Twitter Tengah Benahi Fitur Permintaan Verifikasi Twitter akan hadirkan fitur permintaan verifikasi akun (Foto: pixabay/photomix-company)

USAI bertahun-tahun menunda janji untuk memperbaiki kebijakan verifikasi yang berantakan, Twitter segera memudahkan para penggunanya untuk meraih tanda centang biru, pertanda akun telah terverifikasi.

Twitter tengah mengerjakan fitur baru yang memungkinkan si pengguna meminta untuk verifikasi. Menurut screenshot yang diunggah oleh peneliti aplikasi Jane Manchun Wong. Gambar-gambar yang tidak disengketakan oleh Twitter, menunjukan fitur 'permintaan verifikasi' di pengaturan akun twitter.

Baca Juga:

Mengintip Sederet Fitur Baru Telegram, Salah Satunya Video Editor

Twitter sebelumnya mengizinkan para pengguna untuk meminta verifikasi. Tetapi twitter 'menghentikan' fitur tersebut pada tahun 2017, usai Twitter memverifikasi supremasi kulit putih.

Namun pengembalian permintaan verifikasi, tampaknya akan disertai dengan perubahan kebijakan yang lebih besar. Diantara perubahan tersebut, pedoman tertulis memperjelas kualifikasi untuk verifikasi.

Masih belum jelas apa tepatnya hal itu, atau seberapa besar rencana Twitter untuk mengubah aturan saat ini. CEO Twitter, Jack Dorsey sebelumnya telah menggambarkan verifikasi 'rusak', dan mengatakan dia ingin status terverifikasi terbuka untuk semua orang.

Tetapi paling tidak, proses yang lebih terbuka dengan persyaratan khusus bisa menjernihkan banyak kebingungan tentang verifikasi dan cara kerjanya.

Twitter segera benahi fitur permintaan verifikasi akun (Foto: pixabay/edar)

Baca Juga:

Pengguna Android Waspada Kiriman Foto Sunset, Mengapa?

Seperti yang dilansir dari laman endgadget, meski memiliki 'jeda' verifikasi publik pada 2017 lalu, Twitter terus memverifikasi ribuan akun diam-diam setiap bulan, lewat proses backchannel yang hanya tersedia bagi mereka yang mempunyai koneksi ke karyawan Twitter.

Baru-baru ini, perusahaan meningkatkan verifikasi kepada dokter dan ahli kesehatan masyarakat, sebagai bagian dari upayanya untuk mempromosikan informasi otoritatif tentang COVID-19. Bahkan telah menghasilkan verifikasi lebih dari 1.000 ahli kesehatan.

Untuk saat ini, Twitter tak mengatakan kapan proses baru ini mungkin dilaksanakan atau bagaimana cara kerjanya. Tetapi fakta bahwa permintaan verifikasi sekarang telah muncul, hal itu menunjukan bahwa twitter telah melakukan pembenahan tentang verifikasi yang telah lama ditunggu-tunggu para penggunanya. (Ryn)

Baca Juga:

Bos Microsoft Perangi Kesenjangan Ras di Amerika Serikat

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH