TWK Filter SDM KPK untuk Satu Tujuan, Istana: Enggak Usah Lagi Buka Polemik Itu Gedung KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Merahputih.com - Kantor Staf Presiden (KSP) berpendapat tes wawasan kebangsaan (TWK) merupakan filter untuk memastikan SDM yang bekerja di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) satu tujuan dalam upaya pemberantasan korupsi.

Semua pihak diminta menyudahi polemik pelaksanaan TWK dalam proses alih status pegawai KPK menjadi ASN. TWK juga diyakini akan dijalankan dengan prosedur yang sudah disepakati dalam internal KPK.

"Kita serahkan semua ke internal KPK untuk melakukan pembinaan bagi para pegawai mereka, sebenarnya itu lebih bagus. Kita enggak usah lagi membuka polemik itu. Masalah tes-tes seperti itu, kan, sudah terkomunikasikan di internal," kata Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ade Irfan Pulungan dalam keterangannya, Rabu (26/5).

Baca Juga

51 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Dipecat

Presiden Joko Widodo juga menyampaikan pendapatnya bahwa hasil TWK harus menjadi bahan evaluasi bagi internal KPK. Di samping itu, Ade meyakini KPK juga harus berbenah dengan menyiapkan SDM yang berkualitas, berintegritas dan profesional.

"Yang penting semuanya melakukan pembinaan dalam satu frame yang sama, yang tujuannya untuk kinerja yang lebih baik. Yang itu diharapkan oleh negara dalam upaya pemberantasan korupsi," tandas dia.

Logo KPK. Foto: ANTARA

Ade mengingatkan lembaga antirasuah itu pasti memiliki alasan tersendiri dalam memilih siapa yang pantas direkrut sebagai ASN yang menjadi amanat Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.

"Yang penting bagaimana caranya teman-teman penyidik atau mereka yang bertugas di KPK punya tujuan dan frame yang sama untuk negara dan bangsa ini dalam memberantas korupsi. Bukan untuk kepentingan kelompok-kelompok tertentu," kata dia.

Baca Juga

Cap Merah Bagi 51 Pegawai KPK

Ade juga menyampaikan bahwa pimpinan KPK telah menyampaikan kepada jajaran internalnya mengenai proses alih status terhadap semua karyawan atau pegawai KPK harus menjalani TWK. Seharusnya, semua pihak di KPK mengikuti aturan yang ada.

"Jadi kalau diintervensi dicampuri, nanti yang lulus mengatakan, kami kan sudah lulus, belajar, kok disamakan. Kok yang tidak lulus ada semacam pembelaan. Kan bisa menjadi tidak adil, susah lagi. Yang penting semua harus berjiwa besar, harus melihatnya untuk kepentingan bersama, semua harus menerima keputusan," ujarnya. (Knu)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Alasan KPK Terima Istri Firli Bahuri Jadi Pencipta Lagu Mars dan Himne
Indonesia
Alasan KPK Terima Istri Firli Bahuri Jadi Pencipta Lagu Mars dan Himne

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menungkapkan alasan pihaknya menerima istri Firli jadi pencipta lagu mars dan himne KPK.

PAM Jaya Bangun Infrastruktur untuk Penuhi Kebutuhan Air di Marunda Kepu
Indonesia
PAM Jaya Bangun Infrastruktur untuk Penuhi Kebutuhan Air di Marunda Kepu

PAM Jaya bakal tingkatkan pelayanan di Marunda Kepu dengan melakukan konfigurasi jaringan dan pembuatan bak serta pompa transfer untuk meningkatkan tekanan air.

Prospek Suram Penyaluran Kredit Perbankan
Indonesia
Prospek Suram Penyaluran Kredit Perbankan

Pejabat Fed mengisyaratkan pada Jumat (15/7) kemungkinan akan tetap dengan kenaikan suku bunga 75 basis poin pada pertemuan 26-27 Juli.

Pertamina Bertanggung Jawab Atas Insiden Kecelakaan Truk BBM di Jalan Transyogi
Indonesia
Pertamina Bertanggung Jawab Atas Insiden Kecelakaan Truk BBM di Jalan Transyogi

PT Pertamina menyampaikan permohonan maaf atas insiden kecelakaan mobil tangki dengan nomor polisi B 9598 BEH di Jalan Transyogi Gunung Putri, Bogor, sekitar pukul 15.29 WIB. Akibat peristiwa tersebut 11 orang dikabarkan meninggal dunia.

Kapolda Metro Rombak Jabatan Ratusan Perwira dan Ganti 23 Kapolsek
Indonesia
Kapolda Metro Rombak Jabatan Ratusan Perwira dan Ganti 23 Kapolsek

Mutasi ratusan anggota ini berdasarkan surat telegram Nomor ST/74/II/KEP/2022 pada 8 Februari 2022 dengan klasifikasi biasa dan kilat yang dikeluarkan Kapolda Metro Jaya.

Komnas HAM Kumpulkan Keterangan dari Keluarga Brigadir J
Indonesia
Komnas HAM Kumpulkan Keterangan dari Keluarga Brigadir J

"Khususnya soal foto, soal video. Dan yang paling penting dalam konteks itu adalah konteksnya. Jadi foto itu diambilnya bagaimana, konteksnya apa, ya penjelasan dari keluarga apa itu yang penting," katanya.

Makan Siang dengan Elite NasDem, PKS dan Demokrat, Anies Akui Belum Tentukan Cawapres
Indonesia
Makan Siang dengan Elite NasDem, PKS dan Demokrat, Anies Akui Belum Tentukan Cawapres

Sampai saat ini, kata Anies, dirinya belum memutuskan calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya di Pilpres 2024

8,4 Juta Pekerja Telah Terima BSU Rp 600 RIbu
Indonesia
8,4 Juta Pekerja Telah Terima BSU Rp 600 RIbu

Ia menjelaskan penyaluran BSU sebesar Rp 600.000 dilakukan secara bertahap dengan tujuan agar bantuan tersebut tepat sasaran.

Gibran Sebut Dana Hibah Rp 230 Miliar dari UEA akan Ditransfer ke Kemenkeu
Indonesia
Gibran Sebut Dana Hibah Rp 230 Miliar dari UEA akan Ditransfer ke Kemenkeu

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan dana hibah dari Presiden UEA Mohamed bin Zayed Al-Nahyan akan segera cair dalam waktu dekat. Hal itu diungkapkan Gibran usai pulang dari perjalanan UEA di Balai Kota Solo, Senin (2/1).

Kalahkan Vietnam 1-0, Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-16 2022
Indonesia
Kalahkan Vietnam 1-0, Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-16 2022

Timnas Indonesia U-16 menjadi juara Piala AFF U-16 2022 setelah berhasil mengalahkan Vietnam dalam partai final Piala AFF U-16 2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (12/8) malam.