Twitter Tengah Survei Fitur Layanan Berbayar, Simak Daftar Lengkapnya Twitter tengah survei fitur berbayar pada sejumlah pengguna (foto: pixabay/alurean)

BELUM lama ini CEO Twitter, Jack Dorset membenarkan perusahaanya akan menghadirkan layanan berbayar. Saat ini, twitter tengah melakukan survei untuk bertanya pada pengguna, mengenai fitur yang ingin mereka dapat pada layanan berbayar.

Seperti yang dilansir dari laman The Verge, sejumlah pengguna sudah melaporkan menerima survei tersebut, termasuk jurnalis Andrew Roth. Di mana Roth memperlihatkan sejumlah fitur yang kemungkinan akan hadir pada layanan berbayar Twitter.

Baca Juga:

Facebook Hadirkan Fitur Musik Baru, Intip Detailnya

Sejumlah fitur yang ditampilkan pada survei itu, salah satunya fitur untuk undo tweet yang telah dikirim, dan bisa mengunggah video berdurasi lebih panjang serta resolusi lebih tinggi dari sebelumnya.

Para pengguna Twitter yang menerima survei tersebut, diminta untuk memilih beberapa fitur yang menurut mereka paling penting hingga kurang penting.

Adapun daftar lengkap bakal fitur-fitur di Twitter versi berbayar adalah sebagai berikut:

1. Tombol undo untuk menarik kembali cuitan yang sudah dikirim dengan jeda waktu 30 detik.

2. Warna custom pada aplikasi dan situs Twitter .

3. Kemampuan mengunggah video yang lebih panjang dan resolusi lebih tinggi.

4. Badge khusus untuk profil, seperti jurnalis bisa mendapat badge yang memperlihatkan media tempatnya bekerja.

5. Respon otomatis yang dapat dipilih untuk memberi balasan lebih cepat.

6. Fitur mencari kerja yang bisa memungkinkan perusahaan untuk mengunggah lowongan kerja dan terhubung dengan calon kandidat.

7. Stiker dan hastag custom.

8. Insight untuk akun lain yang dapat memperlihatkan interaksi pengguna dengan pengguna lainnya.

9. User Roles yang memungkinkan organisasi besar atau bisnis, untuk memberikan akun perusahaan pada admin tanpa harus berbagi password.

10. Iklan yang lebih sedikit atau tak ada iklan sama sekali.

Baca Juga:

Wew, TikTok Dikabarkan Akan Diakuisisi Microsoft

Twitter terlihat khawatir akan adanya pengguna yang kontra dengan layanan berbayar (Foto: pixabay/quincecreative)

Twitter sendiri tampaknya khawatir akan adanya pengguna yang tak setuju atau kontra dengan layanan berbayar itu, karena akan membatasi fitur-fitur tersebut hanya untuk pelanggan berbayar.

Sebagian dari survei itu dikhususkan untuk menanyakan apakah pengguna twitter khawatir layanan itu akan mencederai posisi Twitter sebagai platform terbuka atau bahkan membuat percakapan menjadi lebih berpihak ke pengguna berbayar.

Isu layanan berlangganan Twitter itu telah berhembus saat muncul lowongan pekerjaan untuk tim baru bernama Gryphon, yang akan membangun sebuah platform berlangganan untuk perusahaan.

Mengenai hal itu, Jack Dorsey mengkonfirmasi hal itu, dan mengatakan bila kini penjajakan masih dalam tahap awal. Layanan berlangganan itu nantinya akan menjadi saluran keuntungan baru bagi pihak Twitter yang penghasilannya menurun pada kuartal ini.

CEO Twitter Jack Dorsey kemudian mengonfirmasi hal ini dan mengatakan saat ini penjajakan masih berada di fase awal. (Ryn)

Baca Juga:

Berupaya Saingi TikTok, Facebook Diduga Kucurkan Dana Besar untuk Content Creator

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH