 4 Film Romantis dengan Ending Mengejutkan Berikut

Netflix and Chill bersama pasangan bisa menjadi inspirasi kencan Valentine

Tren Tiktok ‘Frozen Honey Jelly’, Haruskah Dicoba?
Hiburan & Gaya Hidup
Tren Tiktok ‘Frozen Honey Jelly’, Haruskah Dicoba?

Mungkin membekukan madu (Frozen Honey Jelly) terdengar sedikit aneh.

Mencicipi Menu yang Disajikan Indonesia untuk Kompetisi Bocuse d'Or
Fun
E-Learning, Solusi Pendidikan di Tengah Pandemi
Fun
E-Learning, Solusi Pendidikan di Tengah Pandemi

E-Learning memudahkan proses belajar mengajar.

Lebih dari 5.000 Orang Tandatangani Petisi Penolakan Fitur Baru Apple
Fun
Lebih dari 5.000 Orang Tandatangani Petisi Penolakan Fitur Baru Apple

Lebih dari 5.000 orang dikabarkan sudah menandatangani petisi.